ISO 9001 Versi 2015

Anda Mencari Layanan Jasa Konsultan ISO 9001 Berpengalaman di Ponorogo Kami Solusinya Hubungi : 0857 1027 2813 konsultaniso9001.net adalah Jasa Konsultan ISO 9001, Consultant ISO 14001, Konsultan ISO 22000, OHSAS 18001, Penyusunan Dokumen CSMS-K3LL, K3, ISO/TS 16949,Dll yang BERANI memberikan JAMINAN KELULUSAN & MONEYBACK GUARANTEE ( Tanpa Terkecuali ) yang tertuang dalam kontrak kerja. Sebagai Konsultan ISO dan HSE TERBAIK dan BERPENGALAMAN kami siap membantu perusahaan bapak dan ibu dalam membangun sistem manajemen ISO dan HSE dengan pendekatan yang sistematis tanpa ribet dengan tujuan bagaimana sistem ISO tersebut bisa bermanfaat bagi perkembangan perusahaan serta menjadi pondasi yang kuat untuk kemajuan perusahaan.

Layanan Jasa Konsultan ISO 9001 Berpengalaman di Ponorogo Melalui berbagai TRAINING ISO yang diselenggarakan menggunakan Metode Accelerated Learning, sehingga Karyawan Dipacu untuk lebih aktif dalam pembelajaran sehingga dapat menerapkan Sistem ini dengan Baik Nantinya. Layanan Jasa Konsultan ISO 9001 Berpengalaman di Ponorogo

Tag :
Konsultan ISO 9001 | Layanan Jasa Konsultan ISO 9001 Berpengalaman di Ponorogo

Consultant ISO 14001 Terbaik dan Berpengalaman di Pariaman

Consultant ISO 14001 Terbaik dan Berpengalaman di Pariaman | Hubungi : 0857 1027 2813 PT Bintang Solusi Utama adalah Jasa Konsultan ISO 9001, Consultant ISO 14001, Konsultan ISO 22000, OHSAS 18001, Penyusunan Dokumen CSMS-K3LL, K3, ISO/TS 16949,Dll yang BERANI memberikan JAMINAN KELULUSAN & MONEYBACK GUARANTEE ( Tanpa Terkecuali ) yang tertuang dalam kontrak kerja. Sebagai Konsultan ISO dan HSE TERBAIK dan BERPENGALAMAN kami siap membantu perusahaan bapak dan ibu dalam membangun sistem manajemen ISO dan HSE dengan pendekatan yang sistematis tanpa ribet dengan tujuan bagaimana sistem ISO tersebut bisa bermanfaat bagi perkembangan perusahaan serta menjadi pondasi yang kuat untuk kemajuan perusahaan. Consultant ISO 14001 Terbaik dan Berpengalaman di Pariaman

Jenazah Briptu M Sialen, anggota Brimob Daerah Sumatera Utara (Sumut) yang tewas dikeroyok, sudah tiba di rumah duka di Medan. Ratusan pelayat terus berdatangan. Jenazah Briptu M Silaen tiba sekitar pukul 13.00 WIB, Jumat (10/5/2013) di rumah duka, Jalan Medan – Binjai Kilometer 7,8, Gg Sekata, Medan. Dengan diiringi tangis keluarga, jenazah di dalam peti mati itu diletakkan di ruangan tengah rumah duka. Para pelayat yang sudah berdatangan sejak pagi, jumlahnya semakin banyak. Para pelayat terutama rekan-rekan sejawat Briptu Silaen dari korps Brimob yang bertugas di Brimob Daerah Sumut.

Jenazah Briptu M Sialen, anggota Brimob Daerah Sumatera Utara (Sumut) yang tewas dikeroyok, sudah tiba di rumah duka di Medan. Ratusan pelayat terus berdatangan.

Jenazah Briptu M Silaen tiba sekitar pukul 13.00 WIB, Jumat (10/5/2013) di rumah duka, Jalan Medan – Binjai Kilometer 7,8, Gg Sekata, Medan. Dengan diiringi tangis keluarga, jenazah di dalam peti mati itu diletakkan di ruangan tengah rumah duka.

