Anda Mencari Menerima Jasa Konsultan ISO 9001 Murah di Yahukimo Kami Solusinya Hubungi : 0857 1027 2813 konsultaniso9001.net adalah Jasa Konsultan ISO 9001, Consultant ISO 14001, Konsultan ISO 22000, OHSAS 18001, Penyusunan Dokumen CSMS-K3LL, K3, ISO/TS 16949,Dll yang BERANI memberikan JAMINAN KELULUSAN & MONEYBACK GUARANTEE ( Tanpa Terkecuali ) yang tertuang dalam kontrak kerja. Sebagai Konsultan ISO dan HSE TERBAIK dan BERPENGALAMAN kami siap membantu perusahaan bapak dan ibu dalam membangun sistem manajemen ISO dan HSE dengan pendekatan yang sistematis tanpa ribet dengan tujuan bagaimana sistem ISO tersebut bisa bermanfaat bagi perkembangan perusahaan serta menjadi pondasi yang kuat untuk kemajuan perusahaan.

Menerima Jasa Konsultan ISO 9001 Murah di Yahukimo Melalui berbagai TRAINING ISO yang diselenggarakan menggunakan Metode Accelerated Learning, sehingga Karyawan Dipacu untuk lebih aktif dalam pembelajaran sehingga dapat menerapkan Sistem ini dengan Baik Nantinya. Menerima Jasa Konsultan ISO 9001 Murah di Yahukimo

Tag :
Konsultan ISO 9001 | Menerima Jasa Konsultan ISO 9001 Murah di Yahukimo

Jasa Pelatihan ISO 9001 di Kuantan Singingi

Jasa Pelatihan ISO 9001 di Kuantan Singingi | Hubungi : 0857 1027 2813 PT Bintang Solusi Utama adalah Jasa Konsultan ISO 9001, Consultant ISO 14001, Konsultan ISO 22000, OHSAS 18001, Penyusunan Dokumen CSMS-K3LL, K3, ISO/TS 16949,Dll yang BERANI memberikan JAMINAN KELULUSAN & MONEYBACK GUARANTEE ( Tanpa Terkecuali ) yang tertuang dalam kontrak kerja. Sebagai Konsultan ISO dan HSE TERBAIK dan BERPENGALAMAN kami siap membantu perusahaan bapak dan ibu dalam membangun sistem manajemen ISO dan HSE dengan pendekatan yang sistematis tanpa ribet dengan tujuan bagaimana sistem ISO tersebut bisa bermanfaat bagi perkembangan perusahaan serta menjadi pondasi yang kuat untuk kemajuan perusahaan. Jasa Pelatihan ISO 9001 di Kuantan Singingi

saco-indonesia.com, Meski masih berstatus awas di radius 10 kilometer, aktivitas Gunung Kelud pada 00.00 dinihari WIB hingga 06.

saco-indonesia.com, Meski masih berstatus awas di radius 10 kilometer, aktivitas Gunung Kelud pada 00.00 dinihari WIB hingga 06.00 pagi WIB, hari ini (18/2), telah terpantau normal. Namun, potensi lahar dingin masih telah menjadi ancaman bagi warga yang berada di sekitar bantaran sungai.

Dari pantauan Pos Pantau Gunung Kelud di Desa Sugihwaras, Dusun Margomulyo, Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, kondisi cuaca di atas gunung setinggi 1.731 mdpl dari permukaan air laut itu, berawan. Sedangkan embusan angin bertiup ke arah selatan. Suhu telah terpantau berkisar 19 hingga 21 derajat celsius dengan kelembapan udara 29 persen.

Untuk kegempaan, kata Kepala Pos Pantau Gunung Kelud di Desa Sugihwaras, Khoirul Huda, aktivitas tremor-nya telah terpantau berkekuatan 0,5 hingga 1 milimeter, amplitudo maksimal 0,5 hingga 1, kemudian satu kali gempa tektonik dan satu kali tektonik jauh.

"Meski aktivitas gunung terpantau normal, status Kelud masih awas. Sehingga, semua aktivitas di radius 10 kilometer masih tetap harus dikosongkan," terang Khoirul di Pos Pantau Gunung Kelud, Selasa (18/2).

Dia juga telah mengungkap, potensi ancaman lahar dingin pasca-erupsi Kelud, Kamis malam lalu, bisa terjadi di 28 sungai yang berada di wilayah Kabupaten Blitar dan enam sungai di Kabupaten Kediri.

"Ada banyak aliran sungai di Gunung Kelud, yang telah menjadi aliran lahar dingin. Hanya kita mengimbau kepada masyarakat di sepanjang bantaran sungai untuk tetap waspada jika melihat awan gelap di atas Kelud. Warga yang beraktivitas di bantaran sungai, harus mewaspadai awan gelap yang berpotensi bahaya lahar dingin," tandas dia mengimbau.


