Anda Mencari Layanan Jasa Konsultan ISO 9001 Murah di Boyolali Kami Solusinya Hubungi : 0857 1027 2813 konsultaniso9001.net adalah Jasa Konsultan ISO 9001, Consultant ISO 14001, Konsultan ISO 22000, OHSAS 18001, Penyusunan Dokumen CSMS-K3LL, K3, ISO/TS 16949,Dll yang BERANI memberikan JAMINAN KELULUSAN & MONEYBACK GUARANTEE ( Tanpa Terkecuali ) yang tertuang dalam kontrak kerja. Sebagai Konsultan ISO dan HSE TERBAIK dan BERPENGALAMAN kami siap membantu perusahaan bapak dan ibu dalam membangun sistem manajemen ISO dan HSE dengan pendekatan yang sistematis tanpa ribet dengan tujuan bagaimana sistem ISO tersebut bisa bermanfaat bagi perkembangan perusahaan serta menjadi pondasi yang kuat untuk kemajuan perusahaan.

Layanan Jasa Konsultan ISO 9001 Murah di Boyolali Melalui berbagai TRAINING ISO yang diselenggarakan menggunakan Metode Accelerated Learning, sehingga Karyawan Dipacu untuk lebih aktif dalam pembelajaran sehingga dapat menerapkan Sistem ini dengan Baik Nantinya. Layanan Jasa Konsultan ISO 9001 Murah di Boyolali

Tag :
Konsultan ISO 9001 | Layanan Jasa Konsultan ISO 9001 Murah di Boyolali

Consultant ISO 14001 Terbaik dan Berpengalaman di Singkawang

Consultant ISO 14001 Terbaik dan Berpengalaman di Singkawang | Hubungi : 0857 1027 2813 PT Bintang Solusi Utama adalah Jasa Konsultan ISO 9001, Consultant ISO 14001, Konsultan ISO 22000, OHSAS 18001, Penyusunan Dokumen CSMS-K3LL, K3, ISO/TS 16949,Dll yang BERANI memberikan JAMINAN KELULUSAN & MONEYBACK GUARANTEE ( Tanpa Terkecuali ) yang tertuang dalam kontrak kerja. Sebagai Konsultan ISO dan HSE TERBAIK dan BERPENGALAMAN kami siap membantu perusahaan bapak dan ibu dalam membangun sistem manajemen ISO dan HSE dengan pendekatan yang sistematis tanpa ribet dengan tujuan bagaimana sistem ISO tersebut bisa bermanfaat bagi perkembangan perusahaan serta menjadi pondasi yang kuat untuk kemajuan perusahaan. Consultant ISO 14001 Terbaik dan Berpengalaman di Singkawang

Tak ada yang lebih indah daripada kehidupan yang penuh dengan kesyukuran. Rasanya semua orang menginginkannya.

Saco-Indonesia.com, Tak ada yang lebih indah daripada kehidupan yang penuh dengan kesyukuran. Rasanya semua orang menginginkannya. Berbagai usaha pun dilakukan, mulai dari yang kecil berupa membina hati, kemudian hal yang gampang dan ringan dengan ucapan atau yang berat dan besar dengan tindakan – tindakan nyata. Sayangnya, tak banyak orang yang pada akhirnya dapat merasakan predikat indah itu. Kesyukuran timbul tenggelam di dalam samudera kehidupan ini. Silih berganti. Sebab jumlah nikmat yang tak terhitung dan sifat lupa dan lalai manusia akan nikmat itu sendiri. Alhasil, hidup berlimpah dengan rasa syukur menjadi barang yang sulit ditemukan. Tak jarang, malah terlupakan.
Hal ini diperkuat dengan garis Allah di dalam Kitabnya, dimana Allah menyebutkan bahwa kategori orang yang bisa bersyukur itu sedikit. Dan sedikit sekali dari hamba- hamba-Ku yang bersyukur”. (QS Saba’:13) Konsekuensi dari hukum ini diantaranya adalah susahnya mencari keteladanan dalam bersyukur. Di Quran misalnya hanya beberapa hamba yang tertulis sebagai ahli syukur, Nabi Nuh misalnya seperti yang tertulis di dalam surat al-Israa ayat 3, innahu kaana ‘abdan syakuuron - sesungguhnya dia adalah hamba (Allah) yang banyak bersyukur.

