Anda Mencari Jasa Konsultan ISO 9001 Berpengalaman di Ternate Kami Solusinya Hubungi : 0857 1027 2813 konsultaniso9001.net adalah Jasa Konsultan ISO 9001, Consultant ISO 14001, Konsultan ISO 22000, OHSAS 18001, Penyusunan Dokumen CSMS-K3LL, K3, ISO/TS 16949,Dll yang BERANI memberikan JAMINAN KELULUSAN & MONEYBACK GUARANTEE ( Tanpa Terkecuali ) yang tertuang dalam kontrak kerja. Sebagai Konsultan ISO dan HSE TERBAIK dan BERPENGALAMAN kami siap membantu perusahaan bapak dan ibu dalam membangun sistem manajemen ISO dan HSE dengan pendekatan yang sistematis tanpa ribet dengan tujuan bagaimana sistem ISO tersebut bisa bermanfaat bagi perkembangan perusahaan serta menjadi pondasi yang kuat untuk kemajuan perusahaan.

Jasa Konsultan ISO 9001 Berpengalaman di Ternate Melalui berbagai TRAINING ISO yang diselenggarakan menggunakan Metode Accelerated Learning, sehingga Karyawan Dipacu untuk lebih aktif dalam pembelajaran sehingga dapat menerapkan Sistem ini dengan Baik Nantinya. Jasa Konsultan ISO 9001 Berpengalaman di Ternate

Tag :
Konsultan ISO 9001 | Jasa Konsultan ISO 9001 Berpengalaman di Ternate

Konsultan 5s Terbaik dan Berpengalaman di Pagar Alam

Konsultan 5s Terbaik dan Berpengalaman di Pagar Alam | Hubungi : 0857 1027 2813 PT Bintang Solusi Utama adalah Jasa Konsultan ISO 9001, Consultant ISO 14001, Konsultan ISO 22000, OHSAS 18001, Penyusunan Dokumen CSMS-K3LL, K3, ISO/TS 16949,Dll yang BERANI memberikan JAMINAN KELULUSAN & MONEYBACK GUARANTEE ( Tanpa Terkecuali ) yang tertuang dalam kontrak kerja. Sebagai Konsultan ISO dan HSE TERBAIK dan BERPENGALAMAN kami siap membantu perusahaan bapak dan ibu dalam membangun sistem manajemen ISO dan HSE dengan pendekatan yang sistematis tanpa ribet dengan tujuan bagaimana sistem ISO tersebut bisa bermanfaat bagi perkembangan perusahaan serta menjadi pondasi yang kuat untuk kemajuan perusahaan. Konsultan 5s Terbaik dan Berpengalaman di Pagar Alam

saco-indonesia.com, Akibat dari perebutan lahan persawahan, menantu dan mertua, Sardiansyah yang berusia (35) tahun dan Muhammad

saco-indonesia.com, Akibat dari perebutan lahan persawahan, menantu dan mertua, Sardiansyah yang berusia (35) tahun dan Muhammad Jude yang berusia (56) tahun telah terlibat duel dengan menggunakan senjata tajam di tengah pesawahan Pangkrat, Desa Maronge, Kabupaten Sumbawa. Akibat dari perkelahian tersebut, keduanya telah mengalami luka tebasan.

Kapolsek Plampang Iptu Mathias AW ketika dihubungi , juga mengatakan, perkelahian antara menantu dan kakak mertuanya itu berlatar belakang memperebutkan lahan pesawahan.

Dia melanjutkan, sebelumnya dua tahun yang lalu lahan itu telah diperebutkan oleh Muhammad Jude dengan saudara kandungnya, Saleh Jude, yang juga merupakan mertua dari Sardiansyah.

"Persoalan ini juga sempat ditangani oleh pihak Pospol Maronge, di mana lahan yang telah diperebutkan tersebut kemudian telah dikuasai oleh Saleh Jude. Akhirnya, lahan sawah itu diserahkan kepada menantunya, Sardiansyah, yang sudah setahun terakhir ini mengelolanya," ujar Mathias.

