Tempat Jasa Konsultan ISO 9001 Berpengalaman di Pegunungan Bintang

Anda Mencari Tempat Jasa Konsultan ISO 9001 Berpengalaman di Pegunungan Bintang Kami Solusinya Hubungi : 0857 1027 2813 konsultaniso9001.net adalah Jasa Konsultan ISO 9001, Consultant ISO 14001, Konsultan ISO 22000, OHSAS 18001, Penyusunan Dokumen CSMS-K3LL, K3, ISO/TS 16949,Dll yang BERANI memberikan JAMINAN KELULUSAN & MONEYBACK GUARANTEE ( Tanpa Terkecuali ) yang tertuang dalam kontrak kerja. Sebagai Konsultan ISO dan HSE TERBAIK dan BERPENGALAMAN kami siap membantu perusahaan bapak dan ibu dalam membangun sistem manajemen ISO dan HSE dengan pendekatan yang sistematis tanpa ribet dengan tujuan bagaimana sistem ISO tersebut bisa bermanfaat bagi perkembangan perusahaan serta menjadi pondasi yang kuat untuk kemajuan perusahaan.

Tempat Jasa Konsultan ISO 9001 Berpengalaman di Pegunungan Bintang

Jasa Training OHSAS 18001 Terbaik dan Berpengalaman di Tanjungbalai

Jasa Training OHSAS 18001 Terbaik dan Berpengalaman di Tanjungbalai | Hubungi : 0857 1027 2813 PT Bintang Solusi Utama adalah Jasa Konsultan ISO 9001, Consultant ISO 14001, Konsultan ISO 22000, OHSAS 18001, Penyusunan Dokumen CSMS-K3LL, K3, ISO/TS 16949,Dll yang BERANI memberikan JAMINAN KELULUSAN & MONEYBACK GUARANTEE ( Tanpa Terkecuali ) yang tertuang dalam kontrak kerja. Sebagai Konsultan ISO dan HSE TERBAIK dan BERPENGALAMAN kami siap membantu perusahaan bapak dan ibu dalam membangun sistem manajemen ISO dan HSE dengan pendekatan yang sistematis tanpa ribet dengan tujuan bagaimana sistem ISO tersebut bisa bermanfaat bagi perkembangan perusahaan serta menjadi pondasi yang kuat untuk kemajuan perusahaan. Jasa Training OHSAS 18001 Terbaik dan Berpengalaman di Tanjungbalai

Tempat Jasa Konsultan ISO 9001 Berpengalaman di Paniai

Anda Mencari Tempat Jasa Konsultan ISO 9001 Berpengalaman di Paniai Kami Solusinya Hubungi : 0857 1027 2813 konsultaniso9001.net adalah Jasa Konsultan ISO 9001, Consultant ISO 14001, Konsultan ISO 22000, OHSAS 18001, Penyusunan Dokumen CSMS-K3LL, K3, ISO/TS 16949,Dll yang BERANI memberikan JAMINAN KELULUSAN & MONEYBACK GUARANTEE ( Tanpa Terkecuali ) yang tertuang dalam kontrak kerja. Sebagai Konsultan ISO dan HSE TERBAIK dan BERPENGALAMAN kami siap membantu perusahaan bapak dan ibu dalam membangun sistem manajemen ISO dan HSE dengan pendekatan yang sistematis tanpa ribet dengan tujuan bagaimana sistem ISO tersebut bisa bermanfaat bagi perkembangan perusahaan serta menjadi pondasi yang kuat untuk kemajuan perusahaan.

Tempat Jasa Konsultan ISO 9001 Berpengalaman di Paniai

Jasa Pelatihan ISO 9001 di Solok Selatan

Jasa Pelatihan ISO 9001 di Solok Selatan | Hubungi : 0857 1027 2813 PT Bintang Solusi Utama adalah Jasa Konsultan ISO 9001, Consultant ISO 14001, Konsultan ISO 22000, OHSAS 18001, Penyusunan Dokumen CSMS-K3LL, K3, ISO/TS 16949,Dll yang BERANI memberikan JAMINAN KELULUSAN & MONEYBACK GUARANTEE ( Tanpa Terkecuali ) yang tertuang dalam kontrak kerja. Sebagai Konsultan ISO dan HSE TERBAIK dan BERPENGALAMAN kami siap membantu perusahaan bapak dan ibu dalam membangun sistem manajemen ISO dan HSE dengan pendekatan yang sistematis tanpa ribet dengan tujuan bagaimana sistem ISO tersebut bisa bermanfaat bagi perkembangan perusahaan serta menjadi pondasi yang kuat untuk kemajuan perusahaan. Jasa Pelatihan ISO 9001 di Solok Selatan

Tempat Jasa Konsultan ISO 9001 Berpengalaman di Nduga

Anda Mencari Tempat Jasa Konsultan ISO 9001 Berpengalaman di Nduga Kami Solusinya Hubungi : 0857 1027 2813 konsultaniso9001.net adalah Jasa Konsultan ISO 9001, Consultant ISO 14001, Konsultan ISO 22000, OHSAS 18001, Penyusunan Dokumen CSMS-K3LL, K3, ISO/TS 16949,Dll yang BERANI memberikan JAMINAN KELULUSAN & MONEYBACK GUARANTEE ( Tanpa Terkecuali ) yang tertuang dalam kontrak kerja. Sebagai Konsultan ISO dan HSE TERBAIK dan BERPENGALAMAN kami siap membantu perusahaan bapak dan ibu dalam membangun sistem manajemen ISO dan HSE dengan pendekatan yang sistematis tanpa ribet dengan tujuan bagaimana sistem ISO tersebut bisa bermanfaat bagi perkembangan perusahaan serta menjadi pondasi yang kuat untuk kemajuan perusahaan.

Tempat Jasa Konsultan ISO 9001 Berpengalaman di Nduga

Jasa Training OHSAS 18001 Terbaik dan Berpengalaman di Cilegon

Jasa Training OHSAS 18001 Terbaik dan Berpengalaman di Cilegon | Hubungi : 0857 1027 2813 PT Bintang Solusi Utama adalah Jasa Konsultan ISO 9001, Consultant ISO 14001, Konsultan ISO 22000, OHSAS 18001, Penyusunan Dokumen CSMS-K3LL, K3, ISO/TS 16949,Dll yang BERANI memberikan JAMINAN KELULUSAN & MONEYBACK GUARANTEE ( Tanpa Terkecuali ) yang tertuang dalam kontrak kerja. Sebagai Konsultan ISO dan HSE TERBAIK dan BERPENGALAMAN kami siap membantu perusahaan bapak dan ibu dalam membangun sistem manajemen ISO dan HSE dengan pendekatan yang sistematis tanpa ribet dengan tujuan bagaimana sistem ISO tersebut bisa bermanfaat bagi perkembangan perusahaan serta menjadi pondasi yang kuat untuk kemajuan perusahaan. Jasa Training OHSAS 18001 Terbaik dan Berpengalaman di Cilegon

Tempat Jasa Konsultan ISO 9001 Berpengalaman di Nabire

Anda Mencari Tempat Jasa Konsultan ISO 9001 Berpengalaman di Nabire Kami Solusinya Hubungi : 0857 1027 2813 konsultaniso9001.net adalah Jasa Konsultan ISO 9001, Consultant ISO 14001, Konsultan ISO 22000, OHSAS 18001, Penyusunan Dokumen CSMS-K3LL, K3, ISO/TS 16949,Dll yang BERANI memberikan JAMINAN KELULUSAN & MONEYBACK GUARANTEE ( Tanpa Terkecuali ) yang tertuang dalam kontrak kerja. Sebagai Konsultan ISO dan HSE TERBAIK dan BERPENGALAMAN kami siap membantu perusahaan bapak dan ibu dalam membangun sistem manajemen ISO dan HSE dengan pendekatan yang sistematis tanpa ribet dengan tujuan bagaimana sistem ISO tersebut bisa bermanfaat bagi perkembangan perusahaan serta menjadi pondasi yang kuat untuk kemajuan perusahaan.

