Tempat Jasa Konsultan ISO 9001 Berpengalaman di Teluk Wondama

Anda Mencari Tempat Jasa Konsultan ISO 9001 Berpengalaman di Teluk Wondama Kami Solusinya Hubungi : 0857 1027 2813 konsultaniso9001.net adalah Jasa Konsultan ISO 9001, Consultant ISO 14001, Konsultan ISO 22000, OHSAS 18001, Penyusunan Dokumen CSMS-K3LL, K3, ISO/TS 16949,Dll yang BERANI memberikan JAMINAN KELULUSAN & MONEYBACK GUARANTEE ( Tanpa Terkecuali ) yang tertuang dalam kontrak kerja. Sebagai Konsultan ISO dan HSE TERBAIK dan BERPENGALAMAN kami siap membantu perusahaan bapak dan ibu dalam membangun sistem manajemen ISO dan HSE dengan pendekatan yang sistematis tanpa ribet dengan tujuan bagaimana sistem ISO tersebut bisa bermanfaat bagi perkembangan perusahaan serta menjadi pondasi yang kuat untuk kemajuan perusahaan.

Tempat Jasa Konsultan ISO 9001 Berpengalaman di Teluk Wondama

Jasa Konsultan ISO 22000 Terbaik dan Berpengalaman di Solok Selatan

Jasa Konsultan ISO 22000 Terbaik dan Berpengalaman di Solok Selatan | Hubungi : 0857 1027 2813 PT Bintang Solusi Utama adalah Jasa Konsultan ISO 9001, Consultant ISO 14001, Konsultan ISO 22000, OHSAS 18001, Penyusunan Dokumen CSMS-K3LL, K3, ISO/TS 16949,Dll yang BERANI memberikan JAMINAN KELULUSAN & MONEYBACK GUARANTEE ( Tanpa Terkecuali ) yang tertuang dalam kontrak kerja. Sebagai Konsultan ISO dan HSE TERBAIK dan BERPENGALAMAN kami siap membantu perusahaan bapak dan ibu dalam membangun sistem manajemen ISO dan HSE dengan pendekatan yang sistematis tanpa ribet dengan tujuan bagaimana sistem ISO tersebut bisa bermanfaat bagi perkembangan perusahaan serta menjadi pondasi yang kuat untuk kemajuan perusahaan. Jasa Konsultan ISO 22000 Terbaik dan Berpengalaman di Solok Selatan

Tempat Jasa Konsultan ISO 9001 Berpengalaman di Teluk Bintuni

Anda Mencari Tempat Jasa Konsultan ISO 9001 Berpengalaman di Teluk Bintuni Kami Solusinya Hubungi : 0857 1027 2813 konsultaniso9001.net adalah Jasa Konsultan ISO 9001, Consultant ISO 14001, Konsultan ISO 22000, OHSAS 18001, Penyusunan Dokumen CSMS-K3LL, K3, ISO/TS 16949,Dll yang BERANI memberikan JAMINAN KELULUSAN & MONEYBACK GUARANTEE ( Tanpa Terkecuali ) yang tertuang dalam kontrak kerja. Sebagai Konsultan ISO dan HSE TERBAIK dan BERPENGALAMAN kami siap membantu perusahaan bapak dan ibu dalam membangun sistem manajemen ISO dan HSE dengan pendekatan yang sistematis tanpa ribet dengan tujuan bagaimana sistem ISO tersebut bisa bermanfaat bagi perkembangan perusahaan serta menjadi pondasi yang kuat untuk kemajuan perusahaan.

Tempat Jasa Konsultan ISO 9001 Berpengalaman di Teluk Bintuni

Jasa Konsultan ISO 22000 di Polewali Mandar

Jasa Konsultan ISO 22000 di Polewali Mandar | Hubungi : 0857 1027 2813 PT Bintang Solusi Utama adalah Jasa Konsultan ISO 9001, Consultant ISO 14001, Konsultan ISO 22000, OHSAS 18001, Penyusunan Dokumen CSMS-K3LL, K3, ISO/TS 16949,Dll yang BERANI memberikan JAMINAN KELULUSAN & MONEYBACK GUARANTEE ( Tanpa Terkecuali ) yang tertuang dalam kontrak kerja. Sebagai Konsultan ISO dan HSE TERBAIK dan BERPENGALAMAN kami siap membantu perusahaan bapak dan ibu dalam membangun sistem manajemen ISO dan HSE dengan pendekatan yang sistematis tanpa ribet dengan tujuan bagaimana sistem ISO tersebut bisa bermanfaat bagi perkembangan perusahaan serta menjadi pondasi yang kuat untuk kemajuan perusahaan. Jasa Konsultan ISO 22000 di Polewali Mandar

Tempat Jasa Konsultan ISO 9001 Berpengalaman di Tambrauw

Anda Mencari Tempat Jasa Konsultan ISO 9001 Berpengalaman di Tambrauw Kami Solusinya Hubungi : 0857 1027 2813 konsultaniso9001.net adalah Jasa Konsultan ISO 9001, Consultant ISO 14001, Konsultan ISO 22000, OHSAS 18001, Penyusunan Dokumen CSMS-K3LL, K3, ISO/TS 16949,Dll yang BERANI memberikan JAMINAN KELULUSAN & MONEYBACK GUARANTEE ( Tanpa Terkecuali ) yang tertuang dalam kontrak kerja. Sebagai Konsultan ISO dan HSE TERBAIK dan BERPENGALAMAN kami siap membantu perusahaan bapak dan ibu dalam membangun sistem manajemen ISO dan HSE dengan pendekatan yang sistematis tanpa ribet dengan tujuan bagaimana sistem ISO tersebut bisa bermanfaat bagi perkembangan perusahaan serta menjadi pondasi yang kuat untuk kemajuan perusahaan.

Tempat Jasa Konsultan ISO 9001 Berpengalaman di Tambrauw

Pelatihan ISO 9001 Terbaik dan Berpengalaman di Tulang Bawang

Pelatihan ISO 9001 Terbaik dan Berpengalaman di Tulang Bawang | Hubungi : 0857 1027 2813 PT Bintang Solusi Utama adalah Jasa Konsultan ISO 9001, Consultant ISO 14001, Konsultan ISO 22000, OHSAS 18001, Penyusunan Dokumen CSMS-K3LL, K3, ISO/TS 16949,Dll yang BERANI memberikan JAMINAN KELULUSAN & MONEYBACK GUARANTEE ( Tanpa Terkecuali ) yang tertuang dalam kontrak kerja. Sebagai Konsultan ISO dan HSE TERBAIK dan BERPENGALAMAN kami siap membantu perusahaan bapak dan ibu dalam membangun sistem manajemen ISO dan HSE dengan pendekatan yang sistematis tanpa ribet dengan tujuan bagaimana sistem ISO tersebut bisa bermanfaat bagi perkembangan perusahaan serta menjadi pondasi yang kuat untuk kemajuan perusahaan. Pelatihan ISO 9001 Terbaik dan Berpengalaman di Tulang Bawang

Tempat Jasa Konsultan ISO 9001 Berpengalaman di Sorong Selatan

Anda Mencari Tempat Jasa Konsultan ISO 9001 Berpengalaman di Sorong Selatan Kami Solusinya Hubungi : 0857 1027 2813 konsultaniso9001.net adalah Jasa Konsultan ISO 9001, Consultant ISO 14001, Konsultan ISO 22000, OHSAS 18001, Penyusunan Dokumen CSMS-K3LL, K3, ISO/TS 16949,Dll yang BERANI memberikan JAMINAN KELULUSAN & MONEYBACK GUARANTEE ( Tanpa Terkecuali ) yang tertuang dalam kontrak kerja. Sebagai Konsultan ISO dan HSE TERBAIK dan BERPENGALAMAN kami siap membantu perusahaan bapak dan ibu dalam membangun sistem manajemen ISO dan HSE dengan pendekatan yang sistematis tanpa ribet dengan tujuan bagaimana sistem ISO tersebut bisa bermanfaat bagi perkembangan perusahaan serta menjadi pondasi yang kuat untuk kemajuan perusahaan.