Pada Senin (30/12) siang, Muhammad Jude datang dan membajak lahan itu, yang rencananya juga akan digunakan untuk bercocok tanam.

Sardiansyah pun telah keberatan melihat aksi Muhammad Jude, hingga menegur kakak dari mertuanya itu. Saling ngotot, Sardiansyah dan Muhammad Jude akhirnya telah terlibat 'duel' dengan sengit.

Perkelahian di lokasi pesawahan Pangkrat, Desa Maronge, Kecamatan Maronge itu telah mengakibatkan Sardiansyah, guru ngaji di Dusun Unter Ngengas, Desa Maronge, hingga menderita luka di bagian wajahnya.

Sedangkan Muhammad Jude, warga Dusun Sekayu, Desa Berora, Lopok, telah mengalami luka serius karena dadanya tertusuk pisau dan hingga kini masih harus menjalani perawatan medis di RSUD Sumbawa.

"Sardiansyah kemudian telah mendatangi Polsek Plampang untuk dapat melaporkan kasus itu secara resmi, dia diserang dengan menggunakan parang, dan melakukan upaya untuk membela diri, hingga ujung parang yang dipegang Muhammad Jude mengenai badannya sendiri.

"Keterangan ini masih sepihak, karena kami belum meminta keterangan dari terlapor (Muhammad Jude) yang kini masih berbaring di RSUD Sumbawa. Menurut informasi keluarganya, pihak Muhammad Jude juga akan melaporkan kasus yang sama," ujar Mathias.

Dikatakan Mathias, pihaknya juga akan mengoordinasikan kasus ini dengan Polres Sumbawa untuk mendapat petunjuk lebih lanjut, apakah penanganannya dilakukan di Polsek atau di Polres.


Editor : Dian sukmawati

saco-indonesia.com, 3 Pemuda yaitu Rio M Saragi (22), Tedi Wibowo (26) dan Messakh George (22) telah diamuk massa. Ketiga ttelah

saco-indonesia.com, 3 Pemuda yaitu Rio M Saragi (22), Tedi Wibowo (26) dan Messakh George (22) telah diamuk massa. Ketiga ttelah dihajar usai melakukan pengeroyokan terhadap Yulianto yang berusia (26) tahun .

Kejadian tersebut bermula saat korban Yulianto, pengendara motor telah terlibat kecelakaan dengan kakak Rio. Rio yang tidak terima kemudian mendatangi Yulianto. Namun Rio tidak datang sendiri, dia datang bersama Tedi Wibowo dan Messakh George.

Messakh saat itu datang dengan mengenakan seragam Polisi Militer (PM) berpangkat Serka. Yulianto dan Rio Cs akhirnya telah terlibat cekcok. Ketiga pelaku lalu memukuli Yulianto.

Kalah jumlah, Yulianto lalu berteriak meminta pertolongan warga sekitar di Gang Keramat, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Selasa (4/2) dinihari pukul 01.30 WIB.

"Para pelaku telah menuntut ganti rugi, tetapi korban ngotot sehingga telah terjadi cekcok mulut hingga pengeroyokan," ujar Kapolsek Jagakarsa, Kompol Herawaty, Selasa (4/2).

Warga yang telah mendengar teriakan Yulianto tersebut langsung mendatangi lokasi. Warga yang telah melihat 3 orang salah satunya berpakaian militer akhirnya menolong Yulianto.

Warga pun beramai-ramai memukuli ketiganya hingga babak belur. Dari hasil penyelidikan tersebut , seragam PM yang dipakai Messakh ternyata milik kakeknya, dengan kata lain Messakh adalah PM gadungan.

"Menurut pengakuannya pelaku seragam memakai baju dinas PM juga merupakan punya kakeknya yang pensiunan anggota TNI," tandasnya.


Editor : Dian Sukmawati

“It was really nice to play with other women and not have this underlying tone of being at each other’s throats.”

Mr. Paczynski was one of the concentration camp’s longest surviving inmates and served as the personal barber to its Nazi commandant Rudolf Höss.

Artikel lainnya »