Anda Mencari Biro Jasa Konsultan ISO 9001 di Sleman Kami Solusinya Hubungi : 0857 1027 2813 konsultaniso9001.net adalah Jasa Konsultan ISO 9001, Consultant ISO 14001, Konsultan ISO 22000, OHSAS 18001, Penyusunan Dokumen CSMS-K3LL, K3, ISO/TS 16949,Dll yang BERANI memberikan JAMINAN KELULUSAN & MONEYBACK GUARANTEE ( Tanpa Terkecuali ) yang tertuang dalam kontrak kerja. Sebagai Konsultan ISO dan HSE TERBAIK dan BERPENGALAMAN kami siap membantu perusahaan bapak dan ibu dalam membangun sistem manajemen ISO dan HSE dengan pendekatan yang sistematis tanpa ribet dengan tujuan bagaimana sistem ISO tersebut bisa bermanfaat bagi perkembangan perusahaan serta menjadi pondasi yang kuat untuk kemajuan perusahaan.

Biro Jasa Konsultan ISO 9001 di Sleman Melalui berbagai TRAINING ISO yang diselenggarakan menggunakan Metode Accelerated Learning, sehingga Karyawan Dipacu untuk lebih aktif dalam pembelajaran sehingga dapat menerapkan Sistem ini dengan Baik Nantinya. Biro Jasa Konsultan ISO 9001 di Sleman

Tag :
Konsultan ISO 9001 | Biro Jasa Konsultan ISO 9001 di Sleman

Jasa Konsultan 5s di Sumba Timur

Jasa Konsultan 5s di Sumba Timur | Hubungi : 0857 1027 2813 PT Bintang Solusi Utama adalah Jasa Konsultan ISO 9001, Consultant ISO 14001, Konsultan ISO 22000, OHSAS 18001, Penyusunan Dokumen CSMS-K3LL, K3, ISO/TS 16949,Dll yang BERANI memberikan JAMINAN KELULUSAN & MONEYBACK GUARANTEE ( Tanpa Terkecuali ) yang tertuang dalam kontrak kerja. Sebagai Konsultan ISO dan HSE TERBAIK dan BERPENGALAMAN kami siap membantu perusahaan bapak dan ibu dalam membangun sistem manajemen ISO dan HSE dengan pendekatan yang sistematis tanpa ribet dengan tujuan bagaimana sistem ISO tersebut bisa bermanfaat bagi perkembangan perusahaan serta menjadi pondasi yang kuat untuk kemajuan perusahaan. Jasa Konsultan 5s di Sumba Timur

saco-indonesia.com, Banjir telah kembali merendam ratusan rumah di Kampung Pulo, Jatinegara, Jakarta Timur. Banjir yang sempat s

saco-indonesia.com, Banjir telah kembali merendam ratusan rumah di Kampung Pulo, Jatinegara, Jakarta Timur. Banjir yang sempat surut sejak Rabu (29/1) kemarin, pagi ini sudah mulai masuk ke rumah warga dengan ketinggian sekitar 3 meter.

sejumlah instansi, baik dari Basarnas, pemadam kebakaran, sampai Satpol PP, kini juga sudah bersiap untuk mengevakuasi warga yang masih ada di rumahnya. Perahu karet juga telah disiapkan di tanggul kali Ciliwung.

"Informasinya air dari Katulampa akan sampai ke sungai Ciliwung sekitar pukul 10.00 WIB sampai 12.00 WIB siang nanti. Jadi semua instansi bersiap untuk dapat mengevakuasi warga," kata Lurah Kampung Melayu, Bambang Pangestu, di lokasi, Kamis (30/1).

Bambang juga mengatakan, sebagian warga yang telah mengungsi sebelumnya sudah kembali ke rumahnya masing-masing untuk dapat melakukan bersih-bersih. Namun hari ini warga kembali dievakuasi.

"Kemarin sebagian warga sudah pada pulang. Tapi semalam kami juga sudah beritahu bahwa Katulampa sudah siaga 1 dan akan terjadi banjir lagi. Jadi mereka mau gak mau harus mengungsi kembali," ucapnya.

Sementara itu, salah seorang warga, Jaka yang berusia (34) tahun , berharap agar musibah yang telah menimpanya ini segera berakhir. Menurut bapak dua anak ini, banjir juga telah banyak merugikannya dan keluarganya.

"Ini sudah ke 4 kalinya. Sudah surut naik lagi. Kasihan anak saya masih kecil-kecil. Saya juga berharap yang terbaiklah buat pemerintah, kalau mau dipindahin juga gak apa-apa, asal gak ada yang dirugikan," tandasnya.