Tempat Jasa Konsultan ISO 9001 Berpengalaman di Sorong Selatan

Jasa Penyusunan Dokumen ISO dan K3 Terbaik dan Berpengalaman di Seram Bagian Timur

Jasa Penyusunan Dokumen ISO dan K3 Terbaik dan Berpengalaman di Seram Bagian Timur | Hubungi : 0857 1027 2813 PT Bintang Solusi Utama adalah Jasa Konsultan ISO 9001, Consultant ISO 14001, Konsultan ISO 22000, OHSAS 18001, Penyusunan Dokumen CSMS-K3LL, K3, ISO/TS 16949,Dll yang BERANI memberikan JAMINAN KELULUSAN & MONEYBACK GUARANTEE ( Tanpa Terkecuali ) yang tertuang dalam kontrak kerja. Sebagai Konsultan ISO dan HSE TERBAIK dan BERPENGALAMAN kami siap membantu perusahaan bapak dan ibu dalam membangun sistem manajemen ISO dan HSE dengan pendekatan yang sistematis tanpa ribet dengan tujuan bagaimana sistem ISO tersebut bisa bermanfaat bagi perkembangan perusahaan serta menjadi pondasi yang kuat untuk kemajuan perusahaan. Jasa Penyusunan Dokumen ISO dan K3 Terbaik dan Berpengalaman di Seram Bagian Timur

Tempat Jasa Konsultan ISO 9001 Berpengalaman di Raja Ampat

Anda Mencari Tempat Jasa Konsultan ISO 9001 Berpengalaman di Raja Ampat Kami Solusinya Hubungi : 0857 1027 2813 konsultaniso9001.net adalah Jasa Konsultan ISO 9001, Consultant ISO 14001, Konsultan ISO 22000, OHSAS 18001, Penyusunan Dokumen CSMS-K3LL, K3, ISO/TS 16949,Dll yang BERANI memberikan JAMINAN KELULUSAN & MONEYBACK GUARANTEE ( Tanpa Terkecuali ) yang tertuang dalam kontrak kerja. Sebagai Konsultan ISO dan HSE TERBAIK dan BERPENGALAMAN kami siap membantu perusahaan bapak dan ibu dalam membangun sistem manajemen ISO dan HSE dengan pendekatan yang sistematis tanpa ribet dengan tujuan bagaimana sistem ISO tersebut bisa bermanfaat bagi perkembangan perusahaan serta menjadi pondasi yang kuat untuk kemajuan perusahaan.

Tempat Jasa Konsultan ISO 9001 Berpengalaman di Raja Ampat

Jasa Konsultasi ISO 9001 Terbaik dan Berpengalaman di Mamberamo Raya

Jasa Konsultasi ISO 9001 Terbaik dan Berpengalaman di Mamberamo Raya | Hubungi : 0857 1027 2813 PT Bintang Solusi Utama adalah Jasa Konsultan ISO 9001, Consultant ISO 14001, Konsultan ISO 22000, OHSAS 18001, Penyusunan Dokumen CSMS-K3LL, K3, ISO/TS 16949,Dll yang BERANI memberikan JAMINAN KELULUSAN & MONEYBACK GUARANTEE ( Tanpa Terkecuali ) yang tertuang dalam kontrak kerja. Sebagai Konsultan ISO dan HSE TERBAIK dan BERPENGALAMAN kami siap membantu perusahaan bapak dan ibu dalam membangun sistem manajemen ISO dan HSE dengan pendekatan yang sistematis tanpa ribet dengan tujuan bagaimana sistem ISO tersebut bisa bermanfaat bagi perkembangan perusahaan serta menjadi pondasi yang kuat untuk kemajuan perusahaan. Jasa Konsultasi ISO 9001 Terbaik dan Berpengalaman di Mamberamo Raya

Tempat Jasa Konsultan ISO 9001 Berpengalaman di Maybrat

Anda Mencari Tempat Jasa Konsultan ISO 9001 Berpengalaman di Maybrat Kami Solusinya Hubungi : 0857 1027 2813 konsultaniso9001.net adalah Jasa Konsultan ISO 9001, Consultant ISO 14001, Konsultan ISO 22000, OHSAS 18001, Penyusunan Dokumen CSMS-K3LL, K3, ISO/TS 16949,Dll yang BERANI memberikan JAMINAN KELULUSAN & MONEYBACK GUARANTEE ( Tanpa Terkecuali ) yang tertuang dalam kontrak kerja. Sebagai Konsultan ISO dan HSE TERBAIK dan BERPENGALAMAN kami siap membantu perusahaan bapak dan ibu dalam membangun sistem manajemen ISO dan HSE dengan pendekatan yang sistematis tanpa ribet dengan tujuan bagaimana sistem ISO tersebut bisa bermanfaat bagi perkembangan perusahaan serta menjadi pondasi yang kuat untuk kemajuan perusahaan.

Tempat Jasa Konsultan ISO 9001 Berpengalaman di Maybrat

Jasa Training ISO 27001 Terbaik dan Berpengalaman di Tuban

Jasa Training ISO 27001 Terbaik dan Berpengalaman di Tuban | Hubungi : 0857 1027 2813 PT Bintang Solusi Utama adalah Jasa Konsultan ISO 9001, Consultant ISO 14001, Konsultan ISO 22000, OHSAS 18001, Penyusunan Dokumen CSMS-K3LL, K3, ISO/TS 16949,Dll yang BERANI memberikan JAMINAN KELULUSAN & MONEYBACK GUARANTEE ( Tanpa Terkecuali ) yang tertuang dalam kontrak kerja. Sebagai Konsultan ISO dan HSE TERBAIK dan BERPENGALAMAN kami siap membantu perusahaan bapak dan ibu dalam membangun sistem manajemen ISO dan HSE dengan pendekatan yang sistematis tanpa ribet dengan tujuan bagaimana sistem ISO tersebut bisa bermanfaat bagi perkembangan perusahaan serta menjadi pondasi yang kuat untuk kemajuan perusahaan. Jasa Training ISO 27001 Terbaik dan Berpengalaman di Tuban

Tempat Jasa Konsultan ISO 9001 Berpengalaman di Manokwari

Anda Mencari Tempat Jasa Konsultan ISO 9001 Berpengalaman di Manokwari Kami Solusinya Hubungi : 0857 1027 2813 konsultaniso9001.net adalah Jasa Konsultan ISO 9001, Consultant ISO 14001, Konsultan ISO 22000, OHSAS 18001, Penyusunan Dokumen CSMS-K3LL, K3, ISO/TS 16949,Dll yang BERANI memberikan JAMINAN KELULUSAN & MONEYBACK GUARANTEE ( Tanpa Terkecuali ) yang tertuang dalam kontrak kerja. Sebagai Konsultan ISO dan HSE TERBAIK dan BERPENGALAMAN kami siap membantu perusahaan bapak dan ibu dalam membangun sistem manajemen ISO dan HSE dengan pendekatan yang sistematis tanpa ribet dengan tujuan bagaimana sistem ISO tersebut bisa bermanfaat bagi perkembangan perusahaan serta menjadi pondasi yang kuat untuk kemajuan perusahaan.

Tempat Jasa Konsultan ISO 9001 Berpengalaman di Manokwari

Jasa Konsultasi ISO 9001 Terbaik dan Berpengalaman di Bireuen

Jasa Konsultasi ISO 9001 Terbaik dan Berpengalaman di Bireuen | Hubungi : 0857 1027 2813 PT Bintang Solusi Utama adalah Jasa Konsultan ISO 9001, Consultant ISO 14001, Konsultan ISO 22000, OHSAS 18001, Penyusunan Dokumen CSMS-K3LL, K3, ISO/TS 16949,Dll yang BERANI memberikan JAMINAN KELULUSAN & MONEYBACK GUARANTEE ( Tanpa Terkecuali ) yang tertuang dalam kontrak kerja. Sebagai Konsultan ISO dan HSE TERBAIK dan BERPENGALAMAN kami siap membantu perusahaan bapak dan ibu dalam membangun sistem manajemen ISO dan HSE dengan pendekatan yang sistematis tanpa ribet dengan tujuan bagaimana sistem ISO tersebut bisa bermanfaat bagi perkembangan perusahaan serta menjadi pondasi yang kuat untuk kemajuan perusahaan. Jasa Konsultasi ISO 9001 Terbaik dan Berpengalaman di Bireuen

Tempat Jasa Konsultan ISO 9001 Berpengalaman di Kaimana

Anda Mencari Tempat Jasa Konsultan ISO 9001 Berpengalaman di Kaimana Kami Solusinya Hubungi : 0857 1027 2813 konsultaniso9001.net adalah Jasa Konsultan ISO 9001, Consultant ISO 14001, Konsultan ISO 22000, OHSAS 18001, Penyusunan Dokumen CSMS-K3LL, K3, ISO/TS 16949,Dll yang BERANI memberikan JAMINAN KELULUSAN & MONEYBACK GUARANTEE ( Tanpa Terkecuali ) yang tertuang dalam kontrak kerja. Sebagai Konsultan ISO dan HSE TERBAIK dan BERPENGALAMAN kami siap membantu perusahaan bapak dan ibu dalam membangun sistem manajemen ISO dan HSE dengan pendekatan yang sistematis tanpa ribet dengan tujuan bagaimana sistem ISO tersebut bisa bermanfaat bagi perkembangan perusahaan serta menjadi pondasi yang kuat untuk kemajuan perusahaan.