Tempat Jasa Konsultan ISO 9001 Berpengalaman di Nabire

Jasa Consultant ISO 14001 di Pagar Alam

Jasa Consultant ISO 14001 di Pagar Alam | Hubungi : 0857 1027 2813 PT Bintang Solusi Utama adalah Jasa Konsultan ISO 9001, Consultant ISO 14001, Konsultan ISO 22000, OHSAS 18001, Penyusunan Dokumen CSMS-K3LL, K3, ISO/TS 16949,Dll yang BERANI memberikan JAMINAN KELULUSAN & MONEYBACK GUARANTEE ( Tanpa Terkecuali ) yang tertuang dalam kontrak kerja. Sebagai Konsultan ISO dan HSE TERBAIK dan BERPENGALAMAN kami siap membantu perusahaan bapak dan ibu dalam membangun sistem manajemen ISO dan HSE dengan pendekatan yang sistematis tanpa ribet dengan tujuan bagaimana sistem ISO tersebut bisa bermanfaat bagi perkembangan perusahaan serta menjadi pondasi yang kuat untuk kemajuan perusahaan. Jasa Consultant ISO 14001 di Pagar Alam

Tempat Jasa Konsultan ISO 9001 Berpengalaman di Mimika

Anda Mencari Tempat Jasa Konsultan ISO 9001 Berpengalaman di Mimika Kami Solusinya Hubungi : 0857 1027 2813 konsultaniso9001.net adalah Jasa Konsultan ISO 9001, Consultant ISO 14001, Konsultan ISO 22000, OHSAS 18001, Penyusunan Dokumen CSMS-K3LL, K3, ISO/TS 16949,Dll yang BERANI memberikan JAMINAN KELULUSAN & MONEYBACK GUARANTEE ( Tanpa Terkecuali ) yang tertuang dalam kontrak kerja. Sebagai Konsultan ISO dan HSE TERBAIK dan BERPENGALAMAN kami siap membantu perusahaan bapak dan ibu dalam membangun sistem manajemen ISO dan HSE dengan pendekatan yang sistematis tanpa ribet dengan tujuan bagaimana sistem ISO tersebut bisa bermanfaat bagi perkembangan perusahaan serta menjadi pondasi yang kuat untuk kemajuan perusahaan.

Tempat Jasa Konsultan ISO 9001 Berpengalaman di Mimika

Konsultan ISO 22000 Terbaik dan Berpengalaman di Sibolga

Konsultan ISO 22000 Terbaik dan Berpengalaman di Sibolga | Hubungi : 0857 1027 2813 PT Bintang Solusi Utama adalah Jasa Konsultan ISO 9001, Consultant ISO 14001, Konsultan ISO 22000, OHSAS 18001, Penyusunan Dokumen CSMS-K3LL, K3, ISO/TS 16949,Dll yang BERANI memberikan JAMINAN KELULUSAN & MONEYBACK GUARANTEE ( Tanpa Terkecuali ) yang tertuang dalam kontrak kerja. Sebagai Konsultan ISO dan HSE TERBAIK dan BERPENGALAMAN kami siap membantu perusahaan bapak dan ibu dalam membangun sistem manajemen ISO dan HSE dengan pendekatan yang sistematis tanpa ribet dengan tujuan bagaimana sistem ISO tersebut bisa bermanfaat bagi perkembangan perusahaan serta menjadi pondasi yang kuat untuk kemajuan perusahaan. Konsultan ISO 22000 Terbaik dan Berpengalaman di Sibolga

Tempat Jasa Konsultan ISO 9001 Berpengalaman di Merauke

Anda Mencari Tempat Jasa Konsultan ISO 9001 Berpengalaman di Merauke Kami Solusinya Hubungi : 0857 1027 2813 konsultaniso9001.net adalah Jasa Konsultan ISO 9001, Consultant ISO 14001, Konsultan ISO 22000, OHSAS 18001, Penyusunan Dokumen CSMS-K3LL, K3, ISO/TS 16949,Dll yang BERANI memberikan JAMINAN KELULUSAN & MONEYBACK GUARANTEE ( Tanpa Terkecuali ) yang tertuang dalam kontrak kerja. Sebagai Konsultan ISO dan HSE TERBAIK dan BERPENGALAMAN kami siap membantu perusahaan bapak dan ibu dalam membangun sistem manajemen ISO dan HSE dengan pendekatan yang sistematis tanpa ribet dengan tujuan bagaimana sistem ISO tersebut bisa bermanfaat bagi perkembangan perusahaan serta menjadi pondasi yang kuat untuk kemajuan perusahaan.

Tempat Jasa Konsultan ISO 9001 Berpengalaman di Merauke

Konsultan 5s Terbaik dan Berpengalaman di Pagar Alam

Konsultan 5s Terbaik dan Berpengalaman di Pagar Alam | Hubungi : 0857 1027 2813 PT Bintang Solusi Utama adalah Jasa Konsultan ISO 9001, Consultant ISO 14001, Konsultan ISO 22000, OHSAS 18001, Penyusunan Dokumen CSMS-K3LL, K3, ISO/TS 16949,Dll yang BERANI memberikan JAMINAN KELULUSAN & MONEYBACK GUARANTEE ( Tanpa Terkecuali ) yang tertuang dalam kontrak kerja. Sebagai Konsultan ISO dan HSE TERBAIK dan BERPENGALAMAN kami siap membantu perusahaan bapak dan ibu dalam membangun sistem manajemen ISO dan HSE dengan pendekatan yang sistematis tanpa ribet dengan tujuan bagaimana sistem ISO tersebut bisa bermanfaat bagi perkembangan perusahaan serta menjadi pondasi yang kuat untuk kemajuan perusahaan. Konsultan 5s Terbaik dan Berpengalaman di Pagar Alam

Tempat Jasa Konsultan ISO 9001 Berpengalaman di Mappi

Anda Mencari Tempat Jasa Konsultan ISO 9001 Berpengalaman di Mappi Kami Solusinya Hubungi : 0857 1027 2813 konsultaniso9001.net adalah Jasa Konsultan ISO 9001, Consultant ISO 14001, Konsultan ISO 22000, OHSAS 18001, Penyusunan Dokumen CSMS-K3LL, K3, ISO/TS 16949,Dll yang BERANI memberikan JAMINAN KELULUSAN & MONEYBACK GUARANTEE ( Tanpa Terkecuali ) yang tertuang dalam kontrak kerja. Sebagai Konsultan ISO dan HSE TERBAIK dan BERPENGALAMAN kami siap membantu perusahaan bapak dan ibu dalam membangun sistem manajemen ISO dan HSE dengan pendekatan yang sistematis tanpa ribet dengan tujuan bagaimana sistem ISO tersebut bisa bermanfaat bagi perkembangan perusahaan serta menjadi pondasi yang kuat untuk kemajuan perusahaan.

Tempat Jasa Konsultan ISO 9001 Berpengalaman di Mappi

Jasa Training ISO 9001 di Indragiri Hilir

Jasa Training ISO 9001 di Indragiri Hilir | Hubungi : 0857 1027 2813 PT Bintang Solusi Utama adalah Jasa Konsultan ISO 9001, Consultant ISO 14001, Konsultan ISO 22000, OHSAS 18001, Penyusunan Dokumen CSMS-K3LL, K3, ISO/TS 16949,Dll yang BERANI memberikan JAMINAN KELULUSAN & MONEYBACK GUARANTEE ( Tanpa Terkecuali ) yang tertuang dalam kontrak kerja. Sebagai Konsultan ISO dan HSE TERBAIK dan BERPENGALAMAN kami siap membantu perusahaan bapak dan ibu dalam membangun sistem manajemen ISO dan HSE dengan pendekatan yang sistematis tanpa ribet dengan tujuan bagaimana sistem ISO tersebut bisa bermanfaat bagi perkembangan perusahaan serta menjadi pondasi yang kuat untuk kemajuan perusahaan. Jasa Training ISO 9001 di Indragiri Hilir

Tempat Jasa Konsultan ISO 9001 Berpengalaman di Mamberamo Tengah

Anda Mencari Tempat Jasa Konsultan ISO 9001 Berpengalaman di Mamberamo Tengah Kami Solusinya Hubungi : 0857 1027 2813 konsultaniso9001.net adalah Jasa Konsultan ISO 9001, Consultant ISO 14001, Konsultan ISO 22000, OHSAS 18001, Penyusunan Dokumen CSMS-K3LL, K3, ISO/TS 16949,Dll yang BERANI memberikan JAMINAN KELULUSAN & MONEYBACK GUARANTEE ( Tanpa Terkecuali ) yang tertuang dalam kontrak kerja. Sebagai Konsultan ISO dan HSE TERBAIK dan BERPENGALAMAN kami siap membantu perusahaan bapak dan ibu dalam membangun sistem manajemen ISO dan HSE dengan pendekatan yang sistematis tanpa ribet dengan tujuan bagaimana sistem ISO tersebut bisa bermanfaat bagi perkembangan perusahaan serta menjadi pondasi yang kuat untuk kemajuan perusahaan.

