Logo WhatsApp

Anda Mencari Menerima Jasa Konsultan ISO 9001 Murah di Pidie Jaya Kami Solusinya Hubungi : 0857 1027 2813 konsultaniso9001.net adalah Jasa Konsultan ISO 9001, Consultant ISO 14001, Konsultan ISO 22000, OHSAS 18001, Penyusunan Dokumen CSMS-K3LL, K3, ISO/TS 16949,Dll yang BERANI memberikan JAMINAN KELULUSAN & MONEYBACK GUARANTEE ( Tanpa Terkecuali ) yang tertuang dalam kontrak kerja. Sebagai Konsultan ISO dan HSE TERBAIK dan BERPENGALAMAN kami siap membantu perusahaan bapak dan ibu dalam membangun sistem manajemen ISO dan HSE dengan pendekatan yang sistematis tanpa ribet dengan tujuan bagaimana sistem ISO tersebut bisa bermanfaat bagi perkembangan perusahaan serta menjadi pondasi yang kuat untuk kemajuan perusahaan.

Menerima Jasa Konsultan ISO 9001 Murah di Pidie Jaya Melalui berbagai TRAINING ISO yang diselenggarakan menggunakan Metode Accelerated Learning, sehingga Karyawan Dipacu untuk lebih aktif dalam pembelajaran sehingga dapat menerapkan Sistem ini dengan Baik Nantinya. Menerima Jasa Konsultan ISO 9001 Murah di Pidie Jaya

Tag :
Konsultan ISO 9001 | Menerima Jasa Konsultan ISO 9001 Murah di Pidie Jaya

Jasa Konsultan 5s Terbaik dan Berpengalaman di Metro

Jasa Konsultan 5s Terbaik dan Berpengalaman di Metro | Hubungi : 0857 1027 2813 PT Bintang Solusi Utama adalah Jasa Konsultan ISO 9001, Consultant ISO 14001, Konsultan ISO 22000, OHSAS 18001, Penyusunan Dokumen CSMS-K3LL, K3, ISO/TS 16949,Dll yang BERANI memberikan JAMINAN KELULUSAN & MONEYBACK GUARANTEE ( Tanpa Terkecuali ) yang tertuang dalam kontrak kerja. Sebagai Konsultan ISO dan HSE TERBAIK dan BERPENGALAMAN kami siap membantu perusahaan bapak dan ibu dalam membangun sistem manajemen ISO dan HSE dengan pendekatan yang sistematis tanpa ribet dengan tujuan bagaimana sistem ISO tersebut bisa bermanfaat bagi perkembangan perusahaan serta menjadi pondasi yang kuat untuk kemajuan perusahaan. Jasa Konsultan 5s Terbaik dan Berpengalaman di Metro

Jakarta saco-indonesia.com, Barcelona kembali menelan kekalahan telak saat berhadapan dengan Bayern Munich di Camp Nou. Skor 0-3 membuat The Catal

Jakarta  saco-indonesia.com,  Barcelona kembali menelan kekalahan telak saat berhadapan dengan Bayern Munich di Camp Nou. Skor 0-3 membuat The Catalans mencatatkan rekor buruk karena itu membuat mereka menelan agregat kekalahan terburuk di Eropa.

Los Cules kembali kalah dengan skor mencolok di leg kedua semifinal Liga Champions. Setelah di pertemuan pertama tunduk 0-4, kini mereka takluk 0-3 lewat gol Arjen Robben, bunuh diri Gerard Pique, dan Thomas Mueller.

Dengan ini Barca harus kalah telak 0-7 secara agregat. Ini merupakan kekalahan agregat terbesar Barcelona di seluruh kompetisi Eropa. Sebelumnya, kekalahan agregat terbesar mereka adalah dengan selisih empat gol; yakni saat ditahun 1962 saat ditundukkan Valencia dengan 6-2 (away) dan 1-1 (home)

Selain itu, takluk dengan margin tiga gol di kandang merupakan yang pertama kalinya untuk Blaugrana di Eropa sejak 1997. Saat itu mereka kalah 0-4 dari wakil Ukraina, Dinamo Kiev, di bulan November.