Editor : Dian Sukmawati

Berbagai macam cara yang dilakukan orang dalam bisnis internet sangatlah banyak, dan ranking website sangat diperlukan untuk mem

Berbagai macam cara yang dilakukan orang dalam bisnis internet sangatlah banyak, dan ranking website sangat diperlukan untuk memajukan usaha yang dijalankan. Berikut saya berbagi tips untuk menaikkan ranking disalah satu search engine, ALEXA.

 
 
1.  Install toolbar Alexa atau extensi Firefox SearchStatus dan atur blog anda sebagai homepage di browser anda. Ini adalah langkah paling dasar.
2.  Pasang widget rangking Alexa di web anda. Saya melakukannya setiap hampir setiap blogging dan menerima beberapa klik setiap hari. Menurut beberapa orang, setiap klik dihitung sebagai sebuah kunjungan bahkan jika toolbar-nya tidak dipakai oleh sang pengunjung.
3.  Ajak orang lain untuk menggunakan toolbar Alexa. Termasuk teman-teman anda, sesama webmaster juga pengunjung atau pembaca blog/situs. Pastikan bahwa anda me-link ke penjelasan mendetail yang diberikan oleh Alexa mengenai toolbar mereka dan sistem pelacakan yang mereka gunakan sehingga para pembaca tahu toolbar apa yang akan mereka install.
4.  Jika kamu bekerja di warnet, kantor, dll.  Pasanglah toolbar Alexa atau extensi Firefox SS di semua komputer disana dan pasanglah web anda sebagai homepage di semua browser. Mungkin hal itu akan membantu hanya jika komputer di kantor tersebut menggunakan IP dinamis atau berbeda. kang salman sering melakukan ini saat iseng main ke warnet-warnet yang kang salman temukan.
5.  Mintalah teman-teman mengulas (review) dan menilai profile website anda menurut Alexa. Kang salman merasa hal ini menjadi nilai tambah kita di mata alexa rank
6.  Tulis artikel mengenai Alexa. Webmaster dan blogger suka membaca bagaimana cara meningkatkan rangking Alexa. Mereka akan membuat link ke artikel anda dan jika beruntung mereka akan dengan baik hati mengirim pengunjung ke blog anda (dengan kata lain para pengunjung dengan toolbar sudah terinstall). Hal ini secara berangsur-angsur akan berefek pada rangking Alexa anda.
7.   Pamerkan URL anda di forum-forum webmaster. Webmaster biasanya memiliki toolbar terinstall dalam komputer mereka. Anda akan mendapatkan kunjungan dari para webmaster dan mampu menawarkan feedback yang berguna. Hal itu juga merupakan cara yang baik untuk membalas budi pada komunitas jika anda memiliki artikel yang berguna untuk dibagi dengan yang lain.
8.  Tulis artikel yang berkaitan dengan webmaster. Webmaster adalah sebuah web yang cukup besar dan menangani banyak pengunjung, misal : Blog ini hehehe bercanda, Artikel tersebut bisa membahas domain dan SEO,dua bidang di mana para webmaster akan memiliki toolbar Alexa terinstall. Promosikan konten anda di web jejaring sosial dan forum webmaster.
9.  Gunakan redirect Alexa untuk URL web anda. Coba ini : http://redirect.alexa.com/redirect?www.doshdosh.com Ganti doshdosh.com dengan URL dari blog anda. Tinggalkan link ini dalam komentar blog juga tanda tangan forum. Redirect ini akan dihitung sebagai alamat IP unik setiap satu hari jadi mengklik link ini beberapa kali tidak akan membantu. Menurut Kabar yang kang salman dengar, Tidak ada bukti remsi bahwa redirect secara positif menguntungkan rangking Alexa anda, jadi gunakan dengan hati- hati.
10.  Posting artikel di web jejaring sosial kawasan Asia atau forum-forum. Beberapa webmaster telah menyarankan bahwa pengguna web dari Asia Timur adalah penggemar berat toolbar Alexa, menilai dari hadirnya beberapa website dari Asia yang muncul di Alexa Top 500. Saya menyarankan mencoba hal ini jika anda memiliki kapasitas untuk melakukannya.