Tempat Jasa Konsultan ISO 9001 Berpengalaman di Mamberamo Tengah

Konsultan 5s Terbaik dan Berpengalaman di Pagar Alam

Konsultan 5s Terbaik dan Berpengalaman di Pagar Alam | Hubungi : 0857 1027 2813 PT Bintang Solusi Utama adalah Jasa Konsultan ISO 9001, Consultant ISO 14001, Konsultan ISO 22000, OHSAS 18001, Penyusunan Dokumen CSMS-K3LL, K3, ISO/TS 16949,Dll yang BERANI memberikan JAMINAN KELULUSAN & MONEYBACK GUARANTEE ( Tanpa Terkecuali ) yang tertuang dalam kontrak kerja. Sebagai Konsultan ISO dan HSE TERBAIK dan BERPENGALAMAN kami siap membantu perusahaan bapak dan ibu dalam membangun sistem manajemen ISO dan HSE dengan pendekatan yang sistematis tanpa ribet dengan tujuan bagaimana sistem ISO tersebut bisa bermanfaat bagi perkembangan perusahaan serta menjadi pondasi yang kuat untuk kemajuan perusahaan. Konsultan 5s Terbaik dan Berpengalaman di Pagar Alam

Tempat Jasa Konsultan ISO 9001 Berpengalaman di Mamberamo Raya

Anda Mencari Tempat Jasa Konsultan ISO 9001 Berpengalaman di Mamberamo Raya Kami Solusinya Hubungi : 0857 1027 2813 konsultaniso9001.net adalah Jasa Konsultan ISO 9001, Consultant ISO 14001, Konsultan ISO 22000, OHSAS 18001, Penyusunan Dokumen CSMS-K3LL, K3, ISO/TS 16949,Dll yang BERANI memberikan JAMINAN KELULUSAN & MONEYBACK GUARANTEE ( Tanpa Terkecuali ) yang tertuang dalam kontrak kerja. Sebagai Konsultan ISO dan HSE TERBAIK dan BERPENGALAMAN kami siap membantu perusahaan bapak dan ibu dalam membangun sistem manajemen ISO dan HSE dengan pendekatan yang sistematis tanpa ribet dengan tujuan bagaimana sistem ISO tersebut bisa bermanfaat bagi perkembangan perusahaan serta menjadi pondasi yang kuat untuk kemajuan perusahaan.

Tempat Jasa Konsultan ISO 9001 Berpengalaman di Mamberamo Raya

Training ISO 9001 Terbaik dan Berpengalaman di Jogja

Training ISO 9001 Terbaik dan Berpengalaman di Jogja | Hubungi : 0857 1027 2813 PT Bintang Solusi Utama adalah Jasa Konsultan ISO 9001, Consultant ISO 14001, Konsultan ISO 22000, OHSAS 18001, Penyusunan Dokumen CSMS-K3LL, K3, ISO/TS 16949,Dll yang BERANI memberikan JAMINAN KELULUSAN & MONEYBACK GUARANTEE ( Tanpa Terkecuali ) yang tertuang dalam kontrak kerja. Sebagai Konsultan ISO dan HSE TERBAIK dan BERPENGALAMAN kami siap membantu perusahaan bapak dan ibu dalam membangun sistem manajemen ISO dan HSE dengan pendekatan yang sistematis tanpa ribet dengan tujuan bagaimana sistem ISO tersebut bisa bermanfaat bagi perkembangan perusahaan serta menjadi pondasi yang kuat untuk kemajuan perusahaan. Training ISO 9001 Terbaik dan Berpengalaman di Jogja

    saco-indonesia.com,     Datanglah sayang, dan biarkan ku berbaring     Di p

    saco-indonesia.com,

    Datanglah sayang, dan biarkan ku berbaring
    Di pelukanmu, walaupun ‘tuk sejenak…
    Usaplah dahiku dan ‘kan kukatakan semua

    Reff:
    Bila ku lelah tetaplah di sini
    Jangan tinggalkan aku sendiri
    Bila ku marah biarkanku bersandar
    Jangan kau pergi untuk menghindar

    Rasakan resahku dan buat aku tersenyum
    Dengan canda tawamu, walaupun ‘tuk sekejap…
    Kar’na hanya engkaulah yang sanggup redakan aku


    Reff:
    Kar’na engkaulah satu-satunya untukku
    Dan pastikan kita selalu bersama
    Kar’na dirimulah yang sanggup mengerti aku
    Dalam susah ataupun senang…


    Editor : Dian Sukmawati

    PT. Arminareka Perdana adalah Perusahaan Biro Penyelenggara Perjalanan Umroh dan Haji Plus yang berdiri seja

   
PT. Arminareka Perdana adalah Perusahaan Biro Penyelenggara Perjalanan Umroh dan Haji Plus yang berdiri sejak 9 Februari 1990 dengan Divisi Marketing yaitu PT. Armina Utama Sukses

No. Surat Izin Usaha Biro Perjalanan Umum : Kep.21/BPU/II/90
NPWP : 01.342.510.3-432.000
No.Izin Domisili : 300/75/KI IB/XI/2007
No.Izin Umrah D / 142 Tahun 2009
No.Izin Haji D / 80 Tahun 2009

Struktur Organisasi PT. Armina Utama Sukses

I. DIREKSI

Direktur Utama        :  Ir. Hj. Darnelly Guril, Msc.

Direktur Marketing    :  H. Subaebasni, SE.

Sekretaris Direksi       :  P. Widhiastuti, SP

Komisaris                  : H. Heru Syam

Presenter                : Dhani Kusuma

Lili Sukarli

Rita Andayani

Maulina Pabelu

Muchlis Raya

IT                           : Muhammad Sultomi

Staff IT                    : Irwan Syahputra, S.Kom

Bagian Umrah & Haji   : Hj. Wiwi Sobarsari

Administrasi               : Siska Nurfianti

Keuangan                  : Hj. Ismeini Lestari

Keuangan                  : Fitri Nurul Aini

Data Enrty                 : Khumaedi Priyo Leksono

Kasir                          : Diana Manifestari

Logistik                      : Budi Mulyanto

OB                            : Andi Dirgantara

 

II. TIM PEMBIMBING IBADAH

1.Drs. K.H. Nuruddin Munawar

2. K.H. Ikin Ahmad Sodikin

3. K.H. Dave Ariant Yusuf

4. Drs. H.M. Arif Sholahuddin

5. Ust. H. Abdullah Amsyir

 

III. TIM PELAKSANA DI SAUDI ARABIA

1. Reservasi hotel, bus, catering di Mekkah dan Jeddah : Khalid Nasir

2. Reservasi hotel, bus, catering di Madinah : Wisnu

3. Handling airport Jeddah : Wadut dan Khalid Nasir

 

IV. TIM MUTHAWIF DI SAUDI ARABIA

1. H. Marzuan

2. H. Safari

3. H. Tohir

4. H. Dofir

5. H. Badrun

6. Wadut


Sumber : http://www.arminatravel.com

Baca Artikel Lainnya : THAYIBA TORA TRAVEL

 

Tak semua orang yang telah melakukan diet akan mendapatkan hasil yang mereka idam-idamkan. Ini bukan berarti dietnya yang salah, tetapi bisa juga orang tersebut melakukan kesalahan sehingga dietnya tak berhasil.

Tak semua orang yang telah melakukan diet akan mendapatkan hasil yang mereka idam-idamkan. Ini bukan berarti dietnya yang salah, tetapi bisa juga orang tersebut melakukan kesalahan sehingga dietnya tak berhasil.

Kesalahan diet yang tanpa sadar dilakukan oleh banyak orang biasanya telah membuat diet mereka gagal. Berikut adalah empat kesalahan diet terbesar yang dilakukan wanita :

1. Hanya menghitung kalori
Ketika menurunkan berat badan, banyak orang terjebak oleh pilihan antara kualitas dan kuantitas. Mereka lebih fokus pada menghitung kalori daripada keseluruhan diet yang mereka lakukan. Padahal cara semacam itu tak selalu berhasil. Daripada menghitung kalori, akan lebih baik untuk dapat memilih makanan yang menyehatkan seperti sayur dan buah dan memasukkannya dalam diet. Jus sayuran di pagi hari adalah cara yang baik untuk mendapatkan banyak nutrisi sekaligus menurunkan berat badan.

2. Tidak konsisten
Aktivitas yang padat dan kesibukan seringkali telah membuat jadwal berantakan. Tak hanya jadwal sehari-hari, tetapi juga jadwal diet. Hal ini yang dapat membuat diet menjadi gagal karena usaha yang tidak konsisten. Beberapa orang biasanya melakukan diet ketat beberapa hari, namun pada hari-hari selanjutnya mereka makan sembarangan. Meski aktivitas padat, usahakan tetap konsisten melakukan diet dan mengikuti aturan diet yang sedang dilakukan.

3. Kurang minum air
Ketika berdiet kebanyakan orang hanya fokus pada makanan yang mereka konsumsi. Namun mereka mengabaikan jumlah air yang harus dikonsumsi. Agar tubuh bisa bekerja dengan baik dan diet lancar, Anda juga harus mengonsumsi cukup air agar tubuh tidak dehidrasi. Terkadang banyak orang yang menyalahartikan rasa haus dengan lapar, sehingga mereka malah mengonsumsi banyak makanan dan kurang minum air. Minum banyak air juga penting untuk kesehatan tubuh. Kurang air bisa menyebabkan masalah seperti lesu, sakit kepala, atau pusing.