Kemudian Nabi Daud dan keluarganya, yang disebutkan di dalam surat Saba ayat 13, i’maluu aalaa daawuuda syukron - bekerjalah wahai keluarga Daud untuk bersyukur (kepada Allah). Berkenaan dengan masalah syukur ini Nabi Dawud pernah bertanya kepada Allah. “Bagaimana aku mampu bersyukur kepadaMu ya Allah, sedangkan bersyukur itupun nikmat dari Engkau? Allah pun menjawab, “Sekarang engkau telah bersyukur kepadaKu, karena engkau mengakui nikmat itu berasal dari-Ku”.

Berkaitan dengan masalah ini Rasulullah SAW pun menegaskan dengan sabdanya; “Shalat yang paling dicintai oleh Allah adalah shalat nabi Daud; ia tidur setengah malam, kemudian bangun sepertiganya dan tidur seperenam malam. Puasa yang paling dicintai oleh Allah juga adalah puasa Daud; ia puasa sehari, kemudian ia berbuka di hari berikutnya, dan begitu seterusnya”.(Rowahu al-Bukhari, Muslim)

Juga Rasulullah SAW menjelaskan dengan sabdanya; “Tidaklah seseorang itu makan makanan yang lebih baik kecuali dari hasil kerja tangannya sendiri. Karena sesungguhnya Nabi Daud as senantiasa makan dari hasil kerja tangannya sendiri.” (Rowahu al-Bukhari)

Di dalam jalur riwayat lain, Ibnu Abi Hatim meriwayatkan dari Tsabit Al-Bunani bahwa Nabi Daud membagi waktu shalat kepada istri, anak dan seluruh keluarganya sehingga tidak ada sedikit waktupun, baik siang maupun malam, kecuali ada salah seorang dari mereka sedang menjalankan shalat.

Tampilnya keluarga Nabi Dawud sebagai teladan dalam bersyukur memang tepat dan contoh yang diberikan juga gamblang. Bersyukur tidak hanya dengan hati, perkataan dan tindakan sebagaimana yang dicontohkan Keluarga Nabi Daud. Lebih dari itu bersyukur adalah dalam rangka mencari kecintaan - keridhoan dari Allah. 

Demikian juga apa yang telah dilakukan oleh Rasulullah SAW dalam masalah ini. Ketika turun Surat Fath ayat 1 yang menetapkan pengampunan kepada Rasulullah SAW atas dosa yang terdahulu dan yang akan datang, kesungguhan Rasulullah SAW dalam bersyukur semakin menjadi. Shalat malamnya membuat kedua kaki beliau bengkak – bengkak, sehingga Aisyah pun berkata, “Kenapa engkau berbuat seperti ini? Bukankah Allah telah menjamin untuk mengampuni segala dosa-dosamu baik yang awal maupun yang akhir?” Rasulullah menjawab, “Afalam akuunu abdan syakuron - Tidakkah aku menjadi hamba yang bersyukur”. (Rowahu Al-Bukhari).

Dari tiga teladan di atas, kita perlu menelusuri lebih lanjut jalan menjadi ahli bersyukur. Walaupun tertulis sedikit kita berharap dan berusaha menjadi bagian yang sedikit itu.  Sebagai inspirasi cerita berikut layak dicermati. Suatu saat Umar bin Khaththab pernah mendengar seseorang berdo’a, “Ya Allah, jadikanlah aku termasuk golongan yang sedikit”. Mendengar itu, Umar terkejut dan bertanya, “Kenapa engkau berdoa demikian?” Sahabat itu menjawab, “Karena saya mendengar Allah berfirman, “Dan sedikit sekali dari hamba-hambaKu yang bersyukur”, makanya aku memohon agar aku termasuk yang sedikit tersebut.”

