Anda Mencari Biro Jasa Konsultan ISO 9001 Murah di Minahasa Tenggara Kami Solusinya Hubungi : 0857 1027 2813 konsultaniso9001.net adalah Jasa Konsultan ISO 9001, Consultant ISO 14001, Konsultan ISO 22000, OHSAS 18001, Penyusunan Dokumen CSMS-K3LL, K3, ISO/TS 16949,Dll yang BERANI memberikan JAMINAN KELULUSAN & MONEYBACK GUARANTEE ( Tanpa Terkecuali ) yang tertuang dalam kontrak kerja. Sebagai Konsultan ISO dan HSE TERBAIK dan BERPENGALAMAN kami siap membantu perusahaan bapak dan ibu dalam membangun sistem manajemen ISO dan HSE dengan pendekatan yang sistematis tanpa ribet dengan tujuan bagaimana sistem ISO tersebut bisa bermanfaat bagi perkembangan perusahaan serta menjadi pondasi yang kuat untuk kemajuan perusahaan.

Biro Jasa Konsultan ISO 9001 Murah di Minahasa Tenggara Melalui berbagai TRAINING ISO yang diselenggarakan menggunakan Metode Accelerated Learning, sehingga Karyawan Dipacu untuk lebih aktif dalam pembelajaran sehingga dapat menerapkan Sistem ini dengan Baik Nantinya. Biro Jasa Konsultan ISO 9001 Murah di Minahasa Tenggara

Tag :
Konsultan ISO 9001 | Biro Jasa Konsultan ISO 9001 Murah di Minahasa Tenggara

Jasa Konsultan ISO 9001 Terbaik dan Berpengalaman di Papua

Jasa Konsultan ISO 9001 Terbaik dan Berpengalaman di Papua | Hubungi : 0857 1027 2813 PT Bintang Solusi Utama adalah Jasa Konsultan ISO 9001, Consultant ISO 14001, Konsultan ISO 22000, OHSAS 18001, Penyusunan Dokumen CSMS-K3LL, K3, ISO/TS 16949,Dll yang BERANI memberikan JAMINAN KELULUSAN & MONEYBACK GUARANTEE ( Tanpa Terkecuali ) yang tertuang dalam kontrak kerja. Sebagai Konsultan ISO dan HSE TERBAIK dan BERPENGALAMAN kami siap membantu perusahaan bapak dan ibu dalam membangun sistem manajemen ISO dan HSE dengan pendekatan yang sistematis tanpa ribet dengan tujuan bagaimana sistem ISO tersebut bisa bermanfaat bagi perkembangan perusahaan serta menjadi pondasi yang kuat untuk kemajuan perusahaan. Jasa Konsultan ISO 9001 Terbaik dan Berpengalaman di Papua

Sebuah illustrasi :   suatu kisah ayah, anak, dan keledai yang membawa muatan bawaan mereka di atas punggungnya. Me

Sebuah illustrasi :

 

suatu kisah ayah, anak, dan keledai yang membawa muatan bawaan mereka di atas punggungnya. Mereka mau melakukan perjalanan menuju suatu kuil. Mereka singgah di setiap kota yang mereka temui. Di kota pertama, orang disana berkata: “Hei mereka tega sekali membebani keledai mereka seberat itu!” Mendengar perkataan itu ayahnya membawa muatan yg ada di punggung keledai dan melanjutkan perjalanan ke kota kedua.

 

Sesampainya di kota kedua, orang mulai berkata: “Anak yang durhaka. Dia membiarkan ayahnya memikul beban seberat itu!” Mendengar hal itu, anaknya memutuskan untuk memikul beban yang dibawa oleh ayahnya dan melanjutkan perjalanan menuju ke kota ketiga.

 

Sesampainya di kota ketiga, orang disana berkata: ” Mereka tidak efektif. Keledai itu hanya dibawa tapi tidak digunakan sama sekali.” Sang anak mempersilakan ayahnya untuk menaiki keledai tersebut dan melanjutkan perjalanan ke kota keempat.

 

Ketika berada di kota keempat, seseorang di tempat itu berkata: ” Mengapa tidak menyewa keledai satu lagi untuk membawa barang bawaan?” Sang ayah akhirnya menyewa keledai satu lagi untuk membawa barang bawaan mereka dan melanjutkan perjalanan mereka sehingga sampai ke kuil.