11.  Ciptaan sebuah bagian webmaster tool di dalam website anda. Hal ini merupakan sebuah magnet untuk webmaster yang akan sering mengunjungi web anda untuk mendapatkan akses ke tool itu. misal tool itu meta tag analisis, atau cek pagerank dll.
12.  Dapatkan pengunjung yang menyebar artikel anda ke Digg atau Stumbled maupun Facebook dan Twitter. Biasanya hal ini akan membawa banyak pengunjung ke web anda dan jumlah yang meningkat tajam itu akan menimbulkan dampak positif untuk rangking Alexa anda. Secara alami, anda perlu mengembangkan artikel yang layak untuk dilink.
13.  Lakukanlah  promosi dengan memanfatkan iklan Pay Per Click. Beli spot iklan di search engine seperti Google atau Exact Seek akan menolong anda memperoleh sejumlah pengunjung. Dua kali lipat menguntungkan anda bila iklan anda sangat relevan untuk webmaster. atau silakan klik disini untuk cara promosi yang baik
14.  Buat sebuah kategori mengenai Alexa di dalam blog anda dan gunakan itu sebagai kategori saat anda menulis artikel atau berita apapun mengenai Alexa. Tindakan ini adalah sebuah sumber yang mudah diakses oleh webmaster atau para pengunjung yang datang dari search engine dan juga akan menolong rangking anda meningkat dalam sebuah hasil pencarian. Walaupun sebenarnya kang salman tidak menerapkan ini :p hehehe tapi yang penting arahkanlah pengunjung anda untuk lebih mudah mengakses informasi mengenai Alexa
15.  Optimalkan posting populer anda. Anda memiliki posting populer yang secara teratur mendapatkan traffic dari search engine? Masukkan sebuah widget /graphic di bawah posting itu, link ke posting mengenai Alexa yang anda buat atau gunakan redirection dari Alexa di dalam URL internal anda.
16.  Pasang Iklan banner dan link untuk mendapatkan pengunjung dari forum webmaster dan situs-situs. Iklan yang menyolok dan bagus akan menarik banyak pengunjung ke situs anda, yang bisa secara signifikan menaikkan rangking anda.
17.  Sewa editor grafis untuk mendandani web anda. Cara lain beli tanda tangan di sebuah forum web atau promosikan artikel tertentu atau materi tertentu di situs anda secara teratur. Anda bisa dengan mudah menemukan editor grafis untuk disewa di Digital Point dan forum webmaster lain. tujuannya agar memaksimalkan kekuatan tersembunyi dari situs anda
18.   Ini cara yang tidak kang salman gunakan, Bayar pemilik Warnet untuk menginstall toolbar Alexa dan memasang situs anda sebagai homepage untuk semua komputer mereka. Hal ini mungkin sulit untuk dinego dan sebuah solusi yang tidak benar- benar berhasil untuk kebanyakan orang. Tetapi beberapa orang mengatakan bahwa hal ini berhasil. ( tapi bisa menjadi inspirasi buat anda. kang salman mengakalinya dengan mencoba ngelamar magang di warnet. Silakan kamu ngelamar kerja ke warnet deh, selain bisa ngenet gratis, kamu juga bisa lebih leluasa mengubah homepagenya hihihi)
19.  Gunakan MySpace. Hal ini agak curang dan kang salman sangat tidak merekomendasikannya kecuali jika anda benar-benar tertarik untuk memanipulasi rangkin Alexa anda. Gunakan gambar yang menarik secara visual atau banner dan link gambar itu ke URL anda yang sudah diredirected ke Alexa. Hal ini efektif jika web anda memiliki konten yang sangat relevan dengan pengguna MySpace.
20.  Coba Alexa auto surf. Apakah mereka bekerja ? Mungkin untuk situs yang benar-benar baru. Saya pikir mereka akan sangat sesuai untuk situs baru yang sangat miskin rangking Alexa. Ingat bahwa akan ada masalah saat anda mencoba menggunakan auto surf bersamaan dengan iklan kontekstual seperti Adsense. Dan cara ini juga bukan solusi jangka panjang untuk meningkatkan rangking Alexa anda jadi saya sarankan anda berhati-hati dengan cara ini.