Para pelayat yang sudah berdatangan sejak pagi, jumlahnya semakin banyak. Para pelayat terutama rekan-rekan sejawat Briptu Silaen dari korps Brimob yang bertugas di Brimob Daerah Sumut.

Sejauh ini masih belum dipastikan waktu dan lokasi pengebumian. Pihak keluarga masih bermusyawarah untuk mengambil keputusan.

Briptu M Silaen yang bertugas di Subden 4, Subden 4C Brimob Daerah Sumut tewas dikeroyok sekelompok orang di Jalan Sei Serayu, Medan pada Jumat dinihari. Bagian kepala korban dipukul dengan kayu berulang kali. Sepeda motor, handphone dan dompet korban hilang dirampas para pelaku.

saco-indonesia.com, Kasus pemukulan terhadap pramugari Sriwijaya Air, Nur Febriani, yang dilakukan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal daerah (BKPMD) Provinsi Bangka Belitung (Babel) diambil alih Polres Pangkalpinang.

PANGKALPINANG, Saco_Indonesia.com - Kasus pemukulan terhadap pramugari Sriwijaya Air, Nur Febriani, yang dilakukan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal daerah (BKPMD) Provinsi Bangka Belitung (Babel) diambil alih Polres Pangkalpinang.

"Berkas dari Polsek Pangkalanbaru sudah kita ambil alih. Pengambil alihan perkara ini supaya proses penyidikannya lebih cepat. Karena di Polsek Pangkalanbaru, penyidiknya masih menangani beberapa kasus lainnya," kata Kapolres Pangkalpinang, AKBP Bariza Sulfi, sabtu (8/6/2013) kemarin.

Ia mengatakan, berkas perkara dan barang bukti dari Polsek Pangkalanbaru sudah diserahkan penyidik Polres Pangkalpinang. Selanjutnya, berkas tersebut akan ditangani oleh Unit Reskrim Polres Pangkalpinang.

AKBP Bariza Sulfi menjelaskan, pihaknya hanya menangani perkara penganiayaan yang dilakukan Zakaria terhadap Nur Febriani. Untuk dugaan pelanggaran undang-undang keselamatan penerbangan tidak ditangani Polres Pangkalpinang.

"Saat ini kita hanya menangani kasus pidana pemukulannya saja. Kita tidak menerapkan kasus ke dalam undang-undang keselamatan penerbangan," kata Bariza Sulfi.

Hal ini karena sesuai pemeriksaan, hal-hal yang berkait dengan dugaan pelanggaran keselamatan penerbangan tidak terjadi di Pangkalpinang. Akan tetapi, terjadinya di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang.

Seperti diberitakan sebelumnya, Zakaria dilaporkan ke aparat kepolisian oleh seorang pramugari Sriwijaya Air bernama Febriani. Pemukulan itu terjadi di pesawat bernomor penerbangan SJ 078 tak lama setelah mendarat di Bandara Depati Amir, Pangkal Pinang, Rabu (5/6/2013) sekitar pukul 19.30 WIB.

Dalam kasus ini, Zakaria sudah ditetapkan sebagai tersangka dan sudah ditahan oleh aparat kepolisian. Zakaria dianggap bertanggung jawab karena telah memukulkan gulungan koran ke arah bagian belakang leher korban sehingga menimbulkan bekas kemerahan. Pemukulan tersebut dipicu kekesalan tersangka karena ditegur korban untuk mematikan ponsel saat pesawat akan lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, sekitar satu jam sebelumnya.

Upaya damai kedua belah pihak sudah ditempuh dengan permohonan maaf dari Zakaria. Namun, Febriani masih trauma dan tidak terima dengan perlakuan tersebut sehingga kasus ini tetap dibawa ke jalur hukum. (Hendra)

Editor :Liwon Maulana

Ms. Crough played the youngest daughter on the hit ’70s sitcom starring David Cassidy and Shirley Jones.

A 214-pound Queens housewife struggled with a lifelong addiction to food until she shed 72 pounds and became the public face of the worldwide weight-control empire Weight Watchers.

Artikel lainnya »