Anda Mencari Layanan Jasa Konsultan ISO 9001 Berpengalaman di Murung Raya Kami Solusinya Hubungi : 0857 1027 2813 konsultaniso9001.net adalah Jasa Konsultan ISO 9001, Consultant ISO 14001, Konsultan ISO 22000, OHSAS 18001, Penyusunan Dokumen CSMS-K3LL, K3, ISO/TS 16949,Dll yang BERANI memberikan JAMINAN KELULUSAN & MONEYBACK GUARANTEE ( Tanpa Terkecuali ) yang tertuang dalam kontrak kerja. Sebagai Konsultan ISO dan HSE TERBAIK dan BERPENGALAMAN kami siap membantu perusahaan bapak dan ibu dalam membangun sistem manajemen ISO dan HSE dengan pendekatan yang sistematis tanpa ribet dengan tujuan bagaimana sistem ISO tersebut bisa bermanfaat bagi perkembangan perusahaan serta menjadi pondasi yang kuat untuk kemajuan perusahaan.

Layanan Jasa Konsultan ISO 9001 Berpengalaman di Murung Raya Melalui berbagai TRAINING ISO yang diselenggarakan menggunakan Metode Accelerated Learning, sehingga Karyawan Dipacu untuk lebih aktif dalam pembelajaran sehingga dapat menerapkan Sistem ini dengan Baik Nantinya. Layanan Jasa Konsultan ISO 9001 Berpengalaman di Murung Raya

Tag :
Konsultan ISO 9001 | Layanan Jasa Konsultan ISO 9001 Berpengalaman di Murung Raya

Jasa Konsultan ISO 9001 Terbaik dan Berpengalaman di Papua

Jasa Konsultan ISO 9001 Terbaik dan Berpengalaman di Papua | Hubungi : 0857 1027 2813 PT Bintang Solusi Utama adalah Jasa Konsultan ISO 9001, Consultant ISO 14001, Konsultan ISO 22000, OHSAS 18001, Penyusunan Dokumen CSMS-K3LL, K3, ISO/TS 16949,Dll yang BERANI memberikan JAMINAN KELULUSAN & MONEYBACK GUARANTEE ( Tanpa Terkecuali ) yang tertuang dalam kontrak kerja. Sebagai Konsultan ISO dan HSE TERBAIK dan BERPENGALAMAN kami siap membantu perusahaan bapak dan ibu dalam membangun sistem manajemen ISO dan HSE dengan pendekatan yang sistematis tanpa ribet dengan tujuan bagaimana sistem ISO tersebut bisa bermanfaat bagi perkembangan perusahaan serta menjadi pondasi yang kuat untuk kemajuan perusahaan. Jasa Konsultan ISO 9001 Terbaik dan Berpengalaman di Papua

saco-indonesia.com, Misteri pembunuhan terhadap wanita pengusaha catering di Jalan Tanah Tinggi 1, RT 011/06 Kel. Tanah Tinggi,

saco-indonesia.com, Misteri pembunuhan terhadap wanita pengusaha catering di Jalan Tanah Tinggi 1, RT 011/06 Kel. Tanah Tinggi, Kec. Johar Baru, Jakarta Pusat, akhirnya terkuak. Pelaku telah ditangkap oleh petugas Polres Jakarta Pusat di Kampung Badui, Lebak Banten.

Tersangka Suwiryo yang berusia 27 tahun , telah mengaku membunuh korban karena butuh uang untuk biaya persalinan istrinya. “Tadinya saya tidak bermaksud untuk membunuh majikan, hanya mau mengambil perhiasan yang akan saya jual untuk biaya melahirkan istri. Namun korban teriak hingga saya panik dan membunuhnya,” katanya, Kamis (6/2) kemarin.

Kasat Reskrim Polres Jakpus AKBP Tatan Dirsan Atmaja telah menjelaskan, terungkapnya kasus pembunuhan yang telah menimpa Adhika Putri yang berusia 31 tahun ,janda beranak dua ini berkat kerja keras polisi dalam melakukan penyelidikan, termasuk keterangan sejumlah saksi. “Para saksi mengarahkan dugaan ke pelaku,” katanya.

Petugas pun juga mendapat petunjuk kalau Suwiryo berada di tempat istrinya di daerah Banten. Polisi kemudian telah membentuk tim khusus untuk dapat memburu pelaku.

Begitu diyakini kalau pelaku berada di Banten, petugas yang dipimpin oleh Kanit Resmob AKP Mustakim, segera menuju ke lokasi untuk dapat memastikan keberadaan pelaku pembunuh pengusaha catering. Setibanya petugas di perkampungan Badui, polisi bersama sejumlah masyarakat sekitar itu telah mendatangi rumah pelaku.

Polisi telah melihat tersangka sedang tidur-tiduran dan langsung disergap. “Dari hasil BAP yang telah dibuatkan polisi, terungkap kalau pelaku sudah sering melakukan pencurian di rumah dengan modus berlagak sebagai pembantu dan ujung-ujungnya mencuri harta majikan,” ujar Tatan Dirsan Atmaja.

Menurut pengakuan pelaku, Minggu (2/2) lalu sekitar pukul 03:00 dinihari , sudah ada niat jahat untuk mencuri di tempat majikannya. Ia masuk kamar tengah saat majikan tidak ada. Namun karena barang yang diincer tidak ada, niat jahat itu kembali dilakukan pada Senin (3/2) sekitar pukul 10:00.