Tempat Jasa Konsultan ISO 9001 Berpengalaman di Kaimana

Jasa Konsultasi ISO 9001 di Bangka Selatan

Jasa Konsultasi ISO 9001 di Bangka Selatan | Hubungi : 0857 1027 2813 PT Bintang Solusi Utama adalah Jasa Konsultan ISO 9001, Consultant ISO 14001, Konsultan ISO 22000, OHSAS 18001, Penyusunan Dokumen CSMS-K3LL, K3, ISO/TS 16949,Dll yang BERANI memberikan JAMINAN KELULUSAN & MONEYBACK GUARANTEE ( Tanpa Terkecuali ) yang tertuang dalam kontrak kerja. Sebagai Konsultan ISO dan HSE TERBAIK dan BERPENGALAMAN kami siap membantu perusahaan bapak dan ibu dalam membangun sistem manajemen ISO dan HSE dengan pendekatan yang sistematis tanpa ribet dengan tujuan bagaimana sistem ISO tersebut bisa bermanfaat bagi perkembangan perusahaan serta menjadi pondasi yang kuat untuk kemajuan perusahaan. Jasa Konsultasi ISO 9001 di Bangka Selatan

Tempat Jasa Konsultan ISO 9001 Berpengalaman di Fakfak

Anda Mencari Tempat Jasa Konsultan ISO 9001 Berpengalaman di Fakfak Kami Solusinya Hubungi : 0857 1027 2813 konsultaniso9001.net adalah Jasa Konsultan ISO 9001, Consultant ISO 14001, Konsultan ISO 22000, OHSAS 18001, Penyusunan Dokumen CSMS-K3LL, K3, ISO/TS 16949,Dll yang BERANI memberikan JAMINAN KELULUSAN & MONEYBACK GUARANTEE ( Tanpa Terkecuali ) yang tertuang dalam kontrak kerja. Sebagai Konsultan ISO dan HSE TERBAIK dan BERPENGALAMAN kami siap membantu perusahaan bapak dan ibu dalam membangun sistem manajemen ISO dan HSE dengan pendekatan yang sistematis tanpa ribet dengan tujuan bagaimana sistem ISO tersebut bisa bermanfaat bagi perkembangan perusahaan serta menjadi pondasi yang kuat untuk kemajuan perusahaan.

Tempat Jasa Konsultan ISO 9001 Berpengalaman di Fakfak

Jasa Penyusunan Dokumen ISO dan K3 Terbaik dan Berpengalaman di Seram Bagian Timur

Jasa Penyusunan Dokumen ISO dan K3 Terbaik dan Berpengalaman di Seram Bagian Timur | Hubungi : 0857 1027 2813 PT Bintang Solusi Utama adalah Jasa Konsultan ISO 9001, Consultant ISO 14001, Konsultan ISO 22000, OHSAS 18001, Penyusunan Dokumen CSMS-K3LL, K3, ISO/TS 16949,Dll yang BERANI memberikan JAMINAN KELULUSAN & MONEYBACK GUARANTEE ( Tanpa Terkecuali ) yang tertuang dalam kontrak kerja. Sebagai Konsultan ISO dan HSE TERBAIK dan BERPENGALAMAN kami siap membantu perusahaan bapak dan ibu dalam membangun sistem manajemen ISO dan HSE dengan pendekatan yang sistematis tanpa ribet dengan tujuan bagaimana sistem ISO tersebut bisa bermanfaat bagi perkembangan perusahaan serta menjadi pondasi yang kuat untuk kemajuan perusahaan. Jasa Penyusunan Dokumen ISO dan K3 Terbaik dan Berpengalaman di Seram Bagian Timur

Profile PT. FAJAR ALAM SEJATI Tour Travel (FAS) divisi Marketing PT. Fajar Berkah Ilahi Tour Travel (FBI). Berawal dari tuntu

Profile PT. FAJAR ALAM SEJATI Tour Travel (FAS) divisi Marketing PT. Fajar Berkah Ilahi Tour Travel (FBI).

Berawal dari tuntutan umat untuk melayani tamu Allah melaksanakan rukun islam yang ke-5 , PT. Fajar Alam Sejati (FAS) telah menjadi salah satu dari sekian penyelenggara Kepercayaan yang telah diberikan oleh lebih dari10.000 orang umat pemakai jasa, telah mengantar kami untuk mengembangkan sayap dengan ditunjang oleh jaringan kerja internasional.

Bernaung sebagai divisi TourTravel FBI mempunyai komitmen yang kuat sebagai amanah yang harus diemban didalam memberikan bimbingan dan tuntunan serta pelayanan dibidang wisata islami.

Travel Umroh PT. Fajar Alam Sejati adalah sebuah perusahaan yang berdiri dibawah perundang-undangan Republik Indonesia, dimiliki oleh ibu. Hj. Yuliani Dawanis (pensiunan Departemen Agama RI bagian urusan Haji dan Umroh) dan  melalui Surat Izin Usaha Biro Perjalanan Wisata dari Departemen Pariwisata, Seni dan Budaya.

Sejak tahun 2010 PT. Fajar Alam Sejati membuka divisi Marketing PT. Fajar Berkah Ilahi (FBI). Yang di nahkodai oleh anak beliau yaitu. Bp. H. Yaser Boma Dawanis bertindak sebagai direktur utama, memberikan sinergi dan peningkatan pelayanan ymenjadi lebih baik lagi dalam melayani para jamaah haji dan umroh Perjalanan panjang telah dilalui dengan telah memberangkatkan ribuan jamaah umroh maupun haji plus sejak 1998

Travel Umroh ini terdaftar resmi dalam keanggotaan HIMPUH (Himpunan Penyelenggara Umroh dan Haji) yang resmi diakui pemerintah

Selain fokus dibidang bisnis penjualan tiket pesawat, voucher hotel dan paket tour, saat ini Fajar Alam Sejati dan Travel juga terfokus di dalam core bisnis di bidang Penyelenggaraan Ibadah Haji Khusus dan Umroh. Sehingga Fajar Alam Sejati dan  Travel juga dilengkapi dengan Surat Izin dan legalitas Penyelenggara Perjalanan Umroh dan perjalanan Haji Khusus dari Dirjen BIMAS Islam dan Penyelenggaraan Haji bernomor D/350 Tahun 2004 Untuk menopang core bisnisnya, Fajar Alam Sejati dan Travel juga menetapkan ticketing sebagai supporting bisnis, karena secara langsung memang memiliki fungsi untuk memperlancar proses pelaksanaan perjalanan Haji Khusus dan Umroh.

Kami berprinsip bahwa dalam menjalankan bisnis ini kami menitik beratkan pada kepuasan pelanggan, integritas, kualitas, komitmen, team work, kompetitif, serta inisiatif. Akhir kata, inilah program kami satu tahun dan pilihan program perjalanan yang anda inginkan, dan kami akan berusaha untuk menjadi teman dalam perjalanan suci anda.

Informasi Haji Plus dan Umroh

Hubungi :

PT. Fajar berkah Ilahi
Rukan ARNADIA
Jln. Raden Saleh Kav. DKI Blok 10 No. 30D
Meruya Utara , Jakarta Barat


Hubungi Kami:
021 71687778
0812 8888 1830

Whatsapp :
0817 829 830
0816 844321

Blackberry Pin:
75FAFE5D
2A6D3EF4
28E024A2

Line ID   : hajiumroh
Twitter   : @hajiumrah
Email      : travelfbi@gmail.com
Website  : www.hajiplusumrah.com

Website :  
www.fbitravel.net  
www.hajiplusumrah.com

Fan Pages FB :  Fajar Berkah Ilahi
Twitter : @hajiumrah

Sumber : http://www.hajiplusumrah.com

Baca Artikel Lainnya : KHALISTA TOUR

saco-indonesia.com, Bupati Bogor Rahmat Yasin juga mengaku senang bisa bertemu dengan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo ( Jokowi

saco-indonesia.com, Bupati Bogor Rahmat Yasin juga mengaku senang bisa bertemu dengan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo ( Jokowi ) secara langsung untuk dapat membahas masa depan ibu kota ke depan. Dia juga berharap pertemuan akan bisa menjadi awal bagi solusi banjir di Jakarta.

"Hari ini sengaja saya sowan dalam rangka untuk membantu mengatasi banjir, ini pertemuan yang luar biasa, Insya Allah ada progres upaya kita untuk mengurangi banjir ditahun-tahun yang akan datang," ujar Rahmat di Balaikota, Jakarta Pusat.

Rahmat juga menjelaskan, dari hasil diskusi pihaknya bersedia untuk membantu Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk dapat mengatasi banjir dengan cara menampung air Ciliwung.

"Upaya kita untuk dapat menampung air Ciliwung sebelum mengalir ke Jakarta, kalau bisa pertahankan di Katulampa dan disiagakan Insya Allah 40 persen air akan berkurang," katanya.

Terkait dengan kewenangan pelaksanaan, Rahmat juga menjelaskan, dia juga sudah mengonfirmasi Kementerian Pekerjaan Umum (PU) hanya dapat membangun konstruksinya saja.

"Kalau lahannya Kementerian PU tidak sanggup, kemudian Mas Jokowi juga mengatakan kalau Kementerian PU belum siap, DKI siap untuk membeli tanah rakyat," katanya.

Dalam kesempatan itu, Rahmat juga memberikan laporan kepada Jokowi mengenai masyarakat Kabupaten Bogor siap direlokasi tempat tinggalnya demi membantu masalah banjir di Ibukota.

Topik pilihan: Sodetan Ciliwung-Cisadane | jalur puncak

"Di desa Cipayung Datar ada 145 KK, di desa Sukamahi 134 KK dan Rabu yang lalu saya sudah sosialisasikan di depan 3 ribu orang masyarakat. Saya kira tidak ada satu pun yang menolak," katanya.