4. Makan secara emosional
Jangan salah, emosi juga bisa mempengaruhi pola makan Anda. Orang yang makan secara emosional biasanya mengonsumsi lebih banyak makanan yang gak sehat. Makan secara emosional biasanya juga disebabkan oleh jadwal yang padat. Untuk dapat menghindari ini, sebaiknya siapkan makanan ringan yang sehat agar ketika Anda tak punya waktu, Anda bisa mengonsumsi makanan yang tetap sehat.

Itulah beberapa kesalahan besar yang dilakukan oleh wanita ketika berdiet. Biasanya, mereka tak sadar melakukan kesalahan tersebut, dan pada akhirnya diet mereka tak membuahkan hasil yang diinginkan. Jika Anda sedang berdiet, sebaiknya hindari kesalahan-kesalahan di atas.

saco-indonesia.com, Sulley Muntari telah menyebut pelatih Diego Simeone sebagai sosok yang sangat cerdas dan akan bisa membawa t

saco-indonesia.com, Sulley Muntari telah menyebut pelatih Diego Simeone sebagai sosok yang sangat cerdas dan akan bisa membawa timnya menuju arah yang lebih baik di musim ini. Hal tersebut telah diungkapkan oleh pemain AC Milan itu dalam menanggapi hasil drawing babak 16 besar Liga champions yang telah mempertemukan Il Rossoneri dengan Atletico Madrid.

"Atletico Madrid adalah tim yang amat sulit untuk dapat dihadapi. Di beberapa tahun terakhir, mereka telah melakukan tugasnya dengan baik. Pelatih mereka telah memiliki banyak ide hebat dan tim benar-benar telah merefleksikan apa yang dipikirkan oleh Simeone. Ia adalah pelatih yang cerdas dan mampu untuk mempengaruhi mental para pemainnya," tutur Muntari menurut laporan situs resmi Milan.

"Mereka sejauh ini tampil cukup baik di Spanyol dan Eropa. Ini akan sulit namun pada bulan Februari mendatang kami juga akan melakukan persiapan sebaik mungkin untuk kedua laga tersebut," tutupnya.

Muntari dalam satu wawancara sebelum drawing pernah menyebut Atleti sebagai tim terlemah yang bisa mereka hadapi, oleh karena itu ia juga berharap Milan bertemu dengan tim yang diperkuat oleh David Villa dan Diego Costa tersebut.


Editor : Dian Sukmawati

Mitos memang sudah melekat sejak lama di bumi Nusantara, salah satunya di Jawa. Mitos yang didefinisikan sebagai cerita prosa rakyat yang telah menceritakan kisah-kisah lama berisi penafsiran tentang alam semesta dan keberadaan makhluk di dalamnya.

Mitos memang sudah melekat sejak lama di bumi Nusantara, salah satunya di Jawa. Mitos yang didefinisikan sebagai cerita prosa rakyat yang telah menceritakan kisah-kisah lama berisi penafsiran tentang alam semesta dan keberadaan makhluk di dalamnya.

Bagi sebagian masyarakat, terutama para penuturnya, Mitos ini dianggap benar-benar terjadi. Misalnya mitos keangkeran dua kabupaten, yakni Kediri dan Bojonegoro di Jawa Timur yang telah menjadi pantangan presiden RI untuk dikunjungi.

Konon, mitos yang berkembang di tengah masyarakat setempat, bila presiden RI berkunjung ke dua daerah itu bakal lengser. Entah karena kebetulan atau tidak, tapi beberapa presiden yang telah berkunjung ke Kediri--sebelum Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)--selalu lengser.

Presiden Soekarno, BJ Habibie dan Abdurrahman Wahid (Gus Dur), lengser setelah tak lama berkunjung ke kota tahu itu. Bahkan sepanjang pemerintahannya selama 32 tahun, Soeharto tidak pernah menginjakkan kaki ke Kediri.

Dalam riwayat Babat Kadhiri, konon telah terdapat kutukan pada kerajaan Kediri tatkala terlibat dalam peperangan dengan musuh. Bunyinya, "Jika pasukan Kediri menyerang musuh di daerah lawan lebih dulu akan selalu memenangkan pertempuran, akan tetapi sebaliknya jika musuh langsung menyerang ke pusat kerajaan Kediri lebih dulu maka musuh itu akan selalu berhasil memperoleh kemenangan yang gemilang."

Barangkali karena kutukan itulah konon para presiden RI selalu menghindari untuk singgah ke kota Kediri dalam setiap perjalanan di wilayah Jawa Timur. Ada yang menafsirkan, tatkala presiden berani singgah ke Kediri, maka posisi mereka bakal mudah diserang oleh musuh atau lawan politiknya.

Namun kisah tutur masyarakat setempat telah mengaitkan kutukan itu dengan tempat, misalnya Simpang Lima Gumul di Kediri, yang dipercaya sebagai pusat Kerajaan Kediri. Sementara kisah lain mengaitkan mitos dengan kutukan Sungai Brantas yang telah menjadi tapal batas Kerajaan Kediri, yakni bila ada raja, kini disebut presiden, masuk ke Kediri melewati Sungai Berantas maka akan lengser.

Boleh percaya boleh tidak, tapi Presiden SBY juga pernah mendengar cerita itu, dan untuk menghormatinya memilih melewati jalan melingkat lewat Blitar sebelum ke Kediri menemui korban letusan Gunung Kelud.

"Kemarin saya mau ke Kediri, sms masuk luar biasa, Pak SBY jangan ke kediri nanti anda jatuh," kata Presiden SBY saat membuka Musyawarah Nasional FKPPI, di Caringin Bogor, 29 Oktober 2007.

Kabupaten yang telah memiliki mitos mirip adalah Bojonegoro. Konon, dari enam presiden di Indonesia, hanya Soekarno yang pernah menginjakkan kaki di daerah yang lekat dengan legenda Angling Dharma itu.

"Tidak ada satu presiden yang menginjakkan kakinya di sini. Tidak tahu kenapa," kata Gus Mul, salah seorang tokoh masyarakat di Bojonegoro saat berbincang Senin lalu.

Namun, dari cerita yang dia tahu, ada mitos yang beredar di kalangan masyarakat bahwa jika presiden mampir di Bojonegoro, dia akan turun dari tahta. Sebagai seorang tokoh pemuka agama, Gus Mul telah mengenyampingkan mitos tersebut. "Itu hanya mitos. Kalau mau datang ya datang saja," ujar Gus Mul.

Memang belum banyak fakta mitos ini terjadi di Bojonegoro. Namun agaknya kisah tutur masyarakat setempat memang ada, misalnya orang-orang tua dulu yang menyebut pantang dalam peperangan lebih dulu menyeberangi bengawan sore (sekarang bengawan Solo). Barang siapa yang menyeberang lebih dulu pasti bakal kalah. Kisah ini telah terbukti dalam kisah peperangan hebat di bengawan Solo yang menewaskan Arya Penangsang alias Aryo Jipang, penguasa Kadipaten Jipang.

Arya Penangsang tewas bersama kudanya si Garak Rimang, setelah dikeroyok prajurit Sultan Pajang, Sultan Hadiwijaya alias Maskarebet atau Jaka Tingkir. Dalam cerita buku Babad Tanah Jawi yang disusun oleh W.L. Olthof di Leiden, Belanda pada 1941, untuk membunuh Arya Penangsang yang pemberang itu memang sulit karena kesaktiannya tiada tanding. Namun akhirnya Arya Penangsang mati dicacah pedang dan tombak setelah dia melanggar kutukan, yakni menyerang lebih dulu dengan menyeberang bengawan.

  Gunung Tangkuban Perahu adalah salah satu gunung berapi yang masih aktif hingga kini yang telah terletak di daerah Lem

 

Gunung Tangkuban Perahu adalah salah satu gunung berapi yang masih aktif hingga kini yang telah terletak di daerah Lembang, Jawa Barat, Indonesia. Gunung Tangkuban Perahu tingginya telah mencapai 2.084 meter (6.837 kaki) dan bentuk dari Gunung Tangkuban Perahu ini adalah stratovulcano dengan pusat erupsi yang telah berpindah dari timur menuju barat.

