Anda Mencari Pusat Jasa Konsultan ISO 9001 Murah di Kapuas Hulu Kami Solusinya Hubungi : 0857 1027 2813 konsultaniso9001.net adalah Jasa Konsultan ISO 9001, Consultant ISO 14001, Konsultan ISO 22000, OHSAS 18001, Penyusunan Dokumen CSMS-K3LL, K3, ISO/TS 16949,Dll yang BERANI memberikan JAMINAN KELULUSAN & MONEYBACK GUARANTEE ( Tanpa Terkecuali ) yang tertuang dalam kontrak kerja. Sebagai Konsultan ISO dan HSE TERBAIK dan BERPENGALAMAN kami siap membantu perusahaan bapak dan ibu dalam membangun sistem manajemen ISO dan HSE dengan pendekatan yang sistematis tanpa ribet dengan tujuan bagaimana sistem ISO tersebut bisa bermanfaat bagi perkembangan perusahaan serta menjadi pondasi yang kuat untuk kemajuan perusahaan.

Pusat Jasa Konsultan ISO 9001 Murah di Kapuas Hulu Melalui berbagai TRAINING ISO yang diselenggarakan menggunakan Metode Accelerated Learning, sehingga Karyawan Dipacu untuk lebih aktif dalam pembelajaran sehingga dapat menerapkan Sistem ini dengan Baik Nantinya. Pusat Jasa Konsultan ISO 9001 Murah di Kapuas Hulu

Tag :
Konsultan ISO 9001 | Pusat Jasa Konsultan ISO 9001 Murah di Kapuas Hulu

Jasa Pelatihan ISO 9001 Terbaik dan Berpengalaman di Luwu Utara

Jasa Pelatihan ISO 9001 Terbaik dan Berpengalaman di Luwu Utara | Hubungi : 0857 1027 2813 PT Bintang Solusi Utama adalah Jasa Konsultan ISO 9001, Consultant ISO 14001, Konsultan ISO 22000, OHSAS 18001, Penyusunan Dokumen CSMS-K3LL, K3, ISO/TS 16949,Dll yang BERANI memberikan JAMINAN KELULUSAN & MONEYBACK GUARANTEE ( Tanpa Terkecuali ) yang tertuang dalam kontrak kerja. Sebagai Konsultan ISO dan HSE TERBAIK dan BERPENGALAMAN kami siap membantu perusahaan bapak dan ibu dalam membangun sistem manajemen ISO dan HSE dengan pendekatan yang sistematis tanpa ribet dengan tujuan bagaimana sistem ISO tersebut bisa bermanfaat bagi perkembangan perusahaan serta menjadi pondasi yang kuat untuk kemajuan perusahaan. Jasa Pelatihan ISO 9001 Terbaik dan Berpengalaman di Luwu Utara

Jakarta, Saco-Indonesia - Dengan Hujan deras yang mengguyur kawasan hulu Sungai Ciliwung Bogor pagi tadi akan segera berimbas ke bagian hilir yang ada di Jakarta.

Jakarta, Saco-Indonesia - Dengan Hujan deras yang mengguyur kawasan hulu Sungai Ciliwung Bogor pagi tadi akan segera berimbas ke bagian hilir yang ada di Jakarta. Debit air dalam jumlah besar diperkirakan akan sampai di ibukota pada sore ini.

Pada pukul 10.00 WIB, bendungan ketinggian air di bendungan Katulampa Bogor menyentuh level Siaga 2 atau 150 cm. Pada pukul 11.00 WIB, ketinggian naik menjadi 160 cm, masih di status yang sama.

Di Depok tinggi muka air menyentuh 260 cm (Siaga 2) pada pukul 12.40 WIB. Naiknya status Siaga 2 di bagian hulu dan tengah Sungai Ciliwung yaitu di Katulampa dan Depok maka diperkirakan akan menyebabkan potensi banjir di bantaran sungai kiri kanan Sungai Ciliwung meliputi Rawajati, Kalibata, Pengadegan, Gang Arus/Cawang, Kebon Baru, Bukit Duri, Bidara Cina, dan Kampung Melayu.

"Warga diimbau untuk selalu waspada banjir yang akan datang sekitar 6 jam kemudian," ujar Kepala Humas BNPB Sutopo Purwo dalam pernyataannya, Jumat (17/1/2014). Dengan kata lain, debit air dalam jumlah besar dari Bogor itu akan sampai ke Jakarta sekitar pukul 18.30 WIB.