source : berbagai artikel tentang Alexa
 

Ms. Pryor, who served more than two decades in the State Department, was the author of well-regarded biographies of the founder of the American Red Cross and the Confederate commander.

Late in April, after Native American actors walked off in disgust from the set of Adam Sandler’s latest film, a western sendup that its distributor, Netflix, has defended as being equally offensive to all, a glow of pride spread through several Native American communities.

Tantoo Cardinal, a Canadian indigenous actress who played Black Shawl in “Dances With Wolves,” recalled thinking to herself, “It’s come.” Larry Sellers, who starred as Cloud Dancing in the 1990s television show “Dr. Quinn, Medicine Woman,” thought, “It’s about time.” Jesse Wente, who is Ojibwe and directs film programming at the TIFF Bell Lightbox in Toronto, found himself encouraged and surprised. There are so few film roles for indigenous actors, he said, that walking off the set of a major production showed real mettle.

But what didn’t surprise Mr. Wente was the content of the script. According to the actors who walked off the set, the film, titled “The Ridiculous Six,” included a Native American woman who passes out and is revived after white men douse her with alcohol, and another woman squatting to urinate while lighting a peace pipe. “There’s enough history at this point to have set some expectations around these sort of Hollywood depictions,” Mr. Wente said.

The walkout prompted a rhetorical “What do you expect from an Adam Sandler film?,” and a Netflix spokesman said that in the movie, blacks, Mexicans and whites were lampooned as well. But Native American actors and critics said a broader issue was at stake. While mainstream portrayals of native peoples have, Mr. Wente said, become “incrementally better” over the decades, he and others say, they remain far from accurate and reflect a lack of opportunities for Native American performers. What’s more, as Native Americans hunger for representation on screen, critics say the absence of three-dimensional portrayals has very real off-screen consequences.

“Our people are still healing from historical trauma,” said Loren Anthony, one of the actors who walked out. “Our youth are still trying to figure out who they are, where they fit in this society. Kids are killing themselves. They’re not proud of who they are.” They also don’t, he added, see themselves on prime time television or the big screen. Netflix noted while about five people walked off the “The Ridiculous Six” set, 100 or so Native American actors and extras stayed.

Advertisement

But in interviews, nearly a dozen Native American actors and film industry experts said that Mr. Sandler’s humor perpetuated decades-old negative stereotypes. Mr. Anthony said such depictions helped feed the despondency many Native Americans feel, with deadly results: Native Americans have the highest suicide rate out of all the country’s ethnicities.

The on-screen problem is twofold, Mr. Anthony and others said: There’s a paucity of roles for Native Americans — according to the Screen Actors Guild in 2008 they accounted for 0.3 percent of all on-screen parts (those figures have yet to be updated), compared to about 2 percent of the general population — and Native American actors are often perceived in a narrow way.

In his Peabody Award-winning documentary “Reel Injun,” the Cree filmmaker Neil Diamond explored Hollywood depictions of Native Americans over the years, and found they fell into a few stereotypical categories: the Noble Savage, the Drunk Indian, the Mystic, the Indian Princess, the backward tribal people futilely fighting John Wayne and manifest destiny. While the 1990 film “Dances With Wolves” won praise for depicting Native Americans as fully fleshed out human beings, not all indigenous people embraced it. It was still told, critics said, from the colonialists’ point of view. In an interview, John Trudell, a Santee Sioux writer, actor (“Thunderheart”) and the former chairman of the American Indian Movement, described the film as “a story of two white people.”

“God bless ‘Dances with Wolves,’ ” Michael Horse, who played Deputy Hawk in “Twin Peaks,” said sarcastically. “Even ‘Avatar.’ Someone’s got to come save the tribal people.”

Dan Spilo, a partner at Industry Entertainment who represents Adam Beach, one of today’s most prominent Native American actors, said while typecasting dogs many minorities, it is especially intractable when it comes to Native Americans. Casting directors, he said, rarely cast them as police officers, doctors or lawyers. “There’s the belief that the Native American character should be on reservations or riding a horse,” he said.

“We don’t see ourselves,” Mr. Horse said. “We’re still an antiquated culture to them, and to the rest of the world.”

Ms. Cardinal said she was once turned down for the role of the wife of a child-abusing cop because the filmmakers felt that casting her would somehow be “too political.”

Another sore point is the long run of white actors playing American Indians, among them Burt Lancaster, Rock Hudson, Audrey Hepburn and, more recently, Johnny Depp, whose depiction of Tonto in the 2013 film “Lone Ranger,” was viewed as racist by detractors. There are, of course, exceptions. The former A&E series “Longmire,” which, as it happens, will now be on Netflix, was roundly praised for its depiction of life on a Northern Cheyenne reservation, with Lou Diamond Phillips, who is of Cherokee descent, playing a Northern Cheyenne man.

Others also point to the success of Mr. Beach, who played a Mohawk detective in “Law & Order: Special Victims Unit” and landed a starring role in the forthcoming D C Comics picture “Suicide Squad.” Mr. Beach said he had come across insulting scripts backed by people who don’t see anything wrong with them.

“I’d rather starve than do something that is offensive to my ancestral roots,” Mr. Beach said. “But I think there will always be attempts to drawn on the weakness of native people’s struggles. The savage Indian will always be the savage Indian. The white man will always be smarter and more cunning. The cavalry will always win.”

The solution, Mr. Wente, Mr. Trudell and others said, lies in getting more stories written by and starring Native Americans. But Mr. Wente noted that while independent indigenous film has blossomed in the last two decades, mainstream depictions have yet to catch up. “You have to stop expecting for Hollywood to correct it, because there seems to be no ability or desire to correct it,” Mr. Wente said.

There have been calls to boycott Netflix but, writing for Indian Country Today Media Network, which first broke news of the walk off, the filmmaker Brian Young noted that the distributor also offered a number of films by or about Native Americans.

The furor around “The Ridiculous Six” may drive more people to see it. Then one of the questions that Mr. Trudell, echoing others, had about the film will be answered: “Who the hell laughs at this stuff?”

Artikel lainnya »