Gunung Tangkuban Perahu terakhir kali meletus pada tahun 2013 lalu. Jenis batuan yang di keluarkan Gunung Tangkuban Perahu melalui letusannya kebanyakan adalah lava dan sulfur. Mineral yang telah dikeluarkan oleh Gunung Tangkuban Perahu adalah berupa sulfur belerang. Di saat tidak aktif, mineral yang telah dikeluarkan oleh Gunung Tangkuban Perahu adalah berupa uap belerang.
Gunung Tangkuban Perahu

Gunung Tangkuban Perahu

Kawasan wisata Gunung Tangkuban Perahu dikelola oleh perum perhutanan. Tempat Wisata Gunung Tangkuban Perahu telah memiliki suhu rata-rata setiap harinya adalah 17 derajat C pada siang hari dan pada malam hari bisa mencapai suhu rata-rata 2 derajat C. Gunung Tangkuban Perahu juga memiliki kawasan perhutanan seperti hutan dipterokarp bukit, hutan dipterokarp atas, hutan montane, dan yang terakhir ialah hutan ericaceous atau lebih dikenal dengan sebutan hutan gunung.

Gunung Tangkuban Perahu juga sering dikaitkan dengan lagenda Sangkuriang, pasti anda juga sudah tau ceritanya bukan. Bagi yang masih belum tau ceritanya akan saya coba ceritakan ulang lagenda Sangkuriang, secara singkatnya sih ceritanya “Sangkuriang mencintai ibunya sendiri yaitu Dayang Sumbi. Dayang sumbi pun telah mendapatkan cara untuk menggagalkan niat Sangkuriang yang mau menikahinya yaitu dengan mengajukan persyaratan sangkuriang harus membuat perahu dalam waktu semalam. Ketika usaha Sangkuriang untuk membuat perahu dalam semalam gagal, Sangkuriang pun marah dan ia menendang perahu yang dia buat tadi hingga terbalik. Perahu inilah yang kemudian menjadi Gunung Tangkuban Perahu.”
Taman Wisata Alam Gunung Tangkuban Perahu

Taman Wisata Alam Gunung Tangkuban Perahu

Gunung Tangkuban Perahu juga merupakan salah satu gunung berapi yang masih aktif yang statusnya diawasi terus oleh Direktorat Vulkanologi Indonesia. Beberapa kawah di kawasan wisata Gunung Tangkuban Perahu masih telah menunjukkan bahwa gunung ini masih aktif dengan tanda-tanda keaktifannya yaitu munculnya gas belerang dan sumber-sumber air panas di kaki gunungnya seperti halnya di Kasawan Ciater, Subang.

Tapi jangan salah, walaupun Gunung Tangkuban Perahu merupakan gunung berapi yang masih aktif bukan berarti tidak ada orang yang mau berwisata ke gunung ini. Justru tempat wisata Gunung Tangkuban Perahu sangat ramai dikunjungi oleh wisatawan lokal maupun asing. Obyek wisata yang bisa anda kunjungi saat berada di kawasan wisata Gunung Tangkuban Perahu seperti Kawah Ratu, Kawah Upas, Kawah Domas dan Kawah Jurig.
Kawah Ratu Tangkuban Perahu

Kawah Ratu Tangkuban Perahu

Apa yang menarik dari Gunung Tangkuban Perahu ini? Gunung Tangkuban Perahu juga merupakan salah satu tempat wisata alam yang juga telah memacu adrenalin. Keindahan alam yang sangat jarang anda temukan akan anda temukan di sini. Di kawasan wisata Gunung Tangkuban Perahu anda juga dapat merasakan keindahan alam yang masih terjaga kealamiannya hingga saat ini. Berjalan menjelajahi hutan di daerah Gunung Tangkuban Perahu dan merasakan dahsyatnya suasana di dekat gunung berapi.

Gunung Tangkuban Perahu juga merupakan tempat wisata alam yang sangat cocok untuk anda berlibur bersama keluarga maupun sahabat anda sambil berfoto di kawasan gunung berapi. Hal ini juga merupakan kejadian langka dan dapat anda jadikan kenang-kenangan seumur hidup. Jika anda ingin berkunjung ke Gunung Tangkuban Perahu jangan takut, karena nanti akan ada pemandu yang siap memandu anda.

Untuk sampai ke obyek wisata Gunung Tangkuban Perahu, anda bisa berangkat dari kota Bandung menuju arah utara (arah Subang). Kurang lebih berjarak 20 km dari pusat kota Bandung. Banyak angkutan umum yang siap mengantar anda menuju wisata alam Gunung Tangkuban Perahu ini.

Do'a Ihram Do'a Keluar Rumah Do'a Ketika Sampai di Mina Do'a Ketika Melihat Ka'bah Do'a Keti

  1. Do'a Ihram
  2. Do'a Keluar Rumah
  3. Do'a Ketika Sampai di Mina
  4. Do'a Ketika Melihat Ka'bah
  5. Do'a Ketika Sampai di Muzdalifah
  6. Do'a Ketika Tiba Di tujuan
  7. Do'a Masuk Arafah
  8. Do'a Masuk Masjidil Haram
  9. Do'a Masuk Masjid Nabawi
  10. Do'a Melontar Jumrah
  11. Do'a Memasuki Kota Madinah
  12. Do'a Memasuki Kota Mekkah
  13. Do'a Menggunting Rambut
  14. Do'a Sa'i
  15. Do'a Sampai di Tanah Air
  16. Do'a Selesai Melaksanakan Haji/Umrah
  17. Do'a Sewaktu Kendaraan Bergerak
  18. Do'a Thawaf
  19. Do'a Waktu Diatas Kendaraan
  20. Do'a Wukuf
  21. Niat Ibadah Haji & Umrah
  22. Talbiyah

Berikut teks dan arti doa doa di atas, dalam susunan yang tidak berurutan.

 

 

 

 

 
 

saco-indonesia.com, Salah satu masalah dalam berkebun atau bertanam dalam pot adalah ketika sering menyiram maka nutrisi tanah a

saco-indonesia.com, Salah satu masalah dalam berkebun atau bertanam dalam pot adalah ketika sering menyiram maka nutrisi tanah atau media tanam yang terbatas akan berkurang. Nutrisi itu pun juga perlu digantikan secara rutin.

Universitas Illinois juga menyarankan untuk dapat membuat program pemupukan berkala agar tanaman tumbuh dengan baik dan menarik sepanjang masa.

Ada beberapa cara untuk dapat menyuplai gizi ke dalam tanah. Salah satu cara adalah dengan menggunakan pupuk yang tipe melepas nutrisi perlahan. Produk ini biasanya telah terdiri dari pupuk larut dalam air yang telah dilapisi resin semi tembus air.

Ketika mereka bersentuhan dengan air, sejumlah nutrisi dilepas ke tanah untuk dapat digunakan tanaman. Sehingga setiap kali anda menyiram, kontainer secara otomatis dipupuki.

Produk-produk ini biasanya telah dicampur dengan media tanam atau ditempatkan di atas permukaan tanah sesuai dengan kandungan gizi dan berdasar ukuran kontainer. Banyak produk yang digunakan untuk jangka tahunan bisa memasok nutrisi selama 3-4 tahun bergantung pada jumlah kelembaban dan suhu.

Cara lain utnuk dapat menyuburkan kontainer adalah dengan menggunakan pupuk cari. Campur produk tersebut dengan air berdasar instruksi dalam label dan berikan saat penyiraman normal.

Disarankan untuk dalam memberi pupuk ketika media tanam dalam wadah sedang lembab, jangan ketika sepenuhnya kering. Pemupukan saat lembab dapat menjaga potensi kerusakan terhadap tanaman.

Memberi pupuk, kira-kira sekali setiap dua pekan akan dapat membuat wadah atau pot cukup dengan nutrisi. Anda bisa juga mengubah frekuensi pemberian berdasar tampilan dan pertumbuhan tanaman. Anda juga bisa memberi pupuk bersamaan ketika menyiram, tapi gunakan setengah dari dosis larutan pupuk. Secara rutin siaram dengan air biasa untuk dapat membuat nutrisi mengalir dan menyebar.

Sekali lagi pilihan pupuk bergantung pada jenis tumbuhan yang anda tumbuhkan. Sumber nitrogen tinggi baik untuk tipe yang ditanam untuk dapat menumbuhkan dedaunan, sementara bunga dan sayur cocok dengan pupuk berkadar nitrogen rendah namun tinggi fosfor.


Editor : Dian Sukmawati

saco-indonesia.com, Menteri BUMN Dahlan Iskan mengaku terkejut mendengar informasi bahwa harga jengkol di sejumlah pasar menembus Rp 50.000 setiap kilogramnya.

JAKARTA, Saco-Indonesia.com - Menteri BUMN Dahlan Iskan mengaku terkejut mendengar informasi bahwa harga jengkol di sejumlah pasar menembus Rp 50.000 setiap kilogramnya.

"Waduh...kenapa mahal seperti itu. Padahal, jengkol itu makanan kesukaan istri saya. Kalau begitu kasihan dong istri saya," kata Dahlan, usai mengikuti Rapat Kerja dengan Komisi VI DPR-RI di Gedung MPR/DPR, Jakarta, Senin (3/6/2013).

