Anda Mencari Layanan Jasa Konsultan ISO 9001 Murah di Garut Kami Solusinya Hubungi : 0857 1027 2813 konsultaniso9001.net adalah Jasa Konsultan ISO 9001, Consultant ISO 14001, Konsultan ISO 22000, OHSAS 18001, Penyusunan Dokumen CSMS-K3LL, K3, ISO/TS 16949,Dll yang BERANI memberikan JAMINAN KELULUSAN & MONEYBACK GUARANTEE ( Tanpa Terkecuali ) yang tertuang dalam kontrak kerja. Sebagai Konsultan ISO dan HSE TERBAIK dan BERPENGALAMAN kami siap membantu perusahaan bapak dan ibu dalam membangun sistem manajemen ISO dan HSE dengan pendekatan yang sistematis tanpa ribet dengan tujuan bagaimana sistem ISO tersebut bisa bermanfaat bagi perkembangan perusahaan serta menjadi pondasi yang kuat untuk kemajuan perusahaan.

Layanan Jasa Konsultan ISO 9001 Murah di Garut Melalui berbagai TRAINING ISO yang diselenggarakan menggunakan Metode Accelerated Learning, sehingga Karyawan Dipacu untuk lebih aktif dalam pembelajaran sehingga dapat menerapkan Sistem ini dengan Baik Nantinya. Layanan Jasa Konsultan ISO 9001 Murah di Garut

Tag :
Konsultan ISO 9001 | Layanan Jasa Konsultan ISO 9001 Murah di Garut

Jasa Konsultan ISO 9001 di Rokan Hilir

Jasa Konsultan ISO 9001 di Rokan Hilir | Hubungi : 0857 1027 2813 PT Bintang Solusi Utama adalah Jasa Konsultan ISO 9001, Consultant ISO 14001, Konsultan ISO 22000, OHSAS 18001, Penyusunan Dokumen CSMS-K3LL, K3, ISO/TS 16949,Dll yang BERANI memberikan JAMINAN KELULUSAN & MONEYBACK GUARANTEE ( Tanpa Terkecuali ) yang tertuang dalam kontrak kerja. Sebagai Konsultan ISO dan HSE TERBAIK dan BERPENGALAMAN kami siap membantu perusahaan bapak dan ibu dalam membangun sistem manajemen ISO dan HSE dengan pendekatan yang sistematis tanpa ribet dengan tujuan bagaimana sistem ISO tersebut bisa bermanfaat bagi perkembangan perusahaan serta menjadi pondasi yang kuat untuk kemajuan perusahaan. Jasa Konsultan ISO 9001 di Rokan Hilir

Tak ada lagi alasan untuk malas berolahraga. Dengan kegiatan olahraga ringan, seperti berjalan kaki, penyakit batu ginjal yang menyakitkan bisa dicegah.

Saco-Indonesia.com - Tak ada lagi alasan untuk malas berolahraga. Dengan kegiatan olahraga ringan, seperti berjalan kaki, penyakit batu ginjal yang menyakitkan bisa dicegah.

Penyakit batu ginjal bakal diderita sekitar 9 persen orang dalam hidupnya. Penyakit ini kebanyakan diderita kaum pria, tetapi dalam beberapa tahun terakhir insiden pada kaum wanita naik sampai 70 persen.

Ada beberapa faktor risiko penyakit batu ginjal, antara lain obesitas serta konsumsi suplemen kalsium yang kebanyakan dilakoni wanita usia menopause. Karena itu di AS, pemerintahnya tak menyarankan wanita usia lanjut mengonsumsi suplemen kalsium karena tak terbukti menguatkan tulang, malah meningkatkan risiko batu ginjal.

Dalam penelitian terbaru yang melibatkan hampir 85.000 wanita  berusia 50 tahun ke atas, para peneliti melakukan survei mengenai pola makan para responden untuk mengetahui kaitannya dengan risiko batu ginjal.

Selain itu para partisipan juga ditanyakan kebiasaanya berolahraga dan seberapa besar usaha yang dilakukan atau disebut METs (measure of how much effort an activity takes). Misalnya, 10 mETs per meinggu adalah sekitar 2,5 jam jalan kaki dalam kecepatan sedang, empat jam berkebun, atau satu jam jogging.