Sementara itu, Jokowi juga mengatakan siap melaksanakannya apa yang sudah dibahas tadi. Terkait dengan pengerjaannya, Jokowi juga akan mendorong Kementerian PU agar ditahun 2015 dapat diselesaikan.

"Pelaksanaan sudah dimulai, kita rapat kan pembebasan tanah. Ini kan proyeknya Kementerian PU, inilah yang kita tunjukkan ada sebuah kerja sama antarpemerintah pusat, pemerintah provinsi dan daerah saya kira ini bagus sekali," tandas Jokowi .


Editor : Dian Sukmawati

 Allah Maha Pemurah, diantara refleksi sifat Maha Pemurah Allah, Allah mensyariatkan  amal-amal yang ringan dikerjakan

 Allah Maha Pemurah, diantara refleksi sifat Maha Pemurah Allah, Allah mensyariatkan  amal-amal yang ringan dikerjakan namun pahalanya (balasan kebaikannya) berlipat ganda, baik di dunia maupun di akhirat. Dengan amal-amal ini, kita sebagai umat manusia yang ditakdirkan Allah memiliki usia yang pendek, rata-rata antara 60-70 tahun bisa mengoptimalkan usia kita untuk mendapatkan balasan kebaikan dari Allah yang berlipat ganda. Diantara amal-amal ringan tapi berpahala besar adalah amal-amal yang pahalanya setara dengan pahala ibadah haji dan umrah. Amalan-amalan tersebut diantaranya:

1. KELUAR DARI RUMAH MENUJU SHALAT FARDHU DI MASJID DALAM KONDISI SUDAH BERSUCI.
Dari ABu Umamah, Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda, "Barang siapa keluar dari rumahnya dalam keadaan suci untuk menunaikan shalat fardhu, pahalanya seperti pahala haji orang berihram." (Shahih: Shahih Abu Dawud, no 558)

2. SHALAT BERJAMA'AH DI MASJID KEMUDIAN DUDUK BERDZIKIR SAMPAI TERBIT MATAHARI LALU SHALAT 2 RAKA'AT

مَنْ صَلَّىالْغَدَا ةَ فِي جَمَاعَةٍ ثُمَّ قَعَدَ يَذْكُرُ اللَّهَ حَتَّى تَطْلُعَ الشَّمْسُ ثُمَّ صَلَّى رَكْعَتَيْنِ كَانَتْ لَهُ كَأَجْرِحَجَّةٍ وَعُمْرَةٍ قَالَ قَالَرَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ تَامَّةٍ تَامَّةٍ تَامَّةٍ   
Dari Anas bin Malik, Rasulullah s.a.w bersabda, " Barangsiapa Shalat Subuh berjamaah lalu duduk berdzikir (mengingat) Allah sampai terbit matahari kemudian shalat 2 raka'at, maka baginya pahala seperti pahala haji dan umrah yang sempurna, sempurna, sempurna." (Hasan: Shahih At-Tirmidzi, no. 480, 586; Shahih At-Targhib wa AT-Tarhib, no. 464; Ash-Shahihah, no. 3403)(Dishahihkan oleh Al-Albani). Dalam hadits lain, dari Abu Umamah dan 'Utbah bin 'Abd, Rasulullah bersabda, "Barangsiapa shalat Subuh dalam sebuah masjid secara berjama'ah lalu tinggal di dalamnya hingga ia Shalat Dhuha, maka ia mendapatkan pahala seperti pahalanya orang haji dan umrah yang sempurna haji dan umrahnya." (Hasan li ghairihi: Shahih At-Targhib wa At-Tarhib, no. 469).
Dalam hadits-hadits diatas, Rasulullah menyebutkan dzikir secara umum. Masuk dalam dzikir adalah ta'lim/kajian Islam. Selain lebih banyak faedahnya karena mempelajari ilmu syar'i, juga karena lebih meringankan jiwa yang terkadang malas berdzikir sendiri dalam waktu yang cukup lama.

3. MEMPELAJARI ATAU MENGAJARKAN KEBAIKAN DI MASJID
Dari Abu Umamah, Nabi saw bersabda," Barangsiapa pergi ke masjid, dia tidak menginginkan kecuali mempelajari suatu kebaikan atau mengajarkannya, maka baginya pahala seperti pahala orang haji sempurna hajinya.". Dalam riwayat lain dengan redaksi, "Barangsiapa berangkat di pagi hari menuju masjid, ia tidak menginginkan kecuali untuk mempelajari suatu kebaikan atau mengajarkannya, maka baginya pahala orang yang melaksanakan umrah dengan umrah yang sempurna. Dan barangsiapa berangkat sore hari menuju masjid, ia tidak menginginkan kecuali mempelajari suatu kebaikan atau mengajarkannya, maka ia mendapatkan pahala orang yang naik haji dengan haji yang sempurna."(Hasan Shahih: Shahih At-Targhib wa AT-Tarhib no 82).
Perlu diketahui, pahala ini bisa didapat dengan syarat, pelaku sebelum masuk ke dalam masjid, di perjalanan menuju masjid, atau masih dirumah, haruslah berniat untuk mempelajari atau mengajarkan kebaikan. Nabi dalam hadits diatas tidak menetapkan durasi waktu tertentu.

4. MELAKSANAKAN SHALAT FARDHU BERJAMA'AH DAN SHALAT DHUHA DI MASJID
Dari Abu Umamah, Rasulullah s.a.w bersabda," Barangsiapa berjalan menuju berjama'ah sholat wajib, maka dia seperti berhaji. Dan barang siapa berjalan menuju shalat tathawwu'(sunnah) maka dia seperti berumrah yang nafilah (istilah lain sunnah)." (Hasan: Shahih Al-Jami' no. 6556), dalam hadits yang lainnya, Rasulullah bersabda," Barangsiapa keluar dari rumahnya dalam keadaan sudah bersuci untuk shalat fardhu maka pahalanya seperti pahala orang haji yang berihram, Dan barangsiapa keluar shalat Dhuha dia tidak bermaksud kecuali itu, maka pahalanya seperti pahala orang yang berumrah. Dan shalat sesudah shalat yang tidak ada perbuatan sia-sia di antara keduanya diyulis di kitab 'Illiyyin."( Shahih: Shahih Sunan Abu Dawud, no. 522;Shahih Al-Jami' no. 6228)

Itulah beberapa amalan yang pahalanya setara dengan pahala orang yang sedang berhaji dan berumrah. Perlu diingat, amal-amal ini tidak bisa menggugurkan kewajiban berhaji dan berumrah. Orang-orang yang telah mengerjakan amal-amal ini tetap wajib melaksanakan ibadah haji dan umrah. Al-Munawi dalam Al-Faidh Al-Qadiir jilid 6 hal. 228, "makna mendapat pahala haji atau mendapat pahala seperti pahala haji, tetapi tidak harus sama persis." Maka, amal-amal yang berpahala seperti/setara pahala haji dan umrah itu tidak menghapus kewajiban haji dan umrah.

Seandainya amal-amal itu bisa mengganti kewajiban haji dan umrah atas setiap muslim, maka tidak akan ada orang yang melaksanakan haji dan umrah sejak zaman Nabi Muhammad. Nabi Muhammad yang mensosialisasikan amal-amal tersebut saja tetap melakukan haji dan umrah, demikian juga para pengikut beliau yang setia. Maka sebuah bid'ah dan kesesatan jika seseorang yang tidak berhaji dan berumrah dengan alasan telah beramal dengan amal-amal berpahala seperti pahala dan haji.

Sumber : http://www.metrokota.go.id

Baca Artikel Lainnya : HAJI DAN UMRAH SERTA PERBEDAANNYA

Siapa yang tidak mau punya rumah strategis untuk akses ke mana mana, salah satunya rumah di kawasan dekat dengan stasiun, untuk

Siapa yang tidak mau punya rumah strategis untuk akses ke mana mana, salah satunya rumah di kawasan dekat dengan stasiun, untuk itu kami menjual rumah yg siap pakai di wilayah bekasi, untuk lokasinya pastinya sudah dekat dengan stasiun bekasi, sehingga memudahkan perjalanan anda untuk ke wilayah jabodetabek, dengan memakai jasa kereta api.

Selain itu kawasan / lokasi rumah yang kami jual berada di dekat pusat pembelanjaan SUMARECON BEKASI.

Anda sedang mencari rumah strategis di wilayah bekasi utara, dengan akses jalan yang mudah di tempuh .Di Jual Rumah Di Wilayah Bekasi Utara

Rumah yang kami tawarkan ini, berada di wilayah perumahan, dengan mempunyai fasilitas sebagai berikut :

1. Dekat Stasiun Bekasi

2. Dekat Sumarecon Bekasi

3. Jalan bisa di lalui dua mobil.( jalan lebar, sehingga bisa leluasa untuk lewat 2 mobil )

4. Dua kamar tidur

5. Satu Gudang

6. 1 mushola

7. Ada 2 kamar mandi.

8. Ada dak atas untuk jemur pakaian

Harga yang kami tawarkan sangatlah fantastis, dengan ukuran rumah yg sangat leluasa, serta akses jalan sangatlah mudah.