Menurut Pria kelahiran Magetan, Jatim, dirinya tidak mempermasalahkan kenaikan harga jengkol hingga melebihi harga daging ayam. "Saya tidak suka jengkol soalnya, tapi kalau pete (petai) saya suka. Harga pete naik gak yah?" ujar mantan Dirtu PLN ini sembari bertanya kepada wartawan.

Ia menuturkan, kalau harga jengkol melambung tentunya yang kewalahan adalah sang istri Ny Nafsiah Sabri. "Istri saya doyan jengkol. Dia selalu membeli jengkol dalam jumlah banyak untuk persediaan," ujar mantan wartawan ini, sambil tersenyum.

Mantan Dirut PT PLN itu menuturkan ketika berbelanja di pasar Santa, kawasan Kebayoran Baru, istrinya selalu membeli jengkol 5 kilogram sekaligus.

Sebelumnya diberitakan, harga jengkol di sejumlah pasar di Jabodetabek dan sekitarnya sudah mencapai Rp 50.000 perkilogram. Jengkol yang dalam bahasa latin disebut dengan "archidendron pauciflorum", bahkan sudah melonjak hingga sekitar 100 persen di sejumlah lokasi. Kenaikan harga jengkol ternyata juga diikuti harga pete yang melonjak tajam.

Namun, menanggapi harga jengkol yang melangit tersebut, Dahlan mengaku harus ikut berbagi pemikiran bagaimana solusi menurunkan harganya. "Harus ada solusinya. Bila perlu BUMN membentuk perusahaan khusus untuk mengembangkan tanaman jengkol. Bisa saja dibentuk PTPN XIV yang mengurusi jengkol dan pete," ujar Dahlan bercanda sambil berlalu memasuki kendaraannya.

Untuk diketahui saja, jumlah BUMN Perkebunan saat ini hanya sampai dengan PTPN IV.

Sumber : ANT/Kompas.com
Editor :Liwon Mmaulana

Over the last five years or so, it seemed there was little that Dean G. Skelos, the majority leader of the New York Senate, would not do for his son.

He pressed a powerful real estate executive to provide commissions to his son, a 32-year-old title insurance salesman, according to a federal criminal complaint. He helped get him a job at an environmental company and employed his influence to help the company get government work. He used his office to push natural gas drilling regulations that would have increased his son’s commissions.

He even tried to direct part of a $5.4 billion state budget windfall to fund government contracts that the company was seeking. And when the company was close to securing a storm-water contract from Nassau County, the senator, through an intermediary, pressured the company to pay his son more — or risk having the senator subvert the bid.

The criminal complaint, unsealed on Monday, lays out corruption charges against Senator Skelos and his son, Adam B. Skelos, the latest scandal to seize Albany, and potentially alter its power structure.

Photo
 
Preet Bharara, the United States attorney in Manhattan, discussed the case involving Dean G. Skelos and his son, Adam. Credit Eduardo Munoz/Reuters

The repeated and diverse efforts by Senator Skelos, a Long Island Republican, to use what prosecutors said was his political influence to find work, or at least income, for his son could send both men to federal prison. If they are convicted of all six charges against them, they face up to 20 years in prison for each of four of the six counts and up to 10 years for the remaining two.

Senator Kenneth P. LaValle, of Long Island, who serves as chairman of the Republican conference, emerged from a closed-door meeting Monday night to say that conference members agreed that Mr. Skelos should be benefited the “presumption of innocence,” and would stay in his leadership role.

“The leader has indicated he would like to remain as leader,” said Mr. LaValle, “and he has the support of the conference.” The case against Mr. Skelos and his son grew out of a broader inquiry into political corruption by the United States attorney for the Southern District of New York, Preet Bharara, that has already changed the face of the state capital. It is based in part, according to the six-count complaint, on conversations secretly recorded by one of two cooperating witnesses, and wiretaps on the cellphones of the senator and his son. Those recordings revealed that both men were concerned about electronic surveillance, and illustrated the son’s unsuccessful efforts to thwart it.

Advertisement

Adam Skelos took to using a “burner” phone, the complaint says, and told his father he wanted them to speak through a FaceTime video call in an apparent effort to avoid detection. They also used coded language at times.

At one point, Adam Skelos was recorded telling a Senate staff member of his frustration in not being able to speak openly to his father on the phone, noting that he could not “just send smoke signals or a little pigeon” carrying a message.

The 43-page complaint, sworn out by Paul M. Takla, a special agent for the Federal Bureau of Investigation, outlines a five-year scheme to “monetize” the senator’s official position; it also lays bare the extent to which a father sought to use his position to help his son.

The charges accuse the two men of extorting payments through a real estate developer, Glenwood Management, based on Long Island, and the environmental company, AbTech Industries, in Scottsdale, Ariz., with the expectation that the money paid to Adam Skelos — nearly $220,000 in total — would influence his father’s actions.

Glenwood, one of the state’s most prolific campaign donors, had ties to AbTech through investments in the environmental firm’s parent company by Glenwood’s founding family and a senior executive.

The accusations in the complaint portray Senator Skelos as a man who, when it came to his son, was not shy about twisting arms, even in situations that might give other arm-twisters pause.

Seeking to help his son, Senator Skelos turned to the executive at Glenwood, which develops rental apartments in New York City and has much at stake when it comes to real estate legislation in Albany. The senator urged him to direct business to his son, who sold title insurance.

After much prodding, the executive, Charles C. Dorego, engineered a $20,000 payment to Adam Skelos from a title insurance company even though he did no work for the money. But far more lucrative was a consultant position that Mr. Dorego arranged for Adam Skelos at AbTech, which seeks government contracts to treat storm water. (Mr. Dorego is not identified by name in the complaint, but referred to only as CW-1, for Cooperating Witness 1.)

Senator Skelos appeared to take an active interest in his son’s new line of work. Adam Skelos sent him several drafts of his consulting agreement with AbTech, the complaint says, as well as the final deal that was struck.

“Mazel tov,” his father replied.

Senator Skelos sent relevant news articles to his son, including one about a sewage leak near Albany. When AbTech wanted to seek government contracts after Hurricane Sandy, the senator got on a conference call with his son and an AbTech executive, Bjornulf White, and offered advice. (Like Mr. Dorego, Mr. White is not named in the complaint, but referred to as CW-2.)

The assistance paid off: With the senator’s help, AbTech secured a contract worth up to $12 million from Nassau County, a big break for a struggling small business.

But the money was slow to materialize. The senator expressed impatience with county officials.

Adam Skelos, in a phone call with Mr. White in late December, suggested that his father would seek to punish the county. “I tell you this, the state is not going to do a [expletive] thing for the county,” he said.

Three days later, Senator Skelos pressed his case with the Nassau County executive, Edward P. Mangano, a fellow Republican. “Somebody feels like they’re just getting jerked around the last two years,” the senator said, referring to his son in what the complaint described as “coded language.”

The next day, the senator pursued the matter, as he and Mr. Mangano attended a wake for a slain New York City police officer. Senator Skelos then reassured his son, who called him while he was still at the wake. “All claims that are in will be taken care of,” the senator said.

AbTech’s fortunes appeared to weigh on his son. At one point in January, Adam Skelos told his father that if the company did not succeed, he would “lose the ability to pay for things.”

Making matters worse, in recent months, Senator Skelos and his son appeared to grow wary about who was watching them. In addition to making calls on the burner phone, Adam Skelos said he used the FaceTime video calling “because that doesn’t show up on the phone bill,” as he told Mr. White.

In late February, Adam Skelos arranged a pair of meetings between Mr. White and state senators; AbTech needed to win state legislation that would allow its contract to move beyond its initial stages. But Senator Skelos deemed the plan too risky and caused one of the meetings to be canceled.

In another recorded call, Adam Skelos, promising to be “very, very vague” on the phone, urged his father to allow the meeting. The senator offered a warning. “Right now we are in dangerous times, Adam,” he told him.

A month later, in another phone call that was recorded by the authorities, Adam Skelos complained that his father could not give him “real advice” about AbTech while the two men were speaking over the telephone.

“You can’t talk normally,” he told his father, “because it’s like [expletive] Preet Bharara is listening to every [expletive] phone call. It’s just [expletive] frustrating.”

“It is,” his father agreed.

Mr. Alger, who served five terms from Texas, led Republican women in a confrontation with Lyndon B. Johnson that may have cost Richard M. Nixon the 1960 presidential election.

Fullmer, who reigned when fight clubs abounded and Friday night fights were a television staple, was known for his title bouts with Sugar Ray Robinson and Carmen Basilio.

A 214-pound Queens housewife struggled with a lifelong addiction to food until she shed 72 pounds and became the public face of the worldwide weight-control empire Weight Watchers.