Tiga tahu kemudian, sebanyak 3 persen responden menderita batu ginjal. Dibandingkan dengan wanita yang tak pernah melakukan olahraga ringan, mereka yang memiliki nilai METs 5 perminggu, risikonya terkena batu ginjal 16 persen lebih rendah.

Makin tinggi nilai METs para responden, makin rendah risiko mereka terkena batu ginjal.

"Kami tidak meminta orang untuk berlari marathon. Cukup lakukan olahraga ringan sampai moderat untuk mendapatkan manfaat pencegahan batu ginjal," kata Dr.Mathew Sorensen dari University of Washington School of Medicine di Seattle.

Ia menjelaskan, olahraga akan mengubah cara tubuh menangani nutrisi dan cairan yang berpengaruh pada terbentuknya batu ginjal.

Keringat yang keluar saat berolahraga juga membawa garam dan mempertahankan kalsium tetap di tulang, sehingga tidak masuk ke ginjal dan urin dimana batu ginjal terbentuk.

Orang yang rajin berolahraga juga cenderung lebih banyak minum sehingga bisa mencegah pembentukan batu ginjal.

 

Sumber :AP/Kompas.com
Editor:Maulana Lee

saco-indonesia.com, Mendidik Anak Dengan Mainan Edukatif Bagi anak-anak, mainan adalah hal yang penting menarik dan banyak d

saco-indonesia.com,

Mendidik Anak Dengan Mainan Edukatif
Bagi anak-anak, mainan adalah hal yang penting menarik dan banyak dimiliki oleh teman-temannya yang lain. Karenanya, orang tualah yang juga harus pintar-pintar dalam memilih mainan    

mendidik anak dengan mainan edukatifMainan juga merupakan hiburan yang sangat menyenangkan bagi anak. Anak juga akan merasa terhibur dengan hadirnya mainan pada saat ia merasa bosan. Apalagi jika anak sedang ngambek, kalau diiming-imingi mainan pasti ngambeknya akan lupa.

Seperti yang telah kita ketahui bersama, anak-anak pasti belum bisa untuk menentukan mainan mana yang baik untuk tumbuh kembangnya. Bagi anak-anak, mainan yang penting menarik dan banyak dimiliki oleh teman-temannya yang lain. Oleh karena itu, orang tualah yang harus pintar-pintar memilih mainan mana yang baik untuk perkembangan anak. Mainan tidak hanya sebagai hiburan saja tetapi harus memiliki nilai edukatif bagi anak. Fungsinya agar anak bisa mendapatkan manfaat dari mainan tersebut yang bersifat mendidik.

Mainan edukatif adalah semua jenis permainan yang dibuat khusus untuk dapat memberikan pendidikan atau pengalan belajar kepada yang memainkan. Mainan yang sifatnya edukatif juga dapat membantu tumbuh kembang anak lebih cepat. Terutama pada anak usia balita yang pada masanya itu membutuhkan rangsangan motorik yang baik bagi perkembangan sosial maupun perkembangan lainnya.
Manfaat mainan edukatif bagi anak

    Mainan edukatif juga dapat membantu tumbuh kembang anak.
    Mampu untuk meningkatkan kemampuan anak dalam berkomunikasi dan melatih kemampuan berbahasa anak
    Membantu anak dalam menciptakan inovasi dan sesuatu yang baru pada setiap permainan
    Mainan edukatif juga dapat meningkatkan cara berfikir anak
    Mainan edukatif juga dapat meningkatkan rasa percaya diri anak
    Mainan edukatif juga dapat merangsang imajinasi anak
    Membentuk moralitas anak dan mengembangkan sifat sosial anak

Mendidik anak adalah kewajiban bagi semua orang. Mendidik anak dengan mainan edukatif adalah salah satu cara dari orang tua. Dimana orang tua dapat memilihkan jenis mainan yang dapat merangsang dan mendorong tumbuh kembang anak. Apakah Anda salah satu orang tua yang tertarik dengan cara ini? Ayo buktikan sendiri dan Anda siap dapat kejutan dari anak dengan kreatifitasnya.