Untuk info lebih lengkap/jelas silahkan hubungi kami di

0812 8432 9553

0815 2775 1315

0818 0695 5207

SUZUKI ERTIGA, Suzuki Indomobil Sales telah meluncurkan salah satu produk MPV (Multi Passenger Vehicle); yaitu kendaraan yang d

SUZUKI ERTIGA, Suzuki Indomobil Sales telah meluncurkan salah satu produk MPV (Multi Passenger Vehicle); yaitu kendaraan yang dapat mengangkut penumpang dalam jumlah relatif banyak, setelah sebelumnya Suzuki telah mengeluarkan produk MPV lainnya, yaitu Suzuki APV. Pada tanggal 22 April 2012, Suzuki Ertiga sebagai produk MPV Suzuki terbaru telah diluncurkan, dan pada saat launching tersebut juga disiarkan secara langsung oleh salah satu stasiun TV swasta nasional.

Dan pada saat ini, khusus untuk Suzuki Ertiga, pihak Suzuki Indomobil Sales yang telah meramalkan bahwa produk terbarunya ini, Suzuki Ertiga, akan sukses di pasar, maka pihak Suzuki Indomobil Sales mempersiapkan diri dengan merancang suatu sistem pemantauan pemesanan Suzuki Ertiga (Ertiga Customer Indent Tracking).

Adapun fungsi dari adanya pemantauan antrian / banyaknya pemesan yang rela inden adalah supaya masing-masing customer yang telah menginden dapat melihat bahwa tidak adanya sistem tumpang tindih yang memungkinkan dealer / sales memainkan harga dengan menaikkan harga Suzuki Ertiga tersebut (upping harga Suzuki Ertiga).

Untuk harga / pricelist Suzuki Ertiga waktu pertama kali launching hingga tanggal tulisan ini dibuat adalah sebagai berikut:

Ertiga GA --- Rp 143.000.000

Ertiga GL --- Rp 153.000.000

Ertiga GX --- Rp 165.000.000

SPESIFIKASI SUZUKI ERTIGA

* Eksterior *

Desain bodi Suzuki Ertiga sangat aerodinamis, sehingga mobil berjalan seperti tanpa hambatan (tidak tertahan oleh angin) Grille depan Suzuki Ertiga seperti membentuk huruf V, memberikan kesan sporty dan juga tegas Terdapat Fog Lamp pada Suzuki Ertiga (pada tipe GL dan tipe GX) Velg Racing / Alloy Wheel (pada Suzuki Ertiga GL dan Suzuki Ertiga GX) Terdapat Door Mirror Cover With Turn Signal (Kaca spion dilengkapi lampu sign) pada Suzuki Ertiga tipe GL dan Suzuki Ertiga GX.

*Interior*

Interior Suzuki Ertiga sangat mewah, dengan dashboar berwarna coklat muda yang sangat modern, selain itu dilengkapi Head Unit yang sangat canggih, dan juga untuk menunjang kenyamanan berkendara tersebut maka Suzuki Ertiga menyediakan slot USB, sehingga sensasi berkendara jadi lebih menyenangkan Tilt Steering pada Suzuki Ertiga membuat pengemudi dapat menyesuaikan kenyamanannya dengan dapat disesuaikannya posisi stir dengan postur tubuh pengemudi

Dashboard kendaraan MPV selama ini menampilkan informasi hanya Trip Meter, Odo Meter, dan Jam Digital saja. Namun, pada Suzuki Ertiga informasi-informasi tersebut ditambahkan lagi dengan adanya Fuel Consumption Average (pengukur pemakaian bahan bakar rata-rata, dan pengukur pemakaian bahan bakar pada saat berjalan) -Khusus pada Suzuki Ertiga tipe GX ada penambahan Termometer (pengukur suhu luar kendaraan) Kursi pada baris kedua, bisa digeser sejauh 240mm, sehingga menyediakan ruang yang leluasa untuk penumpang pada baris ketiga Fitur One Touch Walk In pada bangku pada baris kedua; hanya dengan mengangkat tuas keatas maka memudahkan akses bagi penumpang di baris ketiga.

Steering Switch, memudahkan pengemudi Suzuki Ertiga untuk mengganti channel audio tanpa harus memindahkan tangan dari setir.

*Security / Keamanan*

Pada setiap pintu Suzuki Ertiga (baik depan maupun belakang) sudah dilengkapi oleh Side Beam, fitur ini tidaklah digunakan oleh produk kompetitor. Adapun fungsi dari Side Beam adalah memperkecil efek benturan dari samping, sehingga penumpang akan lebih aman terhadap efek-efek yang berakibat fatal.

Seat Belt pada masing-masing penumpang Suzuki Ertiga akan membuat keseluruhan penumpang menjadi lebih aman ABS & EBD yang tersedia hanya pada Suzuki Ertiga GX Pada Suzuki Ertiga GX tersedia Air Bag

*Kenyamanan*

Bila pada kompetitor-kompetitor menggunakan roda belakang sebagai penggerak, maka pada Suzuki Ertiga penggeraknya adalah roda depan. Oleh karena itu maka tenaga yang dihasilkan Suzuki Ertiga adalah lebih maksimal dan karena digerakkan oleh roda depan juga menghasilkan konsumsi bensin yang lebih irit Jarak roda antara ban depan dengan ban belakang Suzuki Ertiga adalah lebih jauh bila dibandingkan dengan kompetitor sehingga menghasilkan kestabilan kendaraan yang jauh lebih baik dibandingkan dengan kompetitor-komptetitornya.

Demikian adalah spesifikiasi dan keunggulan dari Suzuki Ertiga dibandingkan pesaing, namun itu semua belumlah lengkap apabila anda belum mencoba Test Drive secara langsung Suzuki Ertiga ini dan merasakan sensasinya secara langsung bersama keluarga anda.

Selain itu pihak Suzuki Indomobil Sales mengadakan Test Drive berhadiah 5 Mobil Suzuki Ertiga dan 50 Motor Suzuki Nex bagi anda yang beruntung, masing-masing setiap bulannya akan diambil 1 pemenang Suzuki Ertiga dan juga 10 pemenang motor Suzuki Nex, kesempatan ini bisa anda dapatkan hanya dengan Test Drive Suzuki Ertiga saja.

saco-indonesia.com, Menteri Sosial Salim Segaf Al Jufri juga mengaku telah memiliki 10 program untuk dapat menciptakan kesejahte

saco-indonesia.com, Menteri Sosial Salim Segaf Al Jufri juga mengaku telah memiliki 10 program untuk dapat menciptakan kesejahteraan masyarakat di 2014 mendatang . 10 Program itu di antaranya; Program Keluarga Harapan (PHK), RS Bedah Kampung, Kelompok Usaha Bersama (KUBE), Pelayanan Kesejahteraan Sosial Anak, Rehabilitas Sosial, Pelayanan Sosial Lanjut Usia, Pemberdayaan Komunitas Adat Terpencil, Taruna Siaga Bencana dan Perlindungan Pekerja Migran Bermasalah.

"Ekspektasi 2014 kita kesejahteraan sosial. Bagaimana ending-nya kita bisa berbagi kepada masyarakat dengan cara apa? Memunculkan ide-ide yang brainstorming," kata Salim di Gedung Kemensos, Jakarta, Selasa (24/12).

Pihaknya juga akan melakukan bedah kampung untuk dapat menangani persoalan kemiskinan. Program tersebut diharapkan agar dapat memperbaiki kesejahteraan masyarakat.

"Bedah kampung adalah jalan pembuka bagi pembedah masalah sosial, di mana semangat kesetiakawanan sosial, peduli dan berbagai menjadi dasar dalam pelaksanaannya," ujarnya.

Salim juga menambahkan, sesuai dengan UU No 11 Tahun 2009 tentang Kesejahteraan Sosial, pihaknya juga berjanji akan tetap fokus dalam kampanye di sektor kementerian, pemerintah daerah (Pemda), dunia usaha, media massa, pegiat kesejahteraan sosial, dan dunia pendidikan yang bertujuan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat.

"Melalui kampanye program yang terarah, sehingga nyata peningkatan kesos akan berhasil," imbuh Salim.


Editor : Dian Sukmawati

saco-indonesia.com, Hujan deras yang telah mengguyur wilayah selatan Jakarta telah membuat arus lalu lintas semrawut. Kemacetan

saco-indonesia.com, Hujan deras yang telah mengguyur wilayah selatan Jakarta telah membuat arus lalu lintas semrawut. Kemacetan tak hanya terjadi di jalan utama saja namun juga berimbas ke jalur alternatif menuju Jakarta.

Seperti yang telah terjadi di Jalan Karang Tengah, Lebak Bulus Jakarta Selatan. Jalur yang biasa digunakan sebagai jalan alternatif warga yang ingin ke wilayah selatan Jakarta ini juga macet parah.