Ada hal – hal yang bisa dilakukan untuk menumbuhkan benih – benih kesyukuran agar terpatri di dalam hati. Yang pertama adalah benih hati “tidak merasa memiliki, tidak merasa dimiliki kecuali yakin segalanya milik Allah SWT.” Allah berfirman; “Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepada kalian, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar. (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan: "Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji'uun" (QS al Baqoroh 155 – 156).

Sebab makin kita merasa memiliki sesuatu akan semakin takut kehilangan. Dan takut kehilangan adalah suatu bentuk kesengsaraan. Tapi kalau kita yakin semuanya milik Allah, maka ketika diambil oleh Allah tidak layak kita merasa kehilangan. Karena kita hanya tertitipi. Dalam kondisi seperti ini layak direnungi kaidah tukang parkir. Setiap hari di area parkir berjajar mobil mewah dari Mercy, BMW, Toyota, Mazda dan mobil bagus lainnya. Walau dari pagi sampai petang mobil – mobil itu di bawah tanggung jawab si tukang parkir, tetapi apakah dia bisa marah, sedih, ketika mobil – mobil tersebut diambil pemiliknya kala sore hari? Tentu tidak. Bahkan dramawan WS Rendra menulis dengan apik, hakikat harta sebagai titipan seperti dalam puisinya Makna Sebuah Titipan.

Sering kali aku berkata, ketika orang memuji milikku,
bahwa sesungguhnya ini hanya titipan
Bahwa mobilku hanya titipan Nya, bahwa rumahku hanya titipan Nya,
bahwa hartaku hanya titipan Nya
Tetapi, mengapa aku tidak pernah bertanya, mengapa Dia menitipkan padaku?
Untuk apa Dia menitipkan ini padaku?

Dan kalau bukan milikku, apa yang harus kulakukan untuk milik Nya ini?
Adakah aku memiliki hak atas sesuatu yg bukan milikku?
Mengapa hatiku justru terasa berat, ketika titipan itu diminta kembali oleh Nya?

Ketika diminta kembali, kusebut itu sebagai musibah,
kusebut itu sebagai ujian, kusebut itu sebagai petaka,
kusebut dengan panggilan apa saja yang melukiskan bahwa itu adalah derita

Ketika aku berdoa, kuminta titipan yang cocok dengan hawa nafsuku,
aku ingin lebih banyak harta, lebih banyak mobil, lebih banyak rumah,
lebih banyak popularitas, dan kutolak sakit, kutolak kemiskinan.

Seolah semua “derita” adalah hukuman bagiku
Seolah keadilan dan kasih Nya harus berjalan seperti matematika:
“aku rajin beribadah, maka selayaknyalah derita menjauh dariku,
dan nikmat dunia kerap menghampiriku

Kuperlakukan Dia seolah mitra dagang, dan bukan kekasih
Kuminta Dia membalas “perlakuan baikku” dan
menolak keputusan Nya yang tak sesuai keinginanku,

Gusti, padahal tiap hari kuucapkan, hidup dan matiku hanyalah untuk beribadah…
“Ketika langit dan bumi bersatu, bencana dan keberuntungan sama saja”

Rahasia benih kedua menjadi ahli syukur adalah “selalu memuji Allah dalam segala kondisi. " Kenapa? Allah berfirman; “Dan jika kamu menghitung-hitung nikmat Allah, niscaya kamu tak dapat menentukan jumlahnya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”  (QS An-nahl 18). Karena kalau dibandingkan antara nikmat dengan musibah tidak akan ada apa-apanya. Musibah yang datang tidak sebanding dengan samudera nikmat yang tiada bertepi.