UNITED NATIONS — Wearing pinstripes and a pince-nez, Staffan de Mistura, the United Nations envoy for Syria, arrived at the Security Council one Tuesday afternoon in February and announced that President Bashar al-Assad had agreed to halt airstrikes over Aleppo. Would the rebels, Mr. de Mistura suggested, agree to halt their shelling?

What he did not announce, but everyone knew by then, was that the Assad government had begun a military offensive to encircle opposition-held enclaves in Aleppo and that fierce fighting was underway. It would take only a few days for rebel leaders, having pushed back Syrian government forces, to outright reject Mr. de Mistura’s proposed freeze in the fighting, dooming the latest diplomatic overture on Syria.

Diplomacy is often about appearing to be doing something until the time is ripe for a deal to be done.

 

 

Now, with Mr. Assad’s forces having suffered a string of losses on the battlefield and the United States reaching at least a partial rapprochement with Mr. Assad’s main backer, Iran, Mr. de Mistura is changing course. Starting Monday, he is set to hold a series of closed talks in Geneva with the warring sides and their main supporters. Iran will be among them.

In an interview at United Nations headquarters last week, Mr. de Mistura hinted that the changing circumstances, both military and diplomatic, may have prompted various backers of the war to question how much longer the bloodshed could go on.

“Will that have an impact in accelerating the willingness for a political solution? We need to test it,” he said. “The Geneva consultations may be a good umbrella for testing that. It’s an occasion for asking everyone, including the government, if there is any new way that they are looking at a political solution, as they too claim they want.”

He said he would have a better assessment at the end of June, when he expects to wrap up his consultations. That coincides with the deadline for a final agreement in the Iran nuclear talks.

Advertisement

Whether a nuclear deal with Iran will pave the way for a new opening on peace talks in Syria remains to be seen. Increasingly, though, world leaders are explicitly linking the two, with the European Union’s top diplomat, Federica Mogherini, suggesting last week that a nuclear agreement could spur Tehran to play “a major but positive role in Syria.”

It could hardly come soon enough. Now in its fifth year, the Syrian war has claimed 220,000 lives, prompted an exodus of more than three million refugees and unleashed jihadist groups across the region. “This conflict is producing a question mark in many — where is it leading and whether this can be sustained,” Mr. de Mistura said.

Part Italian, part Swedish, Mr. de Mistura has worked with the United Nations for more than 40 years, but he is more widely known for his dapper style than for any diplomatic coups. Syria is by far the toughest assignment of his career — indeed, two of the organization’s most seasoned diplomats, Lakhdar Brahimi and Kofi Annan, tried to do the job and gave up — and critics have wondered aloud whether Mr. de Mistura is up to the task.

He served as a United Nations envoy in Afghanistan and Iraq, and before that in Lebanon, where a former minister recalled, with some scorn, that he spent many hours sunbathing at a private club in the hills above Beirut. Those who know him say he has a taste for fine suits and can sometimes speak too soon and too much, just as they point to his diplomatic missteps and hyperbole.

They cite, for instance, a news conference in October, when he raised the specter of Srebrenica, where thousands of Muslims were massacred in 1995 during the Balkans war, in warning that the Syrian border town of Kobani could fall to the Islamic State. In February, he was photographed at a party in Damascus, the Syrian capital, celebrating the anniversary of the Iranian revolution just as Syrian forces, aided by Iran, were pummeling rebel-held suburbs of Damascus; critics seized on that as evidence of his coziness with the government.

Mouin Rabbani, who served briefly as the head of Mr. de Mistura’s political affairs unit and has since emerged as one of his most outspoken critics, said Mr. de Mistura did not have the background necessary for the job. “This isn’t someone well known for his political vision or political imagination, and his closest confidants lack the requisite knowledge and experience,” Mr. Rabbani said.

As a deputy foreign minister in the Italian government, Mr. de Mistura was tasked in 2012 with freeing two Italian marines detained in India for shooting at Indian fishermen. He made 19 trips to India, to little effect. One marine was allowed to return to Italy for medical reasons; the other remains in India.

He said he initially turned down the Syria job when the United Nations secretary general approached him last August, only to change his mind the next day, after a sleepless, guilt-ridden night.

Mr. de Mistura compared his role in Syria to that of a doctor faced with a terminally ill patient. His goal in brokering a freeze in the fighting, he said, was to alleviate suffering. He settled on Aleppo as the location for its “fame,” he said, a decision that some questioned, considering that Aleppo was far trickier than the many other lesser-known towns where activists had negotiated temporary local cease-fires.

“Everybody, at least in Europe, are very familiar with the value of Aleppo,” Mr. de Mistura said. “So I was using that as an icebreaker.”

The cease-fire negotiations, to which he had devoted six months, fell apart quickly because of the government’s military offensive in Aleppo the very day of his announcement at the Security Council. Privately, United Nations diplomats said Mr. de Mistura had been manipulated. To this, Mr. de Mistura said only that he was “disappointed and concerned.”

Tarek Fares, a former rebel fighter, said after a recent visit to Aleppo that no Syrian would admit publicly to supporting Mr. de Mistura’s cease-fire proposal. “If anyone said they went to a de Mistura meeting in Gaziantep, they would be arrested,” is how he put it, referring to the Turkish city where negotiations between the two sides were held.

Secretary General Ban Ki-moon remains staunchly behind Mr. de Mistura’s efforts. His defenders point out that he is at the center of one of the world’s toughest diplomatic problems, charged with mediating a conflict in which two of the world’s most powerful nations — Russia, which supports Mr. Assad, and the United States, which has called for his ouster — remain deadlocked.

R. Nicholas Burns, a former State Department official who now teaches at Harvard, credited Mr. de Mistura for trying to negotiate a cease-fire even when the chances of success were exceedingly small — and the chances of a political deal even smaller. For his efforts to work, Professor Burns argued, the world powers will first have to come to an agreement of their own.

“He needs the help of outside powers,” he said. “It starts with backers of Assad. That’s Russia and Iran. De Mistura is there, waiting.”

Imagine an elite professional services firm with a high-performing, workaholic culture. Everyone is expected to turn on a dime to serve a client, travel at a moment’s notice, and be available pretty much every evening and weekend. It can make for a grueling work life, but at the highest levels of accounting, law, investment banking and consulting firms, it is just the way things are.

Except for one dirty little secret: Some of the people ostensibly turning in those 80- or 90-hour workweeks, particularly men, may just be faking it.

Many of them were, at least, at one elite consulting firm studied by Erin Reid, a professor at Boston University’s Questrom School of Business. It’s impossible to know if what she learned at that unidentified consulting firm applies across the world of work more broadly. But her research, published in the academic journal Organization Science, offers a way to understand how the professional world differs between men and women, and some of the ways a hard-charging culture that emphasizes long hours above all can make some companies worse off.

Photo
 
Credit Peter Arkle

Ms. Reid interviewed more than 100 people in the American offices of a global consulting firm and had access to performance reviews and internal human resources documents. At the firm there was a strong culture around long hours and responding to clients promptly.

“When the client needs me to be somewhere, I just have to be there,” said one of the consultants Ms. Reid interviewed. “And if you can’t be there, it’s probably because you’ve got another client meeting at the same time. You know it’s tough to say I can’t be there because my son had a Cub Scout meeting.”

Some people fully embraced this culture and put in the long hours, and they tended to be top performers. Others openly pushed back against it, insisting upon lighter and more flexible work hours, or less travel; they were punished in their performance reviews.

The third group is most interesting. Some 31 percent of the men and 11 percent of the women whose records Ms. Reid examined managed to achieve the benefits of a more moderate work schedule without explicitly asking for it.

They made an effort to line up clients who were local, reducing the need for travel. When they skipped work to spend time with their children or spouse, they didn’t call attention to it. One team on which several members had small children agreed among themselves to cover for one another so that everyone could have more flexible hours.

A male junior manager described working to have repeat consulting engagements with a company near enough to his home that he could take care of it with day trips. “I try to head out by 5, get home at 5:30, have dinner, play with my daughter,” he said, adding that he generally kept weekend work down to two hours of catching up on email.

Despite the limited hours, he said: “I know what clients are expecting. So I deliver above that.” He received a high performance review and a promotion.

What is fascinating about the firm Ms. Reid studied is that these people, who in her terminology were “passing” as workaholics, received performance reviews that were as strong as their hyper-ambitious colleagues. For people who were good at faking it, there was no real damage done by their lighter workloads.

It calls to mind the episode of “Seinfeld” in which George Costanza leaves his car in the parking lot at Yankee Stadium, where he works, and gets a promotion because his boss sees the car and thinks he is getting to work earlier and staying later than anyone else. (The strategy goes awry for him, and is not recommended for any aspiring partners in a consulting firm.)