Bahkan, kendaraan roda empat yang telah melintas di wilayah itu stuck selama dua jam. Kondisi cuaca di wilayah itu yang gerimis kian telah menambah acakadutnya jalanan ibukota di pagi ini.

"Saya juga sudah dua jam stuck di sini. Saya mau ke arah Pondok Labu," kata seorang pengendara Eko kepada Okezone, selasa (4/2/2014).

Namun untuk jalur sebaliknya terlihat lancar. Sayangnya kepadatan kendaraan yang telah melintas di Karang Tengah tidak dibarengi dengan petugas pengatur lalu lintas. Sehingga jalanan semakin mampet.

Saat ini hujan juga telah mengguyur wilayah Sawangan, Depok. Akibatnya, Jalan Raya Sawangan yang biasa digunakan warga dari arah Parung dan Sawangan untuk menuju Jakarta juga menjadi tersendat.


Editor : Dian Sukmawati

Presiden SBY akan melakukan kunjungan kerja ke Swedia dan Amerika Serikat. Kunjungan tersebut berlangsung pada 27 Mei hingga 2 J

Presiden SBY akan melakukan kunjungan kerja ke Swedia dan Amerika Serikat. Kunjungan tersebut berlangsung pada 27 Mei hingga 2 Juni 2013.

Pantauan detikcom, Senin (27/5/2013), pesawat kepresidenan take off pukul 08.10 WIB dari Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta. Pagi ini matahari tak terlihat seperti biasanya. Cuaca mendung menyelimuti langit Halim dan sekitarnya.

"Dengan rincian kunjungan ke Swedia berlangsung satu setengah hari, kegiatan di markas PBB New York dua setengah hari," ujar SBY dalam jumpa pers sebelum keberangkatan.

Selama di Swedia, Presiden SBY akan melakukan kunjungan kehormatan kepada Raja Swedia, Y.M. Carl XVI Gustaf, melakukan pertemuan bilateral dengan PM Swedia, Y.M. Fredrik Reinfeldt dan Ketua Parlemen Swedia, Y.M. Per Westerberg. Dalam rangkaian pertemuan tersebut, akan dibahas isu-isu yang menjadi kepentingan kedua negara, utamanya di bidang ekonomi, lingkungan hidup dan perubahan iklim, pendidikan, kesehatan, infrastruktur, riset, dan teknologi.

"Selama di Stockholm, saya akan ketemu dengan para pimpinan perusahaan-perusahan besar yang selama ini melaksanakan invest di Indonesia. Mereka juga berniat meningkatkan investasi dan kerjasamanya di Indonesia," imbuhnya.

Dari Swedia, Presiden RI beserta delegasi akan bertolak menuju New York, AS. Kunjungan ke New York adalah dalam rangka menghadiri pertemuan ke-5 Panel Tingkat Tinggi PBB Mengenai Agenda Pembangunan Pasca 2015 (UN High-Level Panel of Eminent Persons on the Post-2015 Development Agenda) di Markas Besar PBB di New York.

Presiden SBY dan Ibu Negara beserta delegasi akan meninggalkan New York pada tanggal 31 Mei 2013 dan akan tiba di tanah air pada 2 Juni 2013.

GEMASHAFAMARWA, JAKARTA — Momentum tahun baru ini juga berselaras dengan masa liburan sekolah. Tak heran, kata dia, pemina

GEMASHAFAMARWA, JAKARTA — Momentum tahun baru ini juga berselaras dengan masa liburan sekolah. Tak heran, kata dia, peminat berumrah dalam satu rombongan keluarga juga meningkat. Walau tak mengantungi data detail berapa komposisi jumlah jamaah keluarga maupun perorangan namun ia sangat yakin momentum tahun baru dan liburan sekolah memberikan kontribusi yang besar terhadap peningkatan jamaah umrah pada musim ini.

Fuad Hasan Masyur, ketua umum Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umroh Republik Indonesia (AMPHURI) meneropong dengan penuh keyakinan, hingga tahun depan animo masyarakat untuk pergi umrah akan bisa meningkat pesat. Ia memproyeksi akan ada peningkatan sekitar 30 persen untuk jamaah umrah pada 2014. ”Peningkatan itu tentunya sudah mulai terlihat mulai Desember ini,” kata dia, baru-baru ini.

Pendapat serupa juga diaminkan oleh Baluki Ahmad, ketua umum Himpunan Penyelenggara Umroh dan Haji (Himpuh). Ia yakin jumlah jamaah yang hendak umrah pada tahun ini akan lebih banyak dibandingkan dengan tahun lalu. ”Saya memperkirakan pada 2014 ini akan bisa mencapai 800 ribu jamaah,” katanya

Peningkatan jamaah umrah ini, kata Baluki, memang sudah mulai tampak sejak Desember ini. Bulan Desember tahun ini merupakan awal dari musim umrah 2014. Hingga awal tahun depan, kata Baluki, para pengelola travel umrah sudah mengalami kebanjiran calon jamaah. Ia memprediksi peningkatan terbesar kemungkinan terjadi sekitar Juni atau saat memasuki masa liburan sekolah. ”Tak ketinggalan juga pada bulan Ramadhan, jamaah umrah akan lebih banyak lagi,” katanya.

Dengan adanya momentum tahun baru ini, Baluki dan Fuad meyakini para pengelola travel umrah tentunya sudah menyiapkan strategi memikat agar perayaan pergantian tahun menjadi lebih bermakna. ”Ini akan menjadi perayaan tahun baru yang memberi warna bagi kehidupan jamaah. Ini adalah pengalaman yang jarang didapat, tentunya,” kata Baluki menegaskan.

Sumber : http://www.gemashafamarwa.com

Baca Artikel Lainnya :ARSITEKTUR PERTAMA DALAM SEJARAH ISLAM

WASHINGTON — The last three men to win the Republican nomination have been the prosperous son of a president (George W. Bush), a senator who could not recall how many homes his family owned (John McCain of Arizona; it was seven) and a private equity executive worth an estimated $200 million (Mitt Romney).

The candidates hoping to be the party’s nominee in 2016 are trying to create a very different set of associations. On Sunday, Ben Carson, a retired neurosurgeon, joined the presidential field.

Senator Marco Rubio of Florida praises his parents, a bartender and a Kmart stock clerk, as he urges audiences not to forget “the workers in our hotel kitchens, the landscaping crews in our neighborhoods, the late-night janitorial staff that clean our offices.”

Gov. Scott Walker of Wisconsin, a preacher’s son, posts on Twitter about his ham-and-cheese sandwiches and boasts of his coupon-clipping frugality. His $1 Kohl’s sweater has become a campaign celebrity in its own right.

Senator Rand Paul of Kentucky laments the existence of “two Americas,” borrowing the Rev. Dr. Martin Luther King Jr.’s phrase to describe economically and racially troubled communities like Ferguson, Mo., and Detroit.

Photo
 
Senator Marco Rubio of Florida praises his parents, a bartender and a Kmart stock clerk. Credit Joe Raedle/Getty Images

“Some say, ‘But Democrats care more about the poor,’ ” Mr. Paul likes to say. “If that’s true, why is black unemployment still twice white unemployment? Why has household income declined by $3,500 over the past six years?”

We are in the midst of the Empathy Primary — the rhetorical battleground shaping the Republican presidential field of 2016.

Harmed by the perception that they favor the wealthy at the expense of middle-of-the-road Americans, the party’s contenders are each trying their hardest to get across what the elder George Bush once inelegantly told recession-battered voters in 1992: “Message: I care.”

Their ability to do so — less bluntly, more sincerely — could prove decisive in an election year when power, privilege and family connections will loom large for both parties.

Advertisement

Questions of understanding and compassion cost Republicans in the last election. Mr. Romney, who memorably dismissed the “47 percent” of Americans as freeloaders, lost to President Obama by 63 percentage points among voters who cast their ballots for the candidate who “cares about people like me,” according to exit polls.

And a Pew poll from February showed that people still believe Republicans are indifferent to working Americans: 54 percent said the Republican Party does not care about the middle class.

That taint of callousness explains why Senator Ted Cruz of Texas declared last week that Republicans “are and should be the party of the 47 percent” — and why another son of a president, Jeb Bush, has made economic opportunity the centerpiece of his message.

With his pedigree and considerable wealth — since he left the Florida governor’s office almost a decade ago he has earned millions of dollars sitting on corporate boards and advising banks — Mr. Bush probably has the most complicated task making the argument to voters that he understands their concerns.

On a visit last week to Puerto Rico, Mr. Bush sounded every bit the populist, railing against “elites” who have stifled economic growth and innovation. In the kind of economy he envisions leading, he said: “We wouldn’t have the middle being squeezed. People in poverty would have a chance to rise up. And the social strains that exist — because the haves and have-nots is the big debate in our country today — would subside.”

Continue reading the main story
 

Who Is Running for President (and Who’s Not)?

Republicans’ emphasis on poorer and working-class Americans now represents a shift from the party’s longstanding focus on business owners and “job creators” as the drivers of economic opportunity.

This is intentional, Republican operatives said.

In the last presidential election, Republicans rushed to defend business owners against what they saw as hostility by Democrats to successful, wealthy entrepreneurs.