Tersangka masuk kamar depan dan mengambil perhiasan emas 5 gram dan laptop berikut HP dari lemari. Naas, saat pelaku mau keluar dari kamar tiba-tiba wanita beranak dua itu terjaga dari bangun dan mempergoki aksinya. Korban teriak hingga membuat tersangka panik dan membekapnya pakai kain.

Setelah itu,pelaku memukul kepala pakai palu yang sudah disiapkan hingga belasan kali. Korban pun tewas dengan kondisi mengenaskan. “Tersangka kita kenakan  pasal 365 jo  338 KUHP  dengan ancaman hukuman 20 kurungan penjara,” tegas Tatan.(silaen/yo)


Editor : Dian Sukmawati

Perhelatan Jakarta Fashion and Food Festival (JFFF) memasuki perhelatan ke-10 tahun ini

KOMPAS.com - Perhelatan Jakarta Fashion and Food Festival (JFFF) memasuki perhelatan ke-10 tahun ini. Usia satu dekade menandakan kalau perhelatan pekan fashion yang digelar Summarecon Kelapa Gading ini mendapat perhatian cukup besar dan diperhitungkan. Apa saja peragaan busana yang menjanjikan untuk disimak?

Peragaan busana "Sinergy" yang menampilkan tujuh desainer muda berbakat telah membuka parade peragaan busana pada Sabtu (11/5/2013). Dalam peragaan tersebut, Gede Yudi, Erdan, Rasyid Salim, Rini Suwardy, Paula Meliana, Soko Wijanto, dan Wira Krisna, mencoba mengeksplorasi busana wanita dari sisi warna, aplikasi, dan bahan yang digunakan.

Selain "Sinergy", masih ada sembilan peragaan busana lain yang akan berlangsung di JFFF sampai 26 Mei 2013. Selain merayakan kuliner Nusantara, fashion adalah suguhan utama dalam festival ini. Di antara peragaan busana yang dijadwalkan berjalan di runway utama di Ballroom Hotel Harris, berikut 9 di antaranya yang sayang untuk dilewatkan.

1. Mini show APPMI karya desainer Anastasia, Formalhaut Zamel, Lisa Fitria, dan Melia Wijaya, dalam sesi “Fairy Tales”, Minggu (12/5/2013) pukul 15.00.
2. Parade koleksi Nusa Tenggara Barat to Nusa Tenggara Timur oleh Stephanus Hamy, Minggu (12/5/2013) pukul 17.00.
3. Parade desainer IPMI dalam sesi “Kain Negeri”, yang terdiri atas desainer Barli Asmara, Carmanita, Denny Wirawan, Didi Budiardjo, Era Soekamto, Kanaya Tabitha, Liliana Lim, Tri Handoko, Tuty Cholid, Yongki Budisutisna, Senin (13/5/2013) pukul 19.00.
4. JFFF Awards 2013 Feat Cita Tenun Indonesia (CTI) dengan desainer Ari Seputra, Denny Wirawan, Didi Budiardjo, Priyo Oktaviano, dan Sebastian Gunawan, Rabu (15/5/2013), pukul 19.00.
5. Mini show APPMI  kedua dalam “Inorganic Ethnicity”, dengan desainer Misan, Philip Iswardono, Sugeng Waskito, Zainal Songket. Kamis (16/5/2013), pukul 15.00. Mini show APPMI  ketiga dalam “Inmost Mozaic” dengan desainer Elok Rege Napio, Handy Hartono, Jimmy Fei Fei, dan Poppy Dharsono, Kamis (16/5/2013) pukul 17.00.
6. Peragaan Universal (Poetry) M oleh Musa Widyatmodjo. Kamis (16/5/2013) pukul 19.00.
7. Peragaan busana muslim APPMI bertema “Treasure of the Sea”, dengan para desainer Alisa Listiawaty, Dian Pelangi, Jeny Tjahyawati, Lia Afif, Tuty Adib, Jumat (17/5/2013) pukul 15.00.
8. Peragaan koleksi ”Classic Blossom” oleh Defrico Audy dan Malik Moestaram. Jumat (17/5/2013) pukul 17.00.
9. Desainer Anne Avantie akan membawakan “Ramli dalam Kenangan” pada Jumat (17/5/2013) pukul 19.00.

Editor :Liwon Maulana
Sumber:Kompas.com

Under Mr. Michelin’s leadership, which ended when he left the company in 2002, the Michelin Group became the world’s biggest tire maker, establishing a big presence in the United States and other major markets overseas.

Frontline  An installment of this PBS program looks at the effects of Ebola on Liberia and other countries, as well as the origins of the outbreak.
Frontline

Frontline An installment of this PBS program looks at the effects of Ebola on Liberia and other countries, as well as the origins of the outbreak.

The program traces the outbreak to its origin, thought to be a tree full of bats in Guinea.

Review: ‘9-Man’ Is More Than a Game for Chinese-Americans

A variation of volleyball with nine men on each side is profiled Tuesday night on the World Channel in an absorbing documentary called “9-Man.”

Television

‘Hard Earned’ Documents the Plight of the Working Poor

“Hard Earned,” an Al Jazeera America series, follows five working-class families scrambling to stay ahead on limited incomes.

Artikel lainnya »