A second finding is that women, particularly those with young children, were much more likely to request greater flexibility through more formal means, such as returning from maternity leave with an explicitly reduced schedule. Men who requested a paternity leave seemed to be punished come review time, and so may have felt more need to take time to spend with their families through those unofficial methods.

The result of this is easy to see: Those specifically requesting a lighter workload, who were disproportionately women, suffered in their performance reviews; those who took a lighter workload more discreetly didn’t suffer. The maxim of “ask forgiveness, not permission” seemed to apply.

It would be dangerous to extrapolate too much from a study at one firm, but Ms. Reid said in an interview that since publishing a summary of her research in Harvard Business Review she has heard from people in a variety of industries describing the same dynamic.

High-octane professional service firms are that way for a reason, and no one would doubt that insane hours and lots of travel can be necessary if you’re a lawyer on the verge of a big trial, an accountant right before tax day or an investment banker advising on a huge merger.

But the fact that the consultants who quietly lightened their workload did just as well in their performance reviews as those who were truly working 80 or more hours a week suggests that in normal times, heavy workloads may be more about signaling devotion to a firm than really being more productive. The person working 80 hours isn’t necessarily serving clients any better than the person working 50.

In other words, maybe the real problem isn’t men faking greater devotion to their jobs. Maybe it’s that too many companies reward the wrong things, favoring the illusion of extraordinary effort over actual productivity.

WASHINGTON — The last three men to win the Republican nomination have been the prosperous son of a president (George W. Bush), a senator who could not recall how many homes his family owned (John McCain of Arizona; it was seven) and a private equity executive worth an estimated $200 million (Mitt Romney).

The candidates hoping to be the party’s nominee in 2016 are trying to create a very different set of associations. On Sunday, Ben Carson, a retired neurosurgeon, joined the presidential field.

Senator Marco Rubio of Florida praises his parents, a bartender and a Kmart stock clerk, as he urges audiences not to forget “the workers in our hotel kitchens, the landscaping crews in our neighborhoods, the late-night janitorial staff that clean our offices.”

Gov. Scott Walker of Wisconsin, a preacher’s son, posts on Twitter about his ham-and-cheese sandwiches and boasts of his coupon-clipping frugality. His $1 Kohl’s sweater has become a campaign celebrity in its own right.

Senator Rand Paul of Kentucky laments the existence of “two Americas,” borrowing the Rev. Dr. Martin Luther King Jr.’s phrase to describe economically and racially troubled communities like Ferguson, Mo., and Detroit.

Photo
 
Senator Marco Rubio of Florida praises his parents, a bartender and a Kmart stock clerk. Credit Joe Raedle/Getty Images

“Some say, ‘But Democrats care more about the poor,’ ” Mr. Paul likes to say. “If that’s true, why is black unemployment still twice white unemployment? Why has household income declined by $3,500 over the past six years?”

We are in the midst of the Empathy Primary — the rhetorical battleground shaping the Republican presidential field of 2016.

Harmed by the perception that they favor the wealthy at the expense of middle-of-the-road Americans, the party’s contenders are each trying their hardest to get across what the elder George Bush once inelegantly told recession-battered voters in 1992: “Message: I care.”

Their ability to do so — less bluntly, more sincerely — could prove decisive in an election year when power, privilege and family connections will loom large for both parties.

Advertisement

Questions of understanding and compassion cost Republicans in the last election. Mr. Romney, who memorably dismissed the “47 percent” of Americans as freeloaders, lost to President Obama by 63 percentage points among voters who cast their ballots for the candidate who “cares about people like me,” according to exit polls.

And a Pew poll from February showed that people still believe Republicans are indifferent to working Americans: 54 percent said the Republican Party does not care about the middle class.

That taint of callousness explains why Senator Ted Cruz of Texas declared last week that Republicans “are and should be the party of the 47 percent” — and why another son of a president, Jeb Bush, has made economic opportunity the centerpiece of his message.

With his pedigree and considerable wealth — since he left the Florida governor’s office almost a decade ago he has earned millions of dollars sitting on corporate boards and advising banks — Mr. Bush probably has the most complicated task making the argument to voters that he understands their concerns.

On a visit last week to Puerto Rico, Mr. Bush sounded every bit the populist, railing against “elites” who have stifled economic growth and innovation. In the kind of economy he envisions leading, he said: “We wouldn’t have the middle being squeezed. People in poverty would have a chance to rise up. And the social strains that exist — because the haves and have-nots is the big debate in our country today — would subside.”

Continue reading the main story
 

Who Is Running for President (and Who’s Not)?

Republicans’ emphasis on poorer and working-class Americans now represents a shift from the party’s longstanding focus on business owners and “job creators” as the drivers of economic opportunity.

This is intentional, Republican operatives said.

In the last presidential election, Republicans rushed to defend business owners against what they saw as hostility by Democrats to successful, wealthy entrepreneurs.

“Part of what you had was a reaction to the Democrats’ dehumanization of business owners: ‘Oh, you think you started your plumbing company? No you didn’t,’ ” said Grover Norquist, the conservative activist and president of Americans for Tax Reform.

But now, Mr. Norquist said, Republicans should move past that. “Focus on the people in the room who know someone who couldn’t get a job, or a promotion, or a raise because taxes are too high or regulations eat up companies’ time,” he said. “The rich guy can take care of himself.”

Democrats argue that the public will ultimately see through such an approach because Republican positions like opposing a minimum-wage increase and giving private banks a larger role in student loans would hurt working Americans.

“If Republican candidates are just repeating the same tired policies, I’m not sure that smiling while saying it is going to be enough,” said Guy Cecil, a Democratic strategist who is joining a “super PAC” working on behalf of Hillary Rodham Clinton.

Republicans have already attacked Mrs. Clinton over the wealth and power she and her husband have accumulated, caricaturing her as an out-of-touch multimillionaire who earns hundreds of thousands of dollars per speech and has not driven a car since 1996.

Mr. Walker hit this theme recently on Fox News, pointing to Mrs. Clinton’s lucrative book deals and her multiple residences. “This is not someone who is connected with everyday Americans,” he said. His own net worth, according to The Milwaukee Journal Sentinel, is less than a half-million dollars; Mr. Walker also owes tens of thousands of dollars on his credit cards.

Continue reading the main story

But showing off a cheap sweater or boasting of a bootstraps family background not only helps draw a contrast with Mrs. Clinton’s latter-day affluence, it is also an implicit argument against Mr. Bush.

Mr. Walker, who featured a 1998 Saturn with more than 100,000 miles on the odometer in a 2010 campaign ad during his first run for governor, likes to talk about flipping burgers at McDonald’s as a young person. His mother, he has said, grew up on a farm with no indoor plumbing until she was in high school.

Mr. Rubio, among the least wealthy members of the Senate, with an estimated net worth of around a half-million dollars, uses his working-class upbringing as evidence of the “exceptionalism” of America, “where even the son of a bartender and a maid can have the same dreams and the same future as those who come from power and privilege.”

Mr. Cruz alludes to his family’s dysfunction — his parents, he says, were heavy drinkers — and recounts his father’s tale of fleeing Cuba with $100 sewn into his underwear.

Gov. Chris Christie of New Jersey notes that his father paid his way through college working nights at an ice cream plant.

But sometimes the attempts at projecting authenticity can seem forced. Mr. Christie recently found himself on the defensive after telling a New Hampshire audience, “I don’t consider myself a wealthy man.” Tax returns showed that he and his wife, a longtime Wall Street executive, earned nearly $700,000 in 2013.

The story of success against the odds is a political classic, even if it is one the Republican Party has not been able to tell for a long time. Ronald Reagan liked to say that while he had not been born on the wrong side of the tracks, he could always hear the whistle. Richard Nixon was fond of reminding voters how he was born in a house his father had built.

“Probably the idea that is most attractive to an average voter, and an idea that both Republicans and Democrats try to craft into their messages, is this idea that you can rise from nothing,” said Charles C. W. Cooke, a writer for National Review.

There is a certain delight Republicans take in turning that message to their advantage now.

“That’s what Obama did with Hillary,” Mr. Cooke said. “He acknowledged it openly: ‘This is ridiculous. Look at me, this one-term senator with dark skin and all of America’s unsolved racial problems, running against the wife of the last Democratic president.”

Children playing last week in Sandtown-Winchester, the Baltimore neighborhood where Freddie Gray was raised. One young resident called it “a tough community.”
Todd Heisler/The New York Times

Children playing last week in Sandtown-Winchester, the Baltimore neighborhood where Freddie Gray was raised. One young resident called it “a tough community.”

Hard but Hopeful Home to ‘Lot of Freddies’

Ms. Meadows was the older sister of Audrey Meadows, who played Alice Kramden on “The Honeymooners.”