“Part of what you had was a reaction to the Democrats’ dehumanization of business owners: ‘Oh, you think you started your plumbing company? No you didn’t,’ ” said Grover Norquist, the conservative activist and president of Americans for Tax Reform.

But now, Mr. Norquist said, Republicans should move past that. “Focus on the people in the room who know someone who couldn’t get a job, or a promotion, or a raise because taxes are too high or regulations eat up companies’ time,” he said. “The rich guy can take care of himself.”

Democrats argue that the public will ultimately see through such an approach because Republican positions like opposing a minimum-wage increase and giving private banks a larger role in student loans would hurt working Americans.

“If Republican candidates are just repeating the same tired policies, I’m not sure that smiling while saying it is going to be enough,” said Guy Cecil, a Democratic strategist who is joining a “super PAC” working on behalf of Hillary Rodham Clinton.

Republicans have already attacked Mrs. Clinton over the wealth and power she and her husband have accumulated, caricaturing her as an out-of-touch multimillionaire who earns hundreds of thousands of dollars per speech and has not driven a car since 1996.

Mr. Walker hit this theme recently on Fox News, pointing to Mrs. Clinton’s lucrative book deals and her multiple residences. “This is not someone who is connected with everyday Americans,” he said. His own net worth, according to The Milwaukee Journal Sentinel, is less than a half-million dollars; Mr. Walker also owes tens of thousands of dollars on his credit cards.

Continue reading the main story

But showing off a cheap sweater or boasting of a bootstraps family background not only helps draw a contrast with Mrs. Clinton’s latter-day affluence, it is also an implicit argument against Mr. Bush.

Mr. Walker, who featured a 1998 Saturn with more than 100,000 miles on the odometer in a 2010 campaign ad during his first run for governor, likes to talk about flipping burgers at McDonald’s as a young person. His mother, he has said, grew up on a farm with no indoor plumbing until she was in high school.

Mr. Rubio, among the least wealthy members of the Senate, with an estimated net worth of around a half-million dollars, uses his working-class upbringing as evidence of the “exceptionalism” of America, “where even the son of a bartender and a maid can have the same dreams and the same future as those who come from power and privilege.”

Mr. Cruz alludes to his family’s dysfunction — his parents, he says, were heavy drinkers — and recounts his father’s tale of fleeing Cuba with $100 sewn into his underwear.

Gov. Chris Christie of New Jersey notes that his father paid his way through college working nights at an ice cream plant.

But sometimes the attempts at projecting authenticity can seem forced. Mr. Christie recently found himself on the defensive after telling a New Hampshire audience, “I don’t consider myself a wealthy man.” Tax returns showed that he and his wife, a longtime Wall Street executive, earned nearly $700,000 in 2013.

The story of success against the odds is a political classic, even if it is one the Republican Party has not been able to tell for a long time. Ronald Reagan liked to say that while he had not been born on the wrong side of the tracks, he could always hear the whistle. Richard Nixon was fond of reminding voters how he was born in a house his father had built.

“Probably the idea that is most attractive to an average voter, and an idea that both Republicans and Democrats try to craft into their messages, is this idea that you can rise from nothing,” said Charles C. W. Cooke, a writer for National Review.

There is a certain delight Republicans take in turning that message to their advantage now.

“That’s what Obama did with Hillary,” Mr. Cooke said. “He acknowledged it openly: ‘This is ridiculous. Look at me, this one-term senator with dark skin and all of America’s unsolved racial problems, running against the wife of the last Democratic president.”

Ms. Crough played the youngest daughter on the hit ’70s sitcom starring David Cassidy and Shirley Jones.

A lapsed seminarian, Mr. Chambers succeeded Saul Alinsky as leader of the social justice umbrella group Industrial Areas Foundation.

BEIJING (AP) — The head of Taiwan's Nationalists reaffirmed the party's support for eventual unification with the mainland when he met Monday with Chinese President Xi Jinping as part of continuing rapprochement between the former bitter enemies.

Nationalist Party Chairman Eric Chu, a likely presidential candidate next year, also affirmed Taiwan's desire to join the proposed Chinese-led Asian Infrastructure Investment Bank during the meeting in Beijing. China claims Taiwan as its own territory and doesn't want the island to join using a name that might imply it is an independent country.

Chu's comments during his meeting with Xi were carried live on Hong Kong-based broadcaster Phoenix Television.

The Nationalists were driven to Taiwan by Mao Zedong's Communists during the Chinese civil war in 1949, leading to decades of hostility between the sides. Chu, who took over as party leader in January, is the third Nationalist chairman to visit the mainland and the first since 2009.

Relations between the communist-ruled mainland and the self-governing democratic island of Taiwan began to warm in the 1990s, partly out of their common opposition to Taiwan's formal independence from China, a position advocated by the island's Democratic Progressive Party.

Despite increasingly close economic ties, the prospect of political unification has grown increasingly unpopular on Taiwan, especially with younger voters. Opposition to the Nationalists' pro-China policies was seen as a driver behind heavy local electoral defeats for the party last year that led to Taiwanese President Ma Ying-jeou resigning as party chairman.

Photo
 
Many bodies prepared for cremation last week in Kathmandu were of young men from Gongabu, a common stopover for Nepali migrant workers headed overseas. Credit Daniel Berehulak for The New York Times

KATHMANDU, Nepal — When the dense pillar of smoke from cremations by the Bagmati River was thinning late last week, the bodies were all coming from Gongabu, a common stopover for Nepali migrant workers headed overseas, and they were all of young men.

Hindu custom dictates that funeral pyres should be lighted by the oldest son of the deceased, but these men were too young to have sons, so they were burned by their brothers or fathers. Sukla Lal, a maize farmer, made a 14-hour journey by bus to retrieve the body of his 19-year-old son, who had been on his way to the Persian Gulf to work as a laborer.

“He wanted to live in the countryside, but he was compelled to leave by poverty,” Mr. Lal said, gazing ahead steadily as his son’s remains smoldered. “He told me, ‘You can live on your land, and I will come up with money, and we will have a happy family.’ ”

Weeks will pass before the authorities can give a complete accounting of who died in the April 25 earthquake, but it is already clear that Nepal cannot afford the losses. The countryside was largely stripped of its healthy young men even before the quake, as they migrated in great waves — 1,500 a day by some estimates — to work as laborers in India, Malaysia or one of the gulf nations, leaving many small communities populated only by elderly parents, women and children. Economists say that at some times of the year, one-quarter of Nepal’s population is working outside the country.

Imagine an elite professional services firm with a high-performing, workaholic culture. Everyone is expected to turn on a dime to serve a client, travel at a moment’s notice, and be available pretty much every evening and weekend. It can make for a grueling work life, but at the highest levels of accounting, law, investment banking and consulting firms, it is just the way things are.

Except for one dirty little secret: Some of the people ostensibly turning in those 80- or 90-hour workweeks, particularly men, may just be faking it.

Many of them were, at least, at one elite consulting firm studied by Erin Reid, a professor at Boston University’s Questrom School of Business. It’s impossible to know if what she learned at that unidentified consulting firm applies across the world of work more broadly. But her research, published in the academic journal Organization Science, offers a way to understand how the professional world differs between men and women, and some of the ways a hard-charging culture that emphasizes long hours above all can make some companies worse off.

Photo
 
Credit Peter Arkle

Ms. Reid interviewed more than 100 people in the American offices of a global consulting firm and had access to performance reviews and internal human resources documents. At the firm there was a strong culture around long hours and responding to clients promptly.

“When the client needs me to be somewhere, I just have to be there,” said one of the consultants Ms. Reid interviewed. “And if you can’t be there, it’s probably because you’ve got another client meeting at the same time. You know it’s tough to say I can’t be there because my son had a Cub Scout meeting.”

Some people fully embraced this culture and put in the long hours, and they tended to be top performers. Others openly pushed back against it, insisting upon lighter and more flexible work hours, or less travel; they were punished in their performance reviews.

The third group is most interesting. Some 31 percent of the men and 11 percent of the women whose records Ms. Reid examined managed to achieve the benefits of a more moderate work schedule without explicitly asking for it.

They made an effort to line up clients who were local, reducing the need for travel. When they skipped work to spend time with their children or spouse, they didn’t call attention to it. One team on which several members had small children agreed among themselves to cover for one another so that everyone could have more flexible hours.

A male junior manager described working to have repeat consulting engagements with a company near enough to his home that he could take care of it with day trips. “I try to head out by 5, get home at 5:30, have dinner, play with my daughter,” he said, adding that he generally kept weekend work down to two hours of catching up on email.

Despite the limited hours, he said: “I know what clients are expecting. So I deliver above that.” He received a high performance review and a promotion.

What is fascinating about the firm Ms. Reid studied is that these people, who in her terminology were “passing” as workaholics, received performance reviews that were as strong as their hyper-ambitious colleagues. For people who were good at faking it, there was no real damage done by their lighter workloads.

It calls to mind the episode of “Seinfeld” in which George Costanza leaves his car in the parking lot at Yankee Stadium, where he works, and gets a promotion because his boss sees the car and thinks he is getting to work earlier and staying later than anyone else. (The strategy goes awry for him, and is not recommended for any aspiring partners in a consulting firm.)