 

Sesampainya di kuil, biksu disana terheran-heran dengan mereka, ” mengapa kalian sampai membawa dua keledai dalam perjalanan kalian?” Sang ayah akhirnya kesal dan berkata,” Kami melakukan apa yang menurut semua orang adalah yang terbaik. Tetapi ketika berada di kota yang berbeda, mereka terus menerus mengomentari kondisi kami sehingga kami memposisikan kondisi sesuai dengan kemauan mereka, tapi mereka selalu mengeluh, tidak bisakah semua senang dengan kondisi yang sudah kami sesuaikan? Bahkan biksupun mengomentari kondisi kami.”

 

Kita sering berada pada posisi "si ayah dan anak" dalam ilustrasi diatas, Berusaha menyenangkan semua orang, Mungkinkah?

 

Mari kita pertimbangkan hal berikut

  • Pikiran Orang Lain

Setiap manusia pasti memiliki sisi pandang terhadap objek atau manusia lain tergantung apa yang ada dipikiran manusia yang menilai, bisa menilai baik, dan bisa buruk, Apakah kita bisa mengendalikan pikiran orang lain??? dengan tegas saya katakan "tidak bisa".

Misalkan :

  1. Ketika pemerintahan berjalan baik, apakah semuanya senang? tentu tidak, karena menggangu keberadaan oposisi.
  2. Ketika Anda mampu fokus menjalankan pekerjaan anda dengan baik dan benar, apakah orang lain semuanya menilai baik? belum tentu, kolega atau bahkan atasan kita belum tentu senang karena dikhawatirkan kita meminta promosi atau kenaikan jabatan.
  3. Ketika Auditor menjalankan fungsinya dengan baik, apakah semuanya senang? sudah pasti tidak karena mengganggu "yg lain".
  • Prinsip Hidup

Prinsip hidup itu panduan, cahaya dan nilai dalam menjalankan kehidupan. Kepercayaan diri tidak terlepas dari prinsip hidup ini. Orang yang memiliki prinsip hidup pasti memiliki kepercayaan diri, sehingga tidak pernah ragu dan khawatir akan pendapat orang lain atas apa yang dilakukannya.

 

Intinya, jika berada dalam posisi  "si ayah dan anak" dalam ilustrasi itu, Lakukan fungsi sesuai dengan prinsip hidup. sehingga akan mudah bagi kita untuk diminta penjelasan/pertanggungjawab atas cara/sikap/tindakan kita.

 

''That’s it, it will be a big failure if we try to make everyone happy''

''Kunci menuju kegagalan adalah mencoba untuk menyenangkan semua orang"

-----Bill Cosby-----

Meski harga komputer personal (PC) makin terjangkau, banyak pihak yang masih membutuhkan jasa penyewaan komputer. Bisnis penyewa

Meski harga komputer personal (PC) makin terjangkau, banyak pihak yang masih membutuhkan jasa penyewaan komputer. Bisnis penyewaan PC pun juga masih lumayan. Sebuah perusahaan penyedia jasa sewa komputer masih menangguk omzet ratusan juta rupiah sebulan. Kuncinya harus fokus pada pasar tertentu, serta harus siap untuk merawat pelanggan dan komputer.

Tingginya ketergantungan pada komputer, telah membuat keberadaan produk ini seakan menjadi kebutuhan primer untuk dapat mendukung pekerjaan atau sebagai media hiburan. Apalagi, produsen komputer kian jeli untuk menciptakan berbagai produk tertentu, yang sesuai dengan kebutuhan atau kantong konsumen, sehingga makin banyak orang yang mampu membeli komputer personal.

Namun, meski banyak orang telah memiliki komputer sendiri, ternyata tidak menyurutkan bisnis penyewaan komputer personal (PC). Tengok saja, usaha penyewaan PC milik Andi Susanto. Pemilik PT Megawastu Solusindo di Jakarta ini mampu untuk menangguk omzet hingga Rp 500 juta tiap bulan. "Usaha penyewaan PC juga masih menguntungkan sampai saat ini," ujarnya.