Editor : Dian Sukmawati

Ms. von Furstenberg made her debut in the movies and on the Broadway stage in the early 1950s as a teenager and later reinvented herself as a television actress, writer and philanthropist.

From sea to shining sea, or at least from one side of the Hudson to the other, politicians you have barely heard of are being accused of wrongdoing. There were so many court proceedings involving public officials on Monday that it was hard to keep up.

In Newark, two underlings of Gov. Chris Christie were arraigned on charges that they were in on the truly deranged plot to block traffic leading onto the George Washington Bridge.

Ten miles away, in Lower Manhattan, Dean G. Skelos, the leader of the New York State Senate, and his son, Adam B. Skelos, were arrested by the Federal Bureau of Investigation on accusations of far more conventional political larceny, involving a job with a sewer company for the son and commissions on title insurance and bond work.

The younger man managed to receive a 150 percent pay increase from the sewer company even though, as he said on tape, he “literally knew nothing about water or, you know, any of that stuff,” according to a criminal complaint the United States attorney’s office filed.

The success of Adam Skelos, 32, was attributed by prosecutors to his father’s influence as the leader of the Senate and as a potentate among state Republicans. The indictment can also be read as one of those unfailingly sad tales of a father who cannot stop indulging a grown son. The senator himself is not alleged to have profited from the schemes, except by being relieved of the burden of underwriting Adam.

The bridge traffic caper is its own species of crazy; what distinguishes the charges against the two Skeloses is the apparent absence of a survival instinct. It is one thing not to know anything about water or that stuff. More remarkable, if true, is the fact that the sewer machinations continued even after the former New York Assembly speaker, Sheldon Silver, was charged in January with taking bribes disguised as fees.

It was by then common gossip in political and news media circles that Senator Skelos, a Republican, the counterpart in the Senate to Mr. Silver, a Democrat, in the Assembly, could be next in line for the criminal dock. “Stay tuned,” the United States attorney, Preet Bharara said, leaving not much to the imagination.

Even though the cat had been unmistakably belled, Skelos father and son continued to talk about how to advance the interests of the sewer company, though the son did begin to use a burner cellphone, the kind people pay for in cash, with no traceable contracts.

That was indeed prudent, as prosecutors had been wiretapping the cellphones of both men. But it would seem that the burner was of limited value, because by then the prosecutors had managed to secure the help of a business executive who agreed to record calls with the Skeloses. It would further seem that the business executive was more attentive to the perils of pending investigations than the politician.

Through the end of the New York State budget negotiations in March, the hopes of the younger Skelos rested on his father’s ability to devise legislation that would benefit the sewer company. That did not pan out. But Senator Skelos did boast that he had haggled with Gov. Andrew M. Cuomo, a Democrat, in a successful effort to raise a $150 million allocation for Long Island to $550 million, for what the budget called “transformative economic development projects.” It included money for the kind of work done by the sewer company.

The lawyer for Adam Skelos said he was not guilty and would win in court. Senator Skelos issued a ringing declaration that he was unequivocally innocent.

THIS was also the approach taken in New Jersey by Bill Baroni, a man of great presence and eloquence who stopped outside the federal courthouse to note that he had taken risks as a Republican by bucking his party to support paid family leave, medical marijuana and marriage equality. “I would never risk my career, my job, my reputation for something like this,” Mr. Baroni said. “I am an innocent man.”

The lawyer for his co-defendant, Bridget Anne Kelly, the former deputy chief of staff to Mr. Christie, a Republican, said that she would strongly rebut the charges.

Perhaps they had nothing to do with the lane closings. But neither Mr. Baroni nor Ms. Kelly addressed the question of why they did not return repeated calls from the mayor of Fort Lee, N.J., begging them to stop the traffic tie-ups, over three days.

That silence was a low moment. But perhaps New York hit bottom faster. Senator Skelos, the prosecutors charged, arranged to meet Long Island politicians at the wake of Wenjian Liu, a New York City police officer shot dead in December, to press for payments to the company employing his son.

Sometimes it seems as though for some people, the only thing to be ashamed of is shame itself.

Artikel lainnya »