A second finding is that women, particularly those with young children, were much more likely to request greater flexibility through more formal means, such as returning from maternity leave with an explicitly reduced schedule. Men who requested a paternity leave seemed to be punished come review time, and so may have felt more need to take time to spend with their families through those unofficial methods.

The result of this is easy to see: Those specifically requesting a lighter workload, who were disproportionately women, suffered in their performance reviews; those who took a lighter workload more discreetly didn’t suffer. The maxim of “ask forgiveness, not permission” seemed to apply.

It would be dangerous to extrapolate too much from a study at one firm, but Ms. Reid said in an interview that since publishing a summary of her research in Harvard Business Review she has heard from people in a variety of industries describing the same dynamic.

High-octane professional service firms are that way for a reason, and no one would doubt that insane hours and lots of travel can be necessary if you’re a lawyer on the verge of a big trial, an accountant right before tax day or an investment banker advising on a huge merger.

But the fact that the consultants who quietly lightened their workload did just as well in their performance reviews as those who were truly working 80 or more hours a week suggests that in normal times, heavy workloads may be more about signaling devotion to a firm than really being more productive. The person working 80 hours isn’t necessarily serving clients any better than the person working 50.

In other words, maybe the real problem isn’t men faking greater devotion to their jobs. Maybe it’s that too many companies reward the wrong things, favoring the illusion of extraordinary effort over actual productivity.

WASHINGTON — The former deputy director of the C.I.A. asserts in a forthcoming book that Republicans, in their eagerness to politicize the killing of the American ambassador to Libya, repeatedly distorted the agency’s analysis of events. But he also argues that the C.I.A. should get out of the business of providing “talking points” for administration officials in national security events that quickly become partisan, as happened after the Benghazi attack in 2012.

The official, Michael J. Morell, dismisses the allegation that the United States military and C.I.A. officers “were ordered to stand down and not come to the rescue of their comrades,” and he says there is “no evidence” to support the charge that “there was a conspiracy between C.I.A. and the White House to spin the Benghazi story in a way that would protect the political interests of the president and Secretary Clinton,” referring to the secretary of state at the time, Hillary Rodham Clinton.

But he also concludes that the White House itself embellished some of the talking points provided by the Central Intelligence Agency and had blocked him from sending an internal study of agency conclusions to Congress.

Photo
 
Michael J. Morell Credit Mark Wilson/Getty Images

“I finally did so without asking,” just before leaving government, he writes, and after the White House released internal emails to a committee investigating the State Department’s handling of the issue.

A lengthy congressional investigation remains underway, one that many Republicans hope to use against Mrs. Clinton in the 2016 election cycle.

In parts of the book, “The Great War of Our Time” (Twelve), Mr. Morell praises his C.I.A. colleagues for many successes in stopping terrorist attacks, but he is surprisingly critical of other C.I.A. failings — and those of the National Security Agency.

Soon after Mr. Morell retired in 2013 after 33 years in the agency, President Obama appointed him to a commission reviewing the actions of the National Security Agency after the disclosures of Edward J. Snowden, a former intelligence contractor who released classified documents about the government’s eavesdropping abilities. Mr. Morell writes that he was surprised by what he found.

Advertisement

“You would have thought that of all the government entities on the planet, the one least vulnerable to such grand theft would have been the N.S.A.,” he writes. “But it turned out that the N.S.A. had left itself vulnerable.”

He concludes that most Wall Street firms had better cybersecurity than the N.S.A. had when Mr. Snowden swept information from its systems in 2013. While he said he found himself “chagrined by how well the N.S.A. was doing” compared with the C.I.A. in stepping up its collection of data on intelligence targets, he also sensed that the N.S.A., which specializes in electronic spying, was operating without considering the implications of its methods.

“The N.S.A. had largely been collecting information because it could, not necessarily in all cases because it should,” he says.

The book is to be released next week.

Mr. Morell was a career analyst who rose through the ranks of the agency, and he ended up in the No. 2 post. He served as President George W. Bush’s personal intelligence briefer in the first months of his presidency — in those days, he could often be spotted at the Starbucks in Waco, Tex., catching up on his reading — and was with him in the schoolhouse in Florida on the morning of Sept. 11, 2001, when the Bush presidency changed in an instant.

Mr. Morell twice took over as acting C.I.A. director, first when Leon E. Panetta was appointed secretary of defense and then when retired Gen. David H. Petraeus resigned over an extramarital affair with his biographer, a relationship that included his handing her classified notes of his time as America’s best-known military commander.

Mr. Morell says he first learned of the affair from Mr. Petraeus only the night before he resigned, and just as the Benghazi events were turning into a political firestorm. While praising Mr. Petraeus, who had told his deputy “I am very lucky” to run the C.I.A., Mr. Morell writes that “the organization did not feel the same way about him.” The former general “created the impression through the tone of his voice and his body language that he did not want people to disagree with him (which was not true in my own interaction with him),” he says.

But it is his account of the Benghazi attacks — and how the C.I.A. was drawn into the debate over whether the Obama White House deliberately distorted its account of the death of Ambassador J. Christopher Stevens — that is bound to attract attention, at least partly because of its relevance to the coming presidential election. The initial assessments that the C.I.A. gave to the White House said demonstrations had preceded the attack. By the time analysts reversed their opinion, Susan E. Rice, now the national security adviser, had made a series of statements on Sunday talk shows describing the initial assessment. The controversy and other comments Ms. Rice made derailed Mr. Obama’s plan to appoint her as secretary of state.

The experience prompted Mr. Morell to write that the C.I.A. should stay out of the business of preparing talking points — especially on issues that are being seized upon for “political purposes.” He is critical of the State Department for not beefing up security in Libya for its diplomats, as the C.I.A., he said, did for its employees.

But he concludes that the assault in which the ambassador was killed took place “with little or no advance planning” and “was not well organized.” He says the attackers “did not appear to be looking for Americans to harm. They appeared intent on looting and conducting some vandalism,” setting fires that killed Mr. Stevens and a security official, Sean Smith.

Mr. Morell paints a picture of an agency that was struggling, largely unsuccessfully, to understand dynamics in the Middle East and North Africa when the Arab Spring broke out in late 2011 in Tunisia. The agency’s analysts failed to see the forces of revolution coming — and then failed again, he writes, when they told Mr. Obama that the uprisings would undercut Al Qaeda by showing there was a democratic pathway to change.

“There is no good explanation for our not being able to see the pressures growing to dangerous levels across the region,” he writes. The agency had again relied too heavily “on a handful of strong leaders in the countries of concern to help us understand what was going on in the Arab street,” he says, and those leaders themselves were clueless.

Moreover, an agency that has always overvalued secretly gathered intelligence and undervalued “open source” material “was not doing enough to mine the wealth of information available through social media,” he writes. “We thought and told policy makers that this outburst of popular revolt would damage Al Qaeda by undermining the group’s narrative,” he writes.

Instead, weak governments in Egypt, and the absence of governance from Libya to Yemen, were “a boon to Islamic extremists across both the Middle East and North Africa.”

Mr. Morell is gentle about most of the politicians he dealt with — he expresses admiration for both Mr. Bush and Mr. Obama, though he accuses former Vice President Dick Cheney of deliberately implying a connection between Al Qaeda and Iraq that the C.I.A. had concluded probably did not exist. But when it comes to the events leading up to the Bush administration’s decision to go to war in Iraq, he is critical of his own agency.

Mr. Morell concludes that the Bush White House did not have to twist intelligence on Saddam Hussein’s alleged effort to rekindle the country’s work on weapons of mass destruction.

“The view that hard-liners in the Bush administration forced the intelligence community into its position on W.M.D. is just flat wrong,” he writes. “No one pushed. The analysts were already there and they had been there for years, long before Bush came to office.”

WASHINGTON — During a training course on defending against knife attacks, a young Salt Lake City police officer asked a question: “How close can somebody get to me before I’m justified in using deadly force?”

Dennis Tueller, the instructor in that class more than three decades ago, decided to find out. In the fall of 1982, he performed a rudimentary series of tests and concluded that an armed attacker who bolted toward an officer could clear 21 feet in the time it took most officers to draw, aim and fire their weapon.

The next spring, Mr. Tueller published his findings in SWAT magazine and transformed police training in the United States. The “21-foot rule” became dogma. It has been taught in police academies around the country, accepted by courts and cited by officers to justify countless shootings, including recent episodes involving a homeless woodcarver in Seattle and a schizophrenic woman in San Francisco.

Now, amid the largest national debate over policing since the 1991 beating of Rodney King in Los Angeles, a small but vocal set of law enforcement officials are calling for a rethinking of the 21-foot rule and other axioms that have emphasized how to use force, not how to avoid it. Several big-city police departments are already re-examining when officers should chase people or draw their guns and when they should back away, wait or try to defuse the situation

Mr. Paczynski was one of the concentration camp’s longest surviving inmates and served as the personal barber to its Nazi commandant Rudolf Höss.