Dengan ini maka tercipta final antara sesama wakil Jerman. Bayern akan menghadapi Borussia Dortmund di Stadion Wembley, Sabtu (25/5/2013) mendatang. Bayern mengincar gelar Liga Champions kelima, sedangkan Dortmund menginginkannya untuk kedua kalinya. Sumber : Detik.com

saco-indonesia.com, Penunjukkan Carlo Ancelotti sebagai pelatih Real Madrid untuk dapat menggantikan Jose Mourinho agaknya meman

saco-indonesia.com, Penunjukkan Carlo Ancelotti sebagai pelatih Real Madrid untuk dapat menggantikan Jose Mourinho agaknya memang tepat. Setidaknya jika kita membandingkan statistik dari dua pelatih berbeda negara itu kala dalam menangani Los Blancos, akan terlihat perbedaan yang cukup signifikan.

Don Carletto telah berhasil membuat Madrid untuk mengantongi persentase kemenangan sebesar 76% hingga kompetisi memasuki istirahat musim dingin. Pada periode yang sama di musim lalu, Jose Mourinho telah memiliki presentasi kemenangan yang jauh di bawah angka tersebut: yakni 57,14%.

Ditilik dari selisih poin, Ancelotti jelas memberikan performa yang lebih baik dengan membawa Madrid terpisah jarak lima angka dari Barcelona dan Atletico Madrid. Sementara di jornada yang sama tahun lalu, Mourinho telah membuat timnya tertinggal 16 angka di belakang Barcelona.

Terakhir Ancelotti juga telah mengubah Madrid menjadi tim yang jauh lebih agresif dengan rataan gol 2,84 per laga. Sementara Mourinho hanya memiliki rataan gol 2,43 per laga di periode yang sama.

Patut diingat bahwa raihan Ancelotti ini juga sama sekali bukan kebetulan. Dengan memanfaatkan jasa Xabi Alonso, Luka Modric, dan Isco di lini tengah, sang pelatih juga sudah menemukan sistem yang membuat Madrid bermain lebih lepas dan indah.

Bagaimana menurut Bolanetters? Apakah Ancelotti pantas disebut lebih baik dari Mourinho?


Editor : Dian Sukmawati

Photo
 
Many bodies prepared for cremation last week in Kathmandu were of young men from Gongabu, a common stopover for Nepali migrant workers headed overseas. Credit Daniel Berehulak for The New York Times

KATHMANDU, Nepal — When the dense pillar of smoke from cremations by the Bagmati River was thinning late last week, the bodies were all coming from Gongabu, a common stopover for Nepali migrant workers headed overseas, and they were all of young men.

Hindu custom dictates that funeral pyres should be lighted by the oldest son of the deceased, but these men were too young to have sons, so they were burned by their brothers or fathers. Sukla Lal, a maize farmer, made a 14-hour journey by bus to retrieve the body of his 19-year-old son, who had been on his way to the Persian Gulf to work as a laborer.

“He wanted to live in the countryside, but he was compelled to leave by poverty,” Mr. Lal said, gazing ahead steadily as his son’s remains smoldered. “He told me, ‘You can live on your land, and I will come up with money, and we will have a happy family.’ ”

Weeks will pass before the authorities can give a complete accounting of who died in the April 25 earthquake, but it is already clear that Nepal cannot afford the losses. The countryside was largely stripped of its healthy young men even before the quake, as they migrated in great waves — 1,500 a day by some estimates — to work as laborers in India, Malaysia or one of the gulf nations, leaving many small communities populated only by elderly parents, women and children. Economists say that at some times of the year, one-quarter of Nepal’s population is working outside the country.

“It was really nice to play with other women and not have this underlying tone of being at each other’s throats.”

Artikel lainnya »