Editor : Dian Sukmawati

saco-indonesia.com, Tips Memilih Model Busana Muslim Anak Buat anak-anak aturan tata cara dalam berbusana tidak seketat se

saco-indonesia.com,

Tips Memilih Model Busana Muslim Anak

Buat anak-anak aturan tata cara dalam berbusana tidak seketat seperti layaknya orang dewasa, yang paling penting buat anak-anak adalah adanya kenyamanan serta keamanan dalam berbusana . Silahkan baca bagaimana cara untuk memilih busana pakaian muslim anak :

1. Anda juga bisa mencarikan baju muslim anak dengan bahan yang telah terbuat dari bahan katun atau bisa juga dari bahan kaos yang lembut. bahan katun akan lebih ringan dan tidak terasa panas, dan tentu saja bisa dapat menyerap keringat dengan sangat baik, sehingga akan sangat cocok jika busana anak ini di pakaikan untuk anak kecil yang pergerakannya sangat tinggi.

2. Untuk pemilihan warna pakaian muslim anak , Anda juga bisa memilih warna baju muslim anak yang disukai mereka. Karena sifat anak umumnya ceria, agar dapat membuat anak bisa tampil fresh, ceria dan trendy, dalam memilih warna baju muslim anak paling tepat adalah yang berwarna terang atau penuh warna-warni.

3. Pilihkan Anak model baju muslim yang agak longgar, hal ini juga dapat memberi keleluasaan dalam bergerak buat si anak.

4. Anak-anak umumnya suka pada pernak pernik, buat pakaian busana muslim anak perempuan pilihkan baju muslim yang ada aksesorisnya seperti manik-manik, bunga ataupun kalung kecil yang menempel pada bahan baju muslim tersebut dan hal ini juga akan mmbuat anak semakin cantik dan kelihatan lucu.


Editor : Dian Sukmawati

Photo
 
Many bodies prepared for cremation last week in Kathmandu were of young men from Gongabu, a common stopover for Nepali migrant workers headed overseas. Credit Daniel Berehulak for The New York Times

KATHMANDU, Nepal — When the dense pillar of smoke from cremations by the Bagmati River was thinning late last week, the bodies were all coming from Gongabu, a common stopover for Nepali migrant workers headed overseas, and they were all of young men.

Hindu custom dictates that funeral pyres should be lighted by the oldest son of the deceased, but these men were too young to have sons, so they were burned by their brothers or fathers. Sukla Lal, a maize farmer, made a 14-hour journey by bus to retrieve the body of his 19-year-old son, who had been on his way to the Persian Gulf to work as a laborer.

“He wanted to live in the countryside, but he was compelled to leave by poverty,” Mr. Lal said, gazing ahead steadily as his son’s remains smoldered. “He told me, ‘You can live on your land, and I will come up with money, and we will have a happy family.’ ”

Weeks will pass before the authorities can give a complete accounting of who died in the April 25 earthquake, but it is already clear that Nepal cannot afford the losses. The countryside was largely stripped of its healthy young men even before the quake, as they migrated in great waves — 1,500 a day by some estimates — to work as laborers in India, Malaysia or one of the gulf nations, leaving many small communities populated only by elderly parents, women and children. Economists say that at some times of the year, one-quarter of Nepal’s population is working outside the country.

BEIJING (AP) — The head of Taiwan's Nationalists reaffirmed the party's support for eventual unification with the mainland when he met Monday with Chinese President Xi Jinping as part of continuing rapprochement between the former bitter enemies.

Nationalist Party Chairman Eric Chu, a likely presidential candidate next year, also affirmed Taiwan's desire to join the proposed Chinese-led Asian Infrastructure Investment Bank during the meeting in Beijing. China claims Taiwan as its own territory and doesn't want the island to join using a name that might imply it is an independent country.

Chu's comments during his meeting with Xi were carried live on Hong Kong-based broadcaster Phoenix Television.

The Nationalists were driven to Taiwan by Mao Zedong's Communists during the Chinese civil war in 1949, leading to decades of hostility between the sides. Chu, who took over as party leader in January, is the third Nationalist chairman to visit the mainland and the first since 2009.

Relations between the communist-ruled mainland and the self-governing democratic island of Taiwan began to warm in the 1990s, partly out of their common opposition to Taiwan's formal independence from China, a position advocated by the island's Democratic Progressive Party.

Despite increasingly close economic ties, the prospect of political unification has grown increasingly unpopular on Taiwan, especially with younger voters. Opposition to the Nationalists' pro-China policies was seen as a driver behind heavy local electoral defeats for the party last year that led to Taiwanese President Ma Ying-jeou resigning as party chairman.

Artikel lainnya »