Ini seperti cerita seorang petani miskin yang kehilangan kuda satu-satunya. Orang-orang di desanya amat prihatin terhadap kejadian itu, namun ia hanya istirja dan mengatakan, alhamdulillah, cuma kuda yang hilang. Bukan lainnya. Seminggu kemudian kuda tersebut kembali ke rumahnya sambil membawa serombongan kuda liar. Petani itu mendadak menjadi orang kaya. Orang-orang di desanya berduyun-duyun mengucapkan selamat kepadanya, namun ia hanya berkata, alhamdulillah.

Tak lama kemudian petani ini kembali mendapat musibah. Anaknya yang berusaha menjinakkan seekor kuda liar terjatuh sehingga patah kakinya. Orang-orang desa merasa amat prihatin, tapi sang petani hanya mengatakan, alhamdulillah cuma patah kakinya. Ternyata seminggu kemudian tentara masuk ke desa itu untuk mencari para pemuda untuk wajib militer. Semua pemuda diboyong keluar desa kecuali anak sang petani karena kakinya patah. Melihat hal itu si petani hanya berkata singkat, alhamdulillah. Allah telah mengatur segalanya.

Apa yang harus membuat kita menderita? Adalah menderita karena kita tamak kepada yang belum ada dan tidak mensyukuri apa yang ada sekarang.

Benih ketiga untuk menjadi ahli syukur adalah “manfaatkan nikmat yang ada  untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT”. Allah berfirman; “Hai orang-orang yang beriman, makanlah di antara rezki yang baik-baik yang Kami berikan kepada kalian dan bersyukurlah kalian kepada Allah, jika benar-benar hanya kepada-Nya kalian menyembah.”  (QS Al-Baqoroh 172)

Alkisah ada tiga pengendara kuda masuk ke dalam hutan belantara, kemudian dia tertidur. Saat terjaga dilihat kudanya telah hilang beserta semua perbekalannya.  Betapa kagetnya mereka, karena alamat tidak bisa meneruskan perjalanan. Pada saat yang sama dalam keadaan kaget tersebut, ternyata seorang raja yang bijaksana melihatnya dan mengirimkan kuda yang baru lengkap dengan perbekalan untuk perjalanan mereka.  Ketika dikirimkan reaksi ketiga pengendara yang hilang kudanya itu berbeda-beda.

Pengendara pertama si-A kaget dan berkomentar; "Wah ini kuda yang hebat sekali, bagus ototnya, lengkap perbekalannya dan banyak pula!” Dia sibuk dengan kuda dan perbekalannya tanpa bertanya kuda siapakah ini? Pengendara kedua Si-B, gembira dengan kuda yang ada dan berkomentar; "Wah ini kuda yang hebat, dan saya benar – benar membutuhkannya. Terima kasih, terima kasih.” Begitulah si-B bersyukur dan berterima kasih kepada yang memberi. Sikap pengendara ke tiga, si-C beda lagi. Ia berkata; "Lho ini bukan kuda saya, ini kuda milik siapa?” Yang ditanya menjawab; " Ini kuda milik raja."
Si-C bertanya kembali; "Kenapa raja memberikan kuda ini ?” Dijawab; "Sebab raja mengirim kuda agar engkau mudah bertemu dengan sang raja". Dengan bersuka cita si-C menjawab; “Terima kasih atas semuanya, sehingga saya bisa sampai ke sang raja.”
Dia gembira bukan karena bagusnya kuda, dia gembira karena kuda dapat memudahkan dia dekat dengan sang raja.