Minat perusahaan untuk menyewa PC masih tinggi. Mereka terhindar dari biaya pembelian, biaya penggantian dan perawatan. Sementara PC juga sangat penting dan dibutuhkan terus-menerus. "Dengan menyewa, perusahaan bisa menekan pengeluaran mereka," tutur Andi.

Andi mengawali usahanya sejak 2003. Pria yang semula bekerja di sebuah media ekonomi ini tertarik menekuni bisnis penyewaan PC, karena ia banyak berhubungan dengan perbankan. "Saya melihat bank membutuhkan dukungan PC yang bagus," kata Andi.

Dalam usahanya ini, Andi pun hanya memasok PC untuk bagian trading di bank. Kesuksesannya pun juga tak lepas dari strategi untuk fokus pada target pasar dan merawat konsumennya dengan baik.

Hingga kini, Megawastu Solusindo masih konsisten menyewakan PC khusus bagi kantor-kantor bank. Mereka juga sudah mempunyai klien yang berasal dari 10 bank besar di Indonesia.

Harga sewa komputer dipatok mulai Rp 500.000 hingga Rp 1 juta per bulan. Penentuan tarif sewa juga bergantung pada spesifikasi kebutuhan PC.

Andi juga menawarkan sistem sewa dengan jangka waktu bulanan hingga tahunan. "Tapi, kami juga mempunyai kebijakan kontrak per tiga bulan supaya pemasukan lebih lancar," ujarnya.

Dalam usaha ini, menurut Andi, yang paling penting adalah melakukan perawatan PC secara rutin. Maklum, dunia perbankan membutuhkan kecepatan data dan arus informasi secara real time.

Klien biasanya menginginkan, bila terjadi kerusakan pada PC harus seminim mungkin. Karena itu, Andi juga harus selalu siap menyediakan teknisi bila terjadi kerusakan. Para teknisi pun harus memantau secara rutin kondisi PC yang selalu menyala itu.

Sekali sepekan, teknisi biasanya mengecek PC yang disewa. Mereka akan membersihkan komputer tersebut dari gangguan virus. "Saya juga harus membayar denda jika terjadi kerusakan yang melebihi perjanjian," ujar Andi.

Namun, kesuksesan dari bisnis penyewaan komputer tak hanya dengan mengandalkan klien dari perbankan. Menurut Hery Siswanto, Manajer Marketing PT Natari, banyak perusahaan membutuhkan penyewaan komputer untuk mendukung kinerja perusahaan.

Perusahaan yang terkenal ini telah menjalani bisnis penyewaan komputer sejak 2004 lalu . Hery juga mengakui, konsumennya terus bertambah hingga saat ini. "Bahkan, kami masih kewalahan dalam melayani kebutuhan klien di Jakarta," ujar Hery.

Natari biasanya telah menyewakan komputer untuk keperluan pelatihan karyawan maupun seminar. Karena mengincar pasar ini, mereka biasanya menuai banyak permintaan pada awal bulan dalam triwulan pertama setiap tahunnya.

Berbeda dengan Megawastu Solusindo, Natari menetapkan harga sewa harian. Biaya sewa komputer telah dibanderol antara Rp 80.000 hingga Rp 100.000 per unit setiap hari.

Hery bilang, perusahaan bisa mendulang omzet lebih dari Rp 100 juta per bulan. Untuk mendukung bisnisnya, Natari juga menyiapkan 500 unit komputer personal.

Hery menjelaskan, para kliennya lebih memilih menyewa PC untuk pelatihan atau seminar. Pasalnya, komputer personal lebih nyaman dipakai bila dibandingkan dengan menggunakan laptop. Selain itu, perusahaan juga ingin mengurangi risiko kecurian jika menggunakan laptop.

Ada beragam perusahaan yang menjadi klien Natari. Mulai dari perusahaan asuransi, perusahaan TI dan juga kalangan perbankan. Hery berpesan, dalam bisnis ini yang penting menjaga kepercayaan pelanggan.

Joseph Lechleider

Mr. Lechleider helped invent DSL technology, which enabled phone companies to offer high-speed web access over their infrastructure of copper wires.

Judge Patterson helped to protect the rights of Attica inmates after the prison riot in 1971 and later served on the Federal District Court in Manhattan.

Artikel lainnya »