Ada pun, kondisi tinggi muka air pada Jum'at (17/01) Pkl. 11.00 wib berdasarkan pantauan Pusdalops BPBD DKI Jakarta:

Katulampa 160 cm/M (siaga 2);
Depok 230 cm/M (siaga 3);
Manggarai 740 cm/G (siaga 4);
Pesanggrahan 100 cm/M (siaga 4);
Angke Hulu 195 cm/M (siaga 3);
Cipinang Hulu 110 cm/M (siaga 4);
Sunter Hulu 65 cm/M (siaga 4);
Pulogadung 535 cm/M (siaga 4);
Karet 480 cm/M (siaga 3);
Waduk Pluit -65 cm/M;
Pasar Ikan 205 cm/M (siaga 4);
Krukut Hulu 80 cm/H (siaga 4)

Kenaikan tinggi muka air Sungai Ciliwung di Depok pada:
pkul 11.10 : 210 cm/M (siaga3)
Pkul 11.20 : 220 cm/M (siaga3)
Pkul 11.30 : 240 cm/M (siaga3)
Pkul 12.40 : 260 cm/M (siaga2)
Pkul 12.45 : 270 cm/M (siaga2)

Sumber : detik.com

Editor : Maulana Lee

saco-indonesia.com, Musdalifah yang berusia (55) tahun , wanita yang juga mengaku kerabat para terduga teroris Ciputat, juga ber

saco-indonesia.com, Musdalifah yang berusia (55) tahun , wanita yang juga mengaku kerabat para terduga teroris Ciputat, juga berharap segera memakamkan semua jenazah. Lantaran, kematian mereka juga sudah diketahui.

"Mau dimakamin di Pondok Rangon," katanya di RS Polri, Jakarta, Kamis (2/1).

Dirinya juga telah mengaku sebagai ibu angkat para terduga teroris tersebut. Dia juga mengenal Dayat, salah seorang terduga teroris yang tewas.

"Sudah lama, baru ketemu. Saya ibu, ibu anak-anak angkat (semua terduga teroris) saya, bukan anak saya," ujarnya.

Wanita bercadar hitam dan mengenakan terusan panjang berwarna coklat itu juga mengaku perkenalannya dengan para terduga teroris itu karena satu jamaah. Namun, tidak menyebutkan apa nama jamaahnya.

Sebelumnya, Musdalifah yang berusia (55) tahun , juga berharap para teroris tidak diautopsi. Sebab, hal ini juga merupakan permintaan keluarga dan penyebab kematian juga sudah diketahui. Pihaknya juga sudah melayangkan surat kepada kepolisian agar tidak melakukan hal tersebut.

"Atas nama keluarga telah menolak untuk diautopsi. Kita juga berharap jenazah untuk tidak diautopsi, karena sudah jadi jenazah. Matinya sudah jelas ditembak. Kita sudah buat surat pernyataan tidak diautopsi," tegasnya usai keluar dari RS Polri.

Seperti yang telah diketahui, Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri telah terlibat baku tempat dengan para terduga teroris di beberapa daerah salah satunya di Ciputat. Dari penggerebekan di sebuah rumah kontrakan daerah Kampung Sawah, Ciputat, Tangerang Selatan, enam teroris tewas.

Berikut identitas keenam teroris yang tewas di tangan Densus 88.

Daeng alias Dayat Kacamata
Nurul Haq alias Dirman
Ozi alias Tomo
Rizal alias Teguh alias Sabar
Edo alias Amril
Hendi


Editor : Dian sukmawati

WASHINGTON — During a training course on defending against knife attacks, a young Salt Lake City police officer asked a question: “How close can somebody get to me before I’m justified in using deadly force?”

Dennis Tueller, the instructor in that class more than three decades ago, decided to find out. In the fall of 1982, he performed a rudimentary series of tests and concluded that an armed attacker who bolted toward an officer could clear 21 feet in the time it took most officers to draw, aim and fire their weapon.

The next spring, Mr. Tueller published his findings in SWAT magazine and transformed police training in the United States. The “21-foot rule” became dogma. It has been taught in police academies around the country, accepted by courts and cited by officers to justify countless shootings, including recent episodes involving a homeless woodcarver in Seattle and a schizophrenic woman in San Francisco.

Now, amid the largest national debate over policing since the 1991 beating of Rodney King in Los Angeles, a small but vocal set of law enforcement officials are calling for a rethinking of the 21-foot rule and other axioms that have emphasized how to use force, not how to avoid it. Several big-city police departments are already re-examining when officers should chase people or draw their guns and when they should back away, wait or try to defuse the situation

The magical quality Mr. Lesnie created in shooting the “Babe” films caught the eye of the director Peter Jackson, who chose him to film the fantasy epic.

Artikel lainnya »