Begitulah, si-A adalah gambaran manusia yang kalau mendapatkan mobil, motor, rumah, dan  kedudukan sibuk dengan semua itu, tanpa sadar bahwa itu semua adalah titipan. Yang B mungkin adalah model orang kebanyakan yang ketika senang mengucap Alhamdulillah.  Tetapi ahli syukur yang asli adalah yang ketiga yang kalau punya sesuatu dia berpikir bahwa inilah kendaraan yang dapat menjadi pendekat kepada Allah SWT. Ketika mempunyai uang dia mengucap alhamdulillah, uang inilah pendekat saya kepada Allah. Ia tidak berat untuk membayar zakat, dia ringan untuk bersadaqah, karena itulah jalan mendekatkan diri kepadaNya.

Benih syukur yang keempat adalah “berterima kasih kepada yang telah menjadi jalan perantara nikmat.” Seorang anak disebut ahli syukur kalau dia tahu balas budi kepada ibu dan bapaknya. Benar orang tua kita tidak seideal yang kita harapkan, tetapi masalah kita bukan bagaimana sikap orang tua kepada kita, tetapi sikap kita kepada orang tua. Sama halnya dengan nikmat lainnya, kadang datangnya melalui perantara, maka yang terpenting adalah bagaimana kita bisa bersikap yang baik kepadanya.

Diriwayatkan dari Usamah bin Zaid r.a. dia berkata, “Rasululloh SAW bersabda; ’Barangsiapa diberi suatu kebaikan, lalu dia berkata kepada pemberinya – Jazaakallohu khairo/Semoga Allah membalas kebaikan (yang lebih baik) kepadamu – maka dia telah sampai (sempurna) di dalam memuji.”(Rowahu at-Tirmidzi, dia berkata hadist hasan ghorib)

Dari al-Asy’ats bin Qois r.a. dia berkata, “Rasululoh SAW bersabda tidak bersyukur kepada Allah orang yang tidak bersyukur (berterima kasih) kepada manusia.” (Rowahu Ahmad)

Dari Abu Huroiroh r.a, dari Nabi SAW beliau bersabda,”Tidak bersyukur kepada Allah orang yang tidak bersyukur kepada manusia.” (Rowahu Abu Dawud dan at- Tirmidzi dia berkata hadist shohih)
Sebagai pelengkap benih – benih di atas, tentunya adalah memperbanyak doa untuk menyirami benih – benih itu. Berdoa untuk menjadi hamba yang penuh kesyukuran, sebagaimana yang diajarkan oleh Rasulullah SAW kepada sahabat Muadz bin Jabal.  Hadist itu diriwayatkan oleh Sunan Abu Dawud (Kitabu Sholah) dan Sunan Nasa’i (Kitabu as-Sahwi), juga terdapat dalam Musnad Ahmad, yang dishohihkan oleh Ibnu Hibban dan al-Hakim. Dari Muadz bin Jabal r.a. sesungguhnya Rasulullah SAW memegang tangannya Muadz dan berkata; ”Ya Muadz, Demi Allah sesungguhnya aku benar-benar mencintaimu, Demi Allah sesungguhnya aku benar-benar mencintaimu.” Seterusnya Beliau berkata, ”Aku wasiat kepadamu hai Muadz, jangan meninggalkan sungguh engkau di dalam setiap habis sholat untuk berdoa - Allohumma a’innaa ’alaa dzikrika, wasyukrika wahusni ’ibadatik - Ya Allah tolonglah kami untuk senantiasa berdzikir kepadaMu, bersyukur kepadaMu dan beribadah kepadaMu dengan baik”.
Setelah menjadi orang iman, tantangan berikutnya yang menghadang adalah berpacu untuk menjadi orang yang berkelimpahan kesyukuran. Walaupun kesempatannya kecil, kita masih punya peluang meraihnya bukan? Nah, sebagai parameter penutup bisa dirujuk cerita tentang seorang pengembala yang ditanya oleh tuannya. “Bagaimana cuaca hari ini?” “Hari ini cuacanya sangat menyenangkan”, jawabnya. ‘Apakah kamu tidak melihat bahwa dari pagi mendung dan tak tampak matahari? ” “Betul tuan, tetapi kehidupan ini telah mengajarkan kepada saya bahwa banyak keinginan yang tidak saya dapatkan, oleh karena itu saya mulai mensyukuri apa saja yang saya dapatkan.”

Lalu, dimanakah kita sekarang?

Oleh :Ustadz.Faizunal Abdillah
Sumber:LDII

Editor:Liwon Maulana(galipat)

saco-indonesia.com, Stetoskop atau stethoscope adalah alat kedokteran yang paling sering dikaitkan dengan profesi seorang dokter

saco-indonesia.com, Stetoskop atau stethoscope adalah alat kedokteran yang paling sering dikaitkan dengan profesi seorang dokter bahkan sepertinya juga sudah merupakan simbol seorang dokter. Rasanya juga belum sah bila seorang dokter tidak memiliki alat ini. Tidak heran kalau seorang dokter spesialis radiologi ataupun dokter ahli laboratorium klinik yang jarang sekali harus perlu melakukan pemeriksaan fisik terhadap pasiennya secara langsungpun telah memiliki setoskop. Stetoskop telah berasal dari kata Yunani stetos yang artinya dada dan skopein yang artinya memeriksa. Alat kedokteran ini juga merupakan media untuk dapat menyampaikan suara-suara di dalam tubuh seorang pasien kepada telinga dokter yang telah memeriksanya. Fungsi dari stetoskop ini adalah untuk dapat mendengarkan detak jantung, suara usus, dan lain sebagainya. Dengan kemampuannya ini, Stetoskop juga dapat digunakan pula untuk dapat mengetahui kerja paru-paru dan juga untuk dapat mengukur tekanan darah dengan mendengarkan denyut nadi. b. Endoscopy Endoscopy merupakan alat untuk dapat meneropong organ-organ dalam tubuh manusia tanpa sayatan atau dengan sayatan kulit minimal. Salah satu fungsinya adalah untuk dapat mengetahui kelainan yang telah terjadi pada alat-alat pencernaan bagian atas dan juga tenggorokan. Pemeriksaan / tindakan pengobatan didalam saluran pencernaan yang dengan menggunakan peralatan yang berupa teropong (Endoscop) Keunggulannya antara lain : Dapat melihat dengan jelas lokasi dan jenis kelainan dalam rongga saluran cerna Tindakan pengobatan dengan resikonya jauh lebih ringan daripada tindakan operasi. Dapat menggantikan fungsi tindakan operasi, lebih nyaman, biaya lebih murah dan efisien. Hasil pemeriksaan dapat langsung dicetak. c. Colonoscopy Colonoscopy adalah alat kedokteran yang fungsinya untuk dapat mengetahui kondisi saluran pencernaan bagian bawah. Bagian tersebut dimulai dari rectum, anus sampai dengan usus pada bagian bawah. d. Tensimeter Alat kedokteran ini telah dipergunakan untuk dapat mengukur tensi atau tekanan darah. Dipergunakan untuk proses pemeriksaan pasien hipertensi, anemia, dan lain sebagainya. Ada dua jenis tensimeter yaitu tensimeter air raksa dan tensimeter digital. Tensimeter air raksa di luar negeri saat ini juga sudah dilarang untuk digunakan lagi karena bahaya dari air raksanya jika tensimeter tersebut pecah. Tensimeter digital sendiri lebih canggih dan praktis dipergunakan, namun harganya memang lebih mahal jika dibandingkan dengan yang konvensional. e. Termometer Termometer adalah alat kedokteran yang telah dipergunakan untuk dapat mengukur suhu tubuh. Ada dua jenis termometer yaitu termometer raksa dan digital. Perbedaannya telah terletak pada alat pengukurnya. Termometer telah berasal dari bahasa Yunani yaitu Thermos yang berarti panas dan meter yang berarti mengukur. Jadi termometer adalah suatu alat yang digunakan untuk dapat mengukur tinggi rendahnya suhu suatu benda. Untuk termometer digital, jika suhu tubuh sudah di dapat maka alat tersebut akan dapat mengeluarkan bunyi dengan sendirinya sedangkan termometer raksa sendiri deteksinya memakan waktu yang lama, sehingga kurang efisien untuk dipergunakan. Ini salah satu alat yang wajib dimiliki dan tersimpan di kotak P3K Anda. f. CT-Scan CT- singkatan dari Computed Temography sedangkan Scan adalah foto. Sehingga fungsi dari alat ini tiada lain adalah untuk dapat menghasilkan foto bagian-bagian dalam dari tubuh dengan lebih lengkap dan akurat. Hal ini dikarenakan foto yang dihasilkan dari CT-Scan ini juga merupakan foto (gambar) bagian dalam tubuh berupa irisan. g. X-Ray Orang lebih mengenal alat kedokteran ini dengan sebutan Rontgen. Alat ini telah dipergunakan untuk dapat mengetahui bagian dalam khususnya paru-paru. X-ray menjalankan fungsi kerjanya dengan penggunaan sinar radiasi. h. Laparoscopy Alat kedokteran ini adalah alat yang berfungsi untuk pembersihan darah. Selain itu, laparoscopy juga dipergunakan untuk dapat melakukan inseminasi. i. Alat Cek Darah Alat cek darah biasanya telah memiliki tiga fungsi dalam satu alat. Selain untuk dapat mengecek kadar gula darah, juga dapat digunakan untuk dapat mengecek asam urat dan kolesterol dalam darah. Dipergunakan pada pemeriksaan penyakit kolesterol, asam urat, diabetes, dan lain sebagainya. j. Ultrasonography (USG) USG adalah suatu alat dalam dunia kedokteran yang telah memanfaatkan gelombang ultrasonik, yaitu gelombang suara yang telah memiliki frekuensi yang tinggi (250 kHz – 2000 kHz) yang kemudian hasilnya ditampilkan dalam layar monitor. Pada awalnya penemuan alat USG diawali dengan penemuan gelombang ultrasonik kemudian bertahun-tahun setelah itu, tepatnya sekira tahun 1920-an, prinsip kerja gelombang ultrasonik mulai diterapkan dalam bidang kedokteran. Penggunaan ultrasonik dalam bidang kedokteran ini pertama kali diaplikasikan untuk kepentingan terapi bukan untuk dapat mendiagnosis suatu penyakit. USG sering dipergunakan untuk dapat melihat perkembangan janin dalam tubuh ibu hamil, untuk dapat mengecek adanya penyakit lain dalam tubuh seperti kanker, miom, dan lain sebagainya. k. Elektrokardiografi (ECG) Elektrokardiografi adalah alat kedokteran yang fungsinya untuk dapat merekam aktivitas elektro atau kelistrikan yang telah terjadi di dalam jantung. Hasilnya juga dapat terlihat pada elektrodiagram. Biasanya telah dipergunakan pada penyakit-penyakit yang berkaitan dengan fungsi dari jantung. Elektrokardiogram (EKG) adalah grafik yang dibuat oleh sebuah elektrokardiograf, yang merekam aktivitas kelistrikan jantung dalam waktu tertentu. Namanya terdiri atas sejumlah bagian yang berbeda: elektro, karena berkaitan dengan elektronika, kardio, kata Yunani untuk jantung, gram, sebuah akar Yunani yang berarti "menulis". Analisis sejumlah gelombang dan vektor normal depolarisasi dan repolarisasi menghasilkan informasi diagnostik yang penting. Editor : Dian Sukmawati

Mr. Mankiewicz, an Oscar-nominated screenwriter for “I Want to Live!,” also wrote episodes of television shows such as “Star Trek” and “Marcus Welby, M.D.”

At the National Institutes of Health, Dr. Suzman’s signature accomplishment was the central role he played in creating a global network of surveys on aging.

